Tuesday, July 9, 2019

Surah An-Naazi'aat - سورة النازعات

0 Comments

Surah An-Naazi'aat - سورة النازعات




Bismillah Dengan nama Allah, Yang Maha Pemurah, lagi Maha Mengasihani.'

79:1
79_1 Demi (makhluk-makhluk) yang mencabut (apa yang ditugaskan mencabutnya) dengan cara yang sekasar-kasarnya;
(An-Naazi'aat 79:1) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 583 - ٥٨٣

79:2
79_2 Dan yang menarik (apa yang ditugaskan menariknya) dengan cara yang selembut-lembutnya;
(An-Naazi'aat 79:2) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 583 - ٥٨٣

79:3
79_3 Dan demi (makhluk-makhluk) yang cergas bergerak (menerima perintah) dengan gerak yang secergas-cergasnya;
(An-Naazi'aat 79:3) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 583 - ٥٨٣

79:4
79_4 Lalu masing-masing berlumba-lumba dahulu-mendahului (menjalankan tugasnya) dengan cara yang sesungguh-sungguhnya;
(An-Naazi'aat 79:4) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 583 - ٥٨٣

79:5
79_5 Serta menyempurnakan tadbir urusan alam yang diperintahkan kepadanya; (sumpah demi sumpah, sesungguhnya kamu akan dibangkitkan hidup semula pada hari kiamat)! -
(An-Naazi'aat 79:5) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 583 - ٥٨٣

79:6
79_6 Pada masa berlakunya "tiupan sangkakala yang pertama" yang menggoncangkan alam, (sehingga mati segala yang bernyawa dan punah-ranah sekalian makhluk selain dari yang dikecualikan),
(An-Naazi'aat 79:6) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 583 - ٥٨٣

79:7
79_7 Tiupan yang pertama itu diikuti oleh tiupan yang kedua, (yang menyebabkan orang-orang yang mati semuanya hidup semula serta keluar dari kubur masing-masing);
(An-Naazi'aat 79:7) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 583 - ٥٨٣

79:8
79_8 Hati (manusia) pada hari itu berdebar-debar takut,
(An-Naazi'aat 79:8) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 583 - ٥٨٣

79:9
79_9 Pemandangannya tunduk gerun.
(An-Naazi'aat 79:9) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 583 - ٥٨٣

79:10
79_10 Mereka (yang ingkar) berkata: "Sungguhkah kita akan dikembalikan hidup seperti keadaan di dunia dahulu?
(An-Naazi'aat 79:10) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 583 - ٥٨٣

79:11
79_11 "Bolehkah (dihidupkan semula) sesudah kita menjadi tulang yang reput?"
(An-Naazi'aat 79:11) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 583 - ٥٨٣

79:12
79_12 Mereka berkata lagi (secara mengejek: "Kalaulah berlaku) yang demikian, sudah tentu kembalinya kita (hidup semula) itu satu perkara yang merugikan!"
(An-Naazi'aat 79:12) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 583 - ٥٨٣

79:13
79_13 (Menghidupkan semula tidaklah sukar), kerana berlakunya perkara itu hanyalah dengan satu jeritan (yang terbit dari tiupan sangkakala yang kedua), -
(An-Naazi'aat 79:13) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 583 - ٥٨٣

79:14
79_14 Yang menyebabkan mereka dengan serta-merta berada di muka bumi yang putih rata.
(An-Naazi'aat 79:14) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 583 - ٥٨٣

79:15
79_15 Sudahkah sampai kepadamu (wahai Muhammad) perihal Nabi Musa?
(An-Naazi'aat 79:15) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 583 - ٥٨٣

79:16
79_16 Ketika ia diseru oleh Tuhannya di "Wadi Tuwa" yang suci; -
(An-Naazi'aat 79:16) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 584 - ٥٨٤

79:17
79_17 (Lalu diperintahkan kepadanya): "Pergilah kepada Firaun, sesungguhnya ia telah melampaui batas (dalam kekufuran dan kezalimannya);
(An-Naazi'aat 79:17) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 584 - ٥٨٤

79:18
79_18 "Serta katakanlah kepadanya: `Adakah engkau suka hendak mensucikan dirimu (dari kekufuran)?
(An-Naazi'aat 79:18) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 584 - ٥٨٤

79:19
79_19 `Dan mahukah, aku tunjuk kepadamu jalan mengenal Tuhanmu, supaya engkau merasa takut (melanggar perintahNya)? ' "
(An-Naazi'aat 79:19) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 584 - ٥٨٤

79:20
79_20 (Setelah Nabi Musa menyempurnakan perintah Tuhannya, dan Firaun pun meminta bukti kebenarannya); maka Nabi Musa memperlihatkan kepada Firaun: mukjizat yang besar.
(An-Naazi'aat 79:20) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 584 - ٥٨٤

79:21
79_21 Lalu Firaun mendustakan (Nabi Musa) dan menderhaka (kepada Allah);
(An-Naazi'aat 79:21) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 584 - ٥٨٤

79:22
79_22 Kemudian ia berpaling ingkar sambil menjalankan usahanya (menentang Nabi Musa).
(An-Naazi'aat 79:22) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 584 - ٥٨٤

79:23
79_23 Lalu ia menghimpunkan orang-orangnya dan menyeru, -
(An-Naazi'aat 79:23) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 584 - ٥٨٤

79:24
79_24 Dengan berkata: "Akulah tuhan kamu, yang tertinggi".
(An-Naazi'aat 79:24) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 584 - ٥٨٤

79:25
79_25 Maka Allah menyeksa Firaun di akhirat dan di dunia ini, dengan azab yang menakutkan sesiapa yang mengetahuinya.
(An-Naazi'aat 79:25) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 584 - ٥٨٤

79:26
79_26 Sesungguhnya yang demikian itu mengandungi pelajaran yang mendatangkan iktibar bagi orang-orang yang takut (melanggar perintah Tuhannya).
(An-Naazi'aat 79:26) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 584 - ٥٨٤

79:27
79_27 (Wahai golongan yang ingkarkan kebangkitan hidup semula!) Kamukah yang sukar diciptakan atau langit? Tuhan telah membinanya (dengan Kukuh)!
(An-Naazi'aat 79:27) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 584 - ٥٨٤

79:28
79_28 Ia telah meninggikan bangunan langit itu lalu menyempurnaKannya,
(An-Naazi'aat 79:28) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 584 - ٥٨٤

79:29
79_29 Dan Ia menjadikan malamnya gelap-gelita, serta menjadikan siangnya terang-benderang.
(An-Naazi'aat 79:29) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 584 - ٥٨٤

79:30
79_30 Dan bumi sesudah itu dihamparkannya (untuk kemudahan penduduknya), -
(An-Naazi'aat 79:30) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 584 - ٥٨٤

79:31
79_31 Ia mengeluarkan dari bumi itu: airnya dan tumbuh-tumbuhannya;
(An-Naazi'aat 79:31) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 584 - ٥٨٤

79:32
79_32 Dan gunung-ganang pula dikukuhkan letaknya (di bumi, sebagai pancang pasak yang menetapnya);
(An-Naazi'aat 79:32) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 584 - ٥٨٤

79:33
79_33 (Semuanya itu) untuk kegunaan kamu dan binatang-binatang ternak kamu.
(An-Naazi'aat 79:33) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 584 - ٥٨٤

79:34
79_34 Maka apabila datang hari yang bencananya amat besar, -
(An-Naazi'aat 79:34) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 584 - ٥٨٤

79:35
79_35 Iaitu hari manusia akan mengingati apa yang telah diusahakannya, -
(An-Naazi'aat 79:35) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 584 - ٥٨٤

79:36
79_36 Dan neraka diperlihatkan kepada sesiapa sahaja yang dapat melihatnya, -
(An-Naazi'aat 79:36) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 584 - ٥٨٤

79:37
79_37 Maka (dapatlah masing-masing mengetahui kesudahannya); adapun orang yang melampau (perbuatan derhakanya), -
(An-Naazi'aat 79:37) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 584 - ٥٨٤

79:38
79_38 Serta ia mengutamakan kehidupan dunia semata-mata, -
(An-Naazi'aat 79:38) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 584 - ٥٨٤

79:39
79_39 Maka sesungguhnya neraka Jahanamlah tempat kediamannya.
(An-Naazi'aat 79:39) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 584 - ٥٨٤

79:40
79_40 Adapun orang yang takutkan keadaan semasa ia berdiri di mahkamah Tuhannya, (untuk dihitung amalnya), serta ia menahan dirinya dari menurut hawa nafsu, -
(An-Naazi'aat 79:40) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 584 - ٥٨٤

79:41
79_41 Maka sesungguhnya Syurgalah tempat kediamannya.
(An-Naazi'aat 79:41) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 584 - ٥٨٤

79:42
79_42 Mereka (yang ingkar) selalu bertanya kepadamu (wahai Muhammad) tentang hari kiamat: "Bilakah masa datangnya?"
(An-Naazi'aat 79:42) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 584 - ٥٨٤

79:43
79_43 Apa hubungannya tugasmu dengan (soal) menerangkan masa kedatangan hari kiamat itu?
(An-Naazi'aat 79:43) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 584 - ٥٨٤

79:44
79_44 Kepada Tuhanmu lah terserah kesudahan ilmu mengenainya.
(An-Naazi'aat 79:44) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 584 - ٥٨٤

79:45
79_45 Tugasmu hanyalah memberi amaran kepada orang yang takut akan huru-hara hari kiamat itu.
(An-Naazi'aat 79:45) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 584 - ٥٨٤

79:46

79_46 (Sangatlah dahsyatnya huru-hara hari itu, sehingga orang-orang yang bersalah merasa) pada masa melihatnya: seolah-olah mereka tidak tinggal di dunia melainkan sekadar satu petang atau paginya sahaja.
(An-Naazi'aat 79:46) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 584 - ٥٨٤


An-Naziat Ayat 1-46

{ والنازعات } الملائكة تنزع أرواح الكفار { غرقا } نزعا بشدة
1. (Demi yang mencabut nyawa) atau demi malaikat-malaikat yang mencabut nyawa orang-orang kafir (dengan keras) atau mencabutnya dengan kasar.

{ والناشطات نشطا } الملائكة تنشط أرواح المؤمنين أي تسلها برفق
2. (Dan demi yang mencabut nyawa dengan lemah lembut) maksudnya, demi malaikat-malaikat yang mencabut nyawa orang-orang mukmin secara pelan-pelan.

{ والسابحات سبحا } الملائكة تسبح من السماء بأمره تعالى أي تنزل
3. (Dan demi yang turun dari langit dengan cepat) yakni demi malaikat-malaikat yang melayang turun dari langit dengan membawa perintah-Nya.

{ فالسابقات سبقا } الملائكة تسبق بأرواح المؤمنين إلى الجنة
4. (Dan demi yang mendahului dengan kencang) yaitu malaikat-malaikat yang mendahului dengan kencang membawa arwah orang-orang yang beriman ke surga.

{ فالمدبرات أمرا } الملائكة تدبر أمر الدنيا أي تنزل بتدبيره وجواب هذه الأقسام محذوف أي لتبعثن يا كفار مكة وهو عامل في
5. (Dan yang mengatur urusan) dunia, yaitu malaikat-malaikat yang mengatur urusan dunia. Dengan kata lain, demi malaikat-malaikat yang turun untuk mengaturnya. Jawab daripada semua qasam yang telah disebutkan di atas tidak disebutkan, lengkapnya, benar-benar kalian, hai penduduk Mekah yang kafir, akan dibangkitkan. Jawab inilah yang menjadi Amil terhadap ayat berikutnya yaitu:

{ يوم ترجف الراجفة } النفخة الأولى بها يرجف كل شيء أي يتزلزل فوصفت بما يحدث منها
6. (Pada hari ketika terjadinya guncangan yang hebat) yakni tiupan pertama malaikat Israfil yang mengguncangkan segala sesuatu dengan hebatnya. Kemudian pengertian ini diungkapkan ke dalam bentuk kejadian yang timbul dari tiupan tersebut.

{ تتبعها الرادفة } النفخة الثانية وبينهما أربعون سنة والجملة حال من الراجفة فاليوم واسع للنفختين وغيرهما فصح ظرفيته للبعث الواقع عقب الثانية
7. (Kemudian ia diiringi dengan yang mengikutinya) dengan tiupan yang kedua dari malaikat Israfil; jarak di antara kedua tiupan itu empat puluh tahun; dan jumlah ayat ini berkedudukan menjadi Haal atau kata keterangan keadaan daripada lafal Ar-Raajifah. Dan lafal Al-Yauma dapat mencakup kedua tiupan tersebut, karena itu maka kedudukan Zharafnya dianggap sah. Tiupan yang kedua ini untuk membangkitkan semua makhluk yang mati menjadi hidup kembali, maka setelah tiupan yang kedua, mereka bangkit hidup kembali.

{ قلوب يومئذ واجفة } خائفة قلقة
8. (Hati manusia pada waktu itu sangat takut) amat takut dan cemas.

{ أبصارها خاشعة } ذليلة لهول ما ترى
9. (Pandangannya tunduk) yakni hina karena kedahsyatan apa yang disaksikannya.

{ يقولون } أي أرباب القلوب والأبصار استهزاء وإنكارا للبعث { أإنا } بتحقيق الهمزتين وتسهيل الثانية وإدخال ألف بينهما على الوجهين في الموضعين { لمردودون في الحافرة } أي أنرد بعد الموت إلى الحياة والحافرة : اسم لأول الأمر ومنه رجع فلان في حافرته : إذا رجع من حيث جاء
10. (Mereka berkata) yakni orang-orang kafir yang mempunyai hati dan pandangan itu mengatakan dengan nada yang memperolok-olokkan karena ingkar dan tidak percaya terhadap adanya hari berbangkit ("Apakah sesungguhnya kami) dapat dibaca secara Tahqiq dan Tas-hil, demikian pula lafal berikutnya yang sama (benar-benar dikembalikan kepada kehidupan yang semula?") maksudnya, apakah kami sesudah mati akan dikembalikan menjadi hidup seperti semula. Lafal Al-Haafirah menunjukkan makna permulaan sesuatu, antara lain dikatakan: Raja'a Fulaanun Fii Haafiratihi, artinya, si Polan kembali lagi ke arah dia datang.

{ أإذا كنا عظاما نخرة } وفي قراءة ناخرة بالية متفتتة نحيا
11. ("Apakah apabila kami telah menjadi tulang belulang yang hancur lumat) juga akan dihidupkan kembali?" Menurut suatu qiraat lafal Nakhiratun dibaca Naahiratun, artinya yang lapuk dan hancur.

{ قالوا تلك } أي رجعتنا إلى الحياة { إذا } إن صحت { كرة } رجعة { خاسرة } ذات خسران قال تعالى :
12. (Mereka berkata, "Hal itu) maksudnya, dihidupkan-Nya kami kembali (kalau begitu) atau seandainya hal itu benar terjadi (adalah pengembalian) suatu pengembalian (yang merugikan") diri kami. Lalu Allah berfirman:

{ فإنما هي } أي الرادفة التي يعقبها البعث { زجرة } نفخة { واحدة } فإذا نفخت
13. (Sesungguhnya pengembalian itu hanyalah) maksudnya, tiupan yang kedua untuk membangkitkan semua makhluk (dengan tiupan) dengan hardikan (sekali saja) apabila tiupan yang kedua ini telah dilakukan.

{ فإذا هم } أي كل الخلائق { بالساهرة } بوجه الأرض أحياء بعدما كانوا ببطنها أمواتا
14. (Maka dengan serta-merta mereka) yakni semua makhluk (bangun) berada di permukaan bumi dalam keadaan hidup, yang sebelumnya mereka berada di perut bumi dalam keadaan mati.

{ هل أتاك } يا محمد { حديث موسى } عامل في
15. (Sudahkah sampai kepadamu) hai Muhammad (kisah Musa) lafal ayat ini menjadi Amil bagi lafal berikutnya, yaitu:

{ إذ ناداه ربه بالواد المقدس طوى } اسم الوادي بالتنوين وتركه فقال :
16. (Tatkala Rabbnya memanggilnya di lembah suci ialah lembah Thuwa) dapat dibaca dengan memakai Tanwin, yaitu Thuwan, dapat pula dibaca tanpa Tanwin, yaitu Thuwa, artinya nama sebuah lembah. Lalu Rabb berkata kepadanya:

{ اذهب إلى فرعون إنه طغى } تجاوز الحد في الكفر
17. ("Pergilah kamu kepada Firaun sesungguhnya dia telah melampaui batas) kekafirannya telah melampaui batas.

{ فقل هل لك } أدعوك { إلى أن تزكى } وفي قراءة بتشديد الزاي بإدغام التاء الثانية في الأصل فيها : تتطهر من الشرك بأن تشهد أن لا إله إلا الله
18. (Dan katakanlah, "Adakah keinginan bagimu) artinya, aku mengajakmu (untuk membersihkan diri") dari kemusyrikan, seumpamanya kamu bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah. Menurut suatu qiraat lafal Tazakkaa dibaca Tazzakkaa, yang asalnya adalah Tatazakka, kemudian huruf Ta yang kedua diidgamkan kepada huruf Za, sehingga jadilah Tazzakkaa.

{ وأهديك إلى ربك } أدلك على معرفته ببرهان { فتخشى } فتخافه
19. ("Dan kamu akan kupimpin kepada Rabbmu) maksudnya, aku akan tunjukkan kamu jalan untuk mengetahui-Nya melalui bukti-bukti yang ada (supaya kamu takut kepada-Nya") karena itu lalu kamu takut kepada-Nya.

{ فأراه الآية الكبرى } من آياته السبع وهي اليد أو العصا
20. (Lalu Musa memperlihatkan kepadanya mukjizat yang besar) di antara mukjizat-mukjizat yang dimilikinya, yang ada tujuh macam itu. Mukjizat yang diperlihatkan kepadanya pada saat itu ialah tangan atau tongkatnya.

{ فكذب } فرعون موسى { وعصى } الله تعالى
21. (Tetapi Firaun mendustakan) Nabi Musa (dan mendurhakai) Allah 

{ ثم أدبر } عن الإيمان { يسعى } في الأرض فسادا
22. (Kemudian dia berpaling) dari iman (seraya berjalan) di muka bumi dengan menimbulkan kerusakan.

{ فحشر } جمع السحرة وجنده { فنادى }
23. (Maka dia mengumpulkan) para ahli sihir dan bala tentaranya (lalu berseru.)

{ فقال أنا ربكم الأعلى } لا رب فوقي
24. (Seraya berkata, "Akulah tuhan kalian yang paling tinggi") tiada tuhan di atasku.

{ فأخذه الله } أهلكه بالغرق { نكال } عقوبة { الآخرة } أي هذه الكلمة { والأولى } أي قوله قبلها : { ما علمت لكم من إله غيري } وكان بينهما أربعون سنة
25. (Maka Allah membinasakannya) yakni menenggelamkannya hingga binasa (sebagai pembalasan) atau siksaan (atas yang terakhir ini) disebabkan perkataannya yang terakhir tadi (dan yang pertama) yaitu sebagaimana yang telah disitir oleh firman-Nya, " ...aku tidak mengetahui tuhan bagi kamu sekalian selain aku." (Q.S. Al-Qashash, 38) Jarak antara kedua perkataan yang telah dikatakannya itu empat puluh tahun.

{ إن في ذلك } المذكور { لعبرة لمن يخشى } الله تعالى
26. (Sesungguhnya pada yang demikian itu) hal yang telah disebutkan itu (terdapat pelajaran bagi orang yang takut) kepada Allah 

{ أأنتم } بتحقيق الهمزتين وإبدال الثانية ألفا وتسهيلها وإدخال ألف بين المسهلة والأخرى وتركه أي منكروا البعث { أشد خلقا أم السماء } أشد خلقا { بناها } بيان لكيفية خلقها
27. (Apakah kalian) hai orang-orang yang ingkar terhadap adanya hari berbangkit; lafal ayat ini dapat dibaca Tahqiq dan Tas-hil (yang lebih sulit penciptaannya ataukah langit?) yang lebih rumit penciptaannya. (Allah telah membinanya) lafal ayat ini menjelaskan tentang cara penciptaan langit.

{ رفع سمكها } تفسير لكيفية البناء أي جعل سمتها في جهة العلو رفيعا وقيل سمكها سقفها { فسواها } جعلها مستوية بلا عيب
28. (Dia meninggikan bangunannya) ayat ini menafsirkan pengertian yang terkandung di dalam lafal Banaahaa; artinya, Dia menjadikan bangunannya berada di atas, maksudnya, dalam ketinggian yang sangat. Tetapi menurut pendapat lain dikatakan, bahwa yang dimaksud dengan Samkahaa adalah atapnya (lalu menyempurnakannya) yakni, Dia menjadikannya dengan sempurna tanpa cacat.

{ وأغطش ليلها } أظلمه { وأخرج ضحاها } أبرز نور شمسها وأضيف إليها الليل لأنه ظلها والشمس لأنها سراجها
29. (Dan Dia menjadikan malamnya gelap gulita) membuatnya gelap (dan menjadikan siangnya terang benderang) Dia menampakkan cahaya matahari. Di dalam ungkapan ini lafal Al-Lail atau malam hari dimudhafkan kepada As-Samaa', karena malam hari merupakan kegelapan baginya. Dan dimudhafkan pula kepada matahari, karena matahari merupakan cahaya baginya.

{ والأرض بعد ذلك دحاها } بسطها وكانت مخلوقة قبل السماء من غير دحو
30. (Dan bumi sesudah itu dihamparkan-Nya) yakni dijadikan-Nya dalam bentuk terhampar, sebenarnya penciptaan bumi itu sebelum penciptaan langit, tetapi masih belum terhamparkan.

{ أخرج } حال بإضمار قد أي مخرجا { منها ماءها } بتفجير عيونها { ومرعاها } ما ترعاه النعم من الشجروالعشب وما يأكله الناس من الأقوات الثمار وإطلاق المرعى عليه استعارة
31. (Ia memancarkan) berkedudukan menjadi Haal dengan memperkirakan adanya lafal Qad sebelumnya; artinya Ia mengeluarkan (daripadanya mata air) yakni dengan mengalirkan air dari sumber-sumbernya (dan menumbuhkan tumbuh-tumbuhannya) yakni, pohon-pohon dan rumput-rumputan yang menjadi makanan ternak, dan demikian pula tumbuh-tumbuhan yang menjadi makanan pokok manusia, serta buah-buahannya. Dikaitkannya istilah Al-Mar'aa kepada bumi hanyalah merupakan ungkapan Isti'arah,

{ والجبال أرساها } أثبتها على وجه الأرض لتسكن
32. (Dan gunung-gunung dipancangkan-Nya dengan teguh) yakni dipancangkan di atas bumi supaya bumi stabil dan tidak berguncang.

{ متاعا } مفعول له لمقدر أي فعل ذلك متعة أو مصدر أي تمتيعا { لكم ولأنعامكم } جمع نعم وهي الإبل والبقر والغنم
33. (Untuk kesenangan) lafal Mataa'an berkedudukan menjadi Maf'ul Lah bagi lafal yang tidak disebutkan, lengkapnya, Dia melakukan hal tersebut untuk kesenangan. Atau lafal Mataa'an ini dianggap sebagai Mashdar, artinya memberikan kesenangan (buat kalian dan buat binatang-binatang ternak kalian) lafal An'aam ini adalah jamak dari lafal Na'amun artinya binatang ternak mencakup unta, sapi, dan kambing.

{ فإذا جاءت الطامة الكبرى } النفخة الثانية
34. (Maka apabila malapetaka yang sangat besar telah datang) yaitu tiupan sangkakala malaikat Israfil yang kedua.

{ يوم يتذكر الإنسان } بدل من إذا { ما سعى } في الدنيا من خير وشر
35. (Pada hari ketika manusia teringat) lafal Yauma berkedudukan menjadi Badal daripada lafal Idzaa (akan apa yang telah dikerjakannya) sewaktu ia masih di dunia, apakah itu perbuatan baik atau perbuatan buruk.

{ وبرزت } أظهرت { الجحيم } النار المحرقة { لمن يرى } لكل راء وجواب إذا :
36. (Dan diperlihatkan dengan jelas) ditampakkan dengan seterang-terangnya (neraka) yakni neraka Jahim yang membakar itu (kepada setiap orang yang melihat) kepada setiap orang yang melihatnya. Jawab dari lafal Idzaa ialah:

{ فأما من طغى } كفر
37. (Adapun orang yang melampaui batas) yakni orang kafir.

{ وآثر الحياة الدنيا } باتباع الشهوات
38. (Dan lebih mengutamakan kehidupan dunia) dengan cara selalu mengikuti kemauan hawa nafsunya.

{ فإن الجحيم هي المأوى } مأواه
39. (Maka sesungguhnya nerakalah tempat tinggal) bagi dia.

{ وأما من خاف مقام ربه } قيامه بين يديه { ونهى النفس } الأمارة { عن الهوى } المردي باتباع الشهوات
40. (Dan adapun orang yang takut kepada kebesaran Rabbnya) di kala ia berdiri di hadapan-Nya (dan menahan diri) menahan nafsu amarahnya (dari keinginan hawa nafsunya) yang menjerumuskan ke dalam kebinasaan disebabkan memperturutkan kemauannya.

{ فإن الجنة هي المأوى } وحاصل الجواب : فالعاصي في النار والمطيع في الجنة
41. (Maka sesungguhnya surgalah tempat tinggalnya) kesimpulan makna yang terkandung di dalam Jawab syarat ini ialah, bahwasanya orang yang durhaka akan dimasukkan ke dalam neraka, dan orang yang taat akan dimasukkan ke dalam surga.

{ يسألونك } أي كفار مكة { عن الساعة أيان مرساها } متى وقوعها وقيامها
42. (Mereka bertanya kepadamu) yakni orang-orang kafir Mekah itu (tentang hari kiamat, kapan terjadinya) kapankah saat terjadinya.

{ فيم } في أي شيء { أنت من ذكراها } أي ليس عندك علمها حتى تذكرها
43. (Tentang apakah) atau mengenai apakah (hingga kamu dapat menyebutkan waktunya?) maksudnya, kamu tidak memiliki ilmu mengenai kejadiannya sehingga kamu dapat menyebutkan waktunya.

{ إلى ربك منتهاها } منتهى علمها لا يعلمه غيره
44. (Kepada Rabbmulah dikembalikan kesudahannya) yaitu mengenai ketentuan waktunya, tiada seseorang pun yang mengetahuinya selain Dia.

{ إنما أنت منذر } إنما ينفع إنذارك { من يخشاها } يخافها
45. (Kamu hanyalah pemberi peringatan), maksudnya sesungguhnya peringatanmu itu hanyalah bermanfaat (bagi siapa yang takut kepadanya) yakni takut kepada hari kiamat.

{ كأنهم يوم يرونها لم يلبثوا } في قبورهم { إلا عشية أو ضحاها } عشية يوم أو بكرته وصح إضافة الضحى إلى العشية لما بينهما من الملابسة إذ هما طرفا النهار وحسن الإضافة وقوع الكلمة فاصلة
46. (Pada hari mereka melihat hari itu, mereka merasa seakan-akan tidak tinggal) di dalam kubur mereka (melainkan sebentar saja di waktu sore atau pagi hari) artinya, pada suatu sore hari atau pada suatu pagi hari. Di sini dianggap sah mengidhafahkan lafal Adh-Dhuhaa kepada lafal Al-'Asyiyyah, disebabkan di antara keduanya terdapat kaitan yang amat erat, sebab kedua-duanya merupakan permulaan dan penghujung suatu hari, dan Idhafah di sini dianggap baik karena kedua kalimatnya terpisah

No comments:

Post a Comment

 
back to top