Monday, July 8, 2019

Surah Al-Qiaamah - سورة القيامة

0 Comments

Surah Al-Qiaamah - سورة القيامة




Bismillah Dengan nama Allah, Yang Maha Pemurah, lagi Maha Mengasihani.'

75:1
75_1 Aku bersumpah dengan Hari Kiamat;
(Al-Qiaamah 75:1) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 577 - ٥٧٧

75:2
75_2 Dan Aku bersumpah dengan "Nafsul Lawwaamah" (Bahawa kamu akan dibangkitkan sesudah mati)!
(Al-Qiaamah 75:2) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 577 - ٥٧٧

75:3
75_3 Patutkah manusia (yang kafir) menyangka bahawa Kami tidak akan dapat mengumpulkan tulang-tulangnya (dan menghidupkannya semula)?
(Al-Qiaamah 75:3) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 577 - ٥٧٧

75:4
75_4 Bukan sebagaimana yang disangka itu, bahkan Kami berkuasa menyusun (dengan sempurnanya segala tulang) jarinya, (tulang yang lebih halus dari yang lain).
(Al-Qiaamah 75:4) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 577 - ٥٧٧

75:5
75_5 (Kebenaran itu bukan tidak ada buktinya), bahkan manusia (yang ingkar) sentiasa suka hendak meneruskan perbuatan kufur dan maksiat (di sepanjang hayatnya, sehingga ia tidak mengakui adanya hari kiamat).
(Al-Qiaamah 75:5) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 577 - ٥٧٧

75:6
75_6 Dia bertanya (secara mengejek): "Bilakah datangnya hari kiamat itu?"
(Al-Qiaamah 75:6) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 577 - ٥٧٧

75:7
75_7 Maka (jawabnya: hari kiamat akan datang) apabila pemandangan menjadi terpendar-pendar (kerana gerun takut),
(Al-Qiaamah 75:7) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 577 - ٥٧٧

75:8
75_8 Dan bulan hilang cahayanya,
(Al-Qiaamah 75:8) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 577 - ٥٧٧

75:9
75_9 Dan matahari serta bulan dihimpunkan bersama,
(Al-Qiaamah 75:9) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 577 - ٥٧٧

75:10
75_10 (Maka) pada hari itu, berkatalah manusia (yang ingkarkan hari kiamat): "Ke manakah hendak melarikan diri?"
(Al-Qiaamah 75:10) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 577 - ٥٧٧

75:11
75_11 Tak usahlah bertanya demikian! Tidak ada lagi tempat perlindungan!
(Al-Qiaamah 75:11) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 577 - ٥٧٧

75:12
75_12 Pada hari itu, kepada Tuhanmu lah sahaja terserahnya ketetapan segala perkara.
(Al-Qiaamah 75:12) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 577 - ٥٧٧

75:13
75_13 Pada hari itu, manusia diberitahu akan apa yang ia telah lakukan, dan apa yang ia telah tinggalkan.
(Al-Qiaamah 75:13) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 577 - ٥٧٧

75:14
75_14 Bahkan manusia itu, (anggotanya) menjadi saksi terhadap dirinya sendiri,
(Al-Qiaamah 75:14) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 577 - ٥٧٧

75:15
75_15 Walaupun ia memberikan alasan-alasannya (untuk membela diri).
(Al-Qiaamah 75:15) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 577 - ٥٧٧

75:16
75_16 Janganlah engkau (wahai Muhammad) - Kerana hendakkan cepat menghafaz Quran yang diturunkan kepadamu - menggerakkan lidahmu membacanya (sebelum selesai dibacakan kepadamu).
(Al-Qiaamah 75:16) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 577 - ٥٧٧

75:17
75_17 Sesungguhnya Kamilah yang berkuasa mengumpulkan Al-Quran itu (dalam dadamu), dan menetapkan bacaannya (pada lidahmu);
(Al-Qiaamah 75:17) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 577 - ٥٧٧

75:18
75_18 Oleh itu, apabila Kami telah menyempurnakan bacaannya (kepadamu, dengan perantaraan Jibril), maka bacalah menurut bacaannya itu;
(Al-Qiaamah 75:18) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 577 - ٥٧٧

75:19
75_19 Kemudian, sesungguhnya kepada Kamilah terserah urusan menjelaskan kandungannya (yang memerlukan penjelasan).
(Al-Qiaamah 75:19) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 577 - ٥٧٧

75:20
75_20 Sedarlah wahai orang-orang yang lalai. (Sebenarnya kamu tidak ingatkan kesudahan kamu) bahkan kamu sentiasa mencintai (Kesenangan dan kemewahan dunia) yang cepat habisnya.
(Al-Qiaamah 75:20) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 578 - ٥٧٨

75:21
75_21 Dan kamu tidak menghiraukan (bekalan untuk) hari akhirat (yang kekal abadi kehidupannya).
(Al-Qiaamah 75:21) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 578 - ٥٧٨

75:22
75_22 Pada hari akhirat itu, muka (orang-orang yang beriman) berseri-seri;
(Al-Qiaamah 75:22) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 578 - ٥٧٨

75:23
75_23 Melihat kepada Tuhannya.
(Al-Qiaamah 75:23) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 578 - ٥٧٨

75:24
75_24 Dan pada hari itu, muka (orang-orang kafir) muram hodoh,
(Al-Qiaamah 75:24) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 578 - ٥٧٨

75:25
75_25 Sambil percaya dengan yakin bahawa mereka akan ditimpa malapetaka (azab seksa) yang membinasakan.
(Al-Qiaamah 75:25) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 578 - ٥٧٨

75:26
75_26 Sedarlah (janganlah mengutamakan dunia dan melupakan akhirat. Ingatlah akan hal orang yang hendak mati) apabila rohnya sampai ke pangkal kerongkong,
(Al-Qiaamah 75:26) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 578 - ٥٧٨

75:27
75_27 Dan (orang-orang yang hadir di sisinya heboh) berkata: "Siapakah yang dapat menawar jampi (dan mengubatnya)?"
(Al-Qiaamah 75:27) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 578 - ٥٧٨

75:28
75_28 Dan ia sendiri yakin, bahawa sesungguhnya saat itu saat perpisahan;
(Al-Qiaamah 75:28) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 578 - ٥٧٨

75:29
75_29 Serta kedahsyatan bertindih-tindih;
(Al-Qiaamah 75:29) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 578 - ٥٧٨

75:30
75_30 (Maka) kepada Tuhanmu lah - pada waktu itu - engkau dibawa (untuk menerima balasan).
(Al-Qiaamah 75:30) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 578 - ٥٧٨

75:31
75_31 (Oleh sebab orang yang kufur ingkar tidak percayakan hari akhirat) maka ia tidak mengakui kebenaran (yang diwajibkan meyakininya) dan ia tidak mengerjakan sembahyang (yang difardhukan mengerjakannya)!
(Al-Qiaamah 75:31) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 578 - ٥٧٨

75:32
75_32 Akan tetapi ia mendustakan, dan berpaling ingkar!
(Al-Qiaamah 75:32) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 578 - ٥٧٨

75:33
75_33 Kemudian ia pergi kepada keluarganya dengan berlagak sombong megah.
(Al-Qiaamah 75:33) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 578 - ٥٧٨

75:34
75_34 (Wahai orang yang kufur ingkar!) sudahlah dekat kepadamu kebinasaanmu, sudahlah dekat!
(Al-Qiaamah 75:34) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 578 - ٥٧٨

75:35
75_35 Kemudian api nerakalah lebih layak bagimu, lebih layak.
(Al-Qiaamah 75:35) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 578 - ٥٧٨

75:36
75_36 Patutkah manusia menyangka, bahawa ia akan ditinggalkan terbiar (dengan tidak diberikan tanggungjawab dan tidak dihidupkan menerima balasan)?
(Al-Qiaamah 75:36) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 578 - ٥٧٨

75:37
75_37 Bukankah ia berasal dari air mani yang dipancarkan (ke dalam rahim)?
(Al-Qiaamah 75:37) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 578 - ٥٧٨

75:38
75_38 Kemudian air mani itu menjadi sebuku darah beku, sesudah itu Tuhan menciptakannya, dan menyempurnakan kejadiannya (sebagai manusia)?
(Al-Qiaamah 75:38) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 578 - ٥٧٨

75:39
75_39 Lalu Tuhan menjadikan daripadanya dua jenis - lelaki dan perempuan.
(Al-Qiaamah 75:39) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 578 - ٥٧٨

75:40

75_40 Adakah (Tuhan yang menjadikan semuanya) itu - tidak berkuasa menghidupkan orang-orang yang mati? (Tentulah berkuasa)!
(Al-Qiaamah 75:40) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 578 - ٥٧٨


Al-Qiyamah Ayat 1-40

{ لا } زائدة في الموضعين { أقسم بيوم القيامة }
1. (Aku bersumpah dengan hari kiamat) huruf Laa di sini adalah huruf Zaidah

{ ولا أقسم بالنفس اللوامة } التي تلوم نفسها وإن اجتهدت في الإحسان وجواب القسم محذوف أي لتبعثن دل عليه :
2. (Dan Aku bersumpah dengan jiwa yang amat menyesali) dirinya sendiri sekalipun ia berupaya sekuat tenaga di dalam kebaikan. Jawab Qasam tidak disebutkan; lengkapnya, Aku bersumpah dengan nama hari kiamat dan dengan nama jiwa yang banyak mencela, bahwa niscaya jiwa itu pasti akan dibangkitkan. Pengertian Jawab ini ditunjukkan oleh firman selanjutnya, yaitu:

{ أيحسب الإنسان } أي الكافر { ألن نجمع عظامه } للبعث والإحياء
3. (Apakah manusia mengira) yakni, orang kafir (bahwa Kami tidak akan mengumpulkan kembali tulang belulangnya) untuk dibangkitkan menjadi hidup kembali.

{ بلى } نجمعها { قادرين } مع جمعها { على أن نسوي بنانه } وهو الأصابع أي نعيد عظامها كما كانت مع صغرها فكيف بالكبيرة
4. (Bukan demikian) Kami akan mengumpulkannya kembali (Kami kuasa) di samping mengumpulkan kembali tulang-tulangnya itu (menyusun kembali jari-jemarinya dengan sempurna) artinya, Kami dapat mengembalikan tulang jari-jemari itu sekalipun bentuknya kecil, maka terlebih lagi tulang-tulang lainnya yang lebih besar daripadanya.

{ بل يريد الإنسان ليفجر } اللام زائدة ونصبه بأن مقدرة أي أن يكذب { أمامه } أي يوم القيامة دل عليه :
5. (Bahkan manusia itu hendak membuat maksiat terus-menerus) huruf Lam yang ada pada lafal Liyafjura adalah Zaidah, sedangkan lafal Yafjuru dinashabkan oleh An yang diperkirakan keberadaannya. Yakni dia selalu berbuat dusta (di dalam menghadapinya) di dalam menghadapi hari kiamat. Pengertian ini ditunjukkan oleh firman selanjutnya, yaitu:

{ يسأل أيان } متى { يوم القيامة } سؤال استهزاء وتكذيب
6. (Ia bertanya, "Bilakah) Kapan (hari kiamat itu?") pertanyaannya itu mengandung nada mengejek dan mendustakannya.

{ فإذا برق البصر } بكسر الراء وفتحها دهش وتحير لما رأى مما كان يكذبه
7. (Maka apabila mata terbelalak) dapat dibaca Bariqa dan Baraqa, artinya kaget dan bimbang setelah ia melihat apa yang dahulu selalu ia dustakan.

{ وخسف القمر } أظلم وذهب ضوؤه
8. (Dan apabila bulan telah hilang cahayanya) yakni menjadi gelap dan lenyap sinarnya.

{ وجمع الشمس والقمر } فطلعا من المغرب أو ذهب ضؤوهما وذلك في يوم القيامة
9. (Dan matahari dan bulan dikumpulkan) maka kedua-duanya terbit dari arah barat; atau kedua-duanya telah hilang sinarnya, yang demikian itu terjadi pada hari kiamat.

{ يقول الإنسان يومئذ أين المفر } الفرار
10. (Pada hari itu manusia berkata, "Ke mana tempat lari?")

{ كلا } ردع عن طلب الفرار { لا وزر } لا ملجأ يتحصن به
11. (Sekali-kali tidak) lafal ini menunjukkan kata tolakan terhadap pencarian jalan lari. (Tidak ada tempat berlindung) tidak ada tempat mengungsi yang dapat dijadikan perlindungan baginya.

{ إلى ربك يومئذ المستقر } مستقر الخلائق فيحاسبون ويجازون
12. (Hanya kepada Rabbmu sajalah pada hari itu tempat kembali) bagi semua makhluk, lalu mereka dihisab dan menerima pembalasan.

{ ينبأ الإنسان يومئذ بما قدم وأخر } بأول عمله وآخره
13. (Pada hari itu diberitakan kepada manusia apa yang telah dikerjakannya dan apa yang dilalaikannya) yaitu semua amal perbuatannya dari mulai awal hingga akhir, diberitakan kepadanya.

{ بل الإنسان على نفسه بصيرة } شاهد تنطق جوارحه بعمله والهاء للمبالغة فلا بد من جزائه
14. (Bahkan manusia itu menjadi saksi atas dirinya sendiri) yakni semua anggota tubuhnya memberikan kesaksian terhadap semua amal perbuatannya, sehingga ia tidak dapat mengingkarinya lagi. Huruf Ha yang ada pada lafal Bashiirah menunjukkan makna Mubalaghah.

{ ولو ألقى معاذيره } جمع معذرة على غير قياس أي لو جاء بكل معذرة ما قبلت منه
15. (Meskipun dia mengemukakan alasan-alasannya) lafal Ma'aadziir bentuk jamak dari lafal Ma'dzirah, akan tetapi tidak menurut cara yang beraturan. Makna ayat, seandainya dia mengemukakan semua alasannya, niscaya alasan-alasannya itu tidak akan diterima. Allah berfirman kepada Nabi-Nya:

قال تعالى لنبيه : { لا تحرك به } بالقرآن قبل قراغ جبريل منه { لسانك لتعجل به } خوف أن ينفلت منك
16. (Janganlah kamu gerakkan untuk membacanya) membaca Alquran, sebelum malaikat Jibril selesai daripadanya (lisanmu karena hendak cepat-cepat menguasainya) karena kamu merasa khawatir bacaannya tidak dapat kamu kuasai.

{ إن علينا جمعه } في صدرك { وقرآنه } قراءتك إياه أي جريانه على لسانك
17. (Sesungguhnya atas tanggungan Kamilah mengumpulkannya) di dadamu, maksudnya membuat kamu dapat menghafalnya (dan bacaannya) yakni membuatmu pandai membacanya; atau membuat mudah dibaca olehmu.

{ فإذا قرأناه } عليك بقراءة جبريل { فاتبع قرآنه } استمع قراءته فكان صلى الله عليه و سلم يستمع ثم يقرؤه
18. (Apabila Kami telah selesai membacakannya) kepada kamu melalui bacaan malaikat Jibril (maka ikutilah bacaannya itu) artinya, dengarlah dengan seksama bacaan Jibril kepadamu terlebih dahulu. Sesungguhnya Nabi saw. setelah itu mendengarkannya terlebih dahulu dengan seksama, kemudian membacanya.

{ ثم إن علينا بيانه } بالتفهيم لك والمناسبة بين هذه الآية وما قبلها أن تلك تضمنت الإعراض عن آيات الله وهذه تضمنت المبادرة إليها بحفظها
19. (Kemudian, sesungguhnya atas tanggungan Kamilah penjelasannya) dengan memberikan pemahaman mengenainya kepadamu. Kaitan atau hubungan korelasi antara ayat ini dengan ayat-ayat sebelumnya ialah bahwasanya ayat-ayat sebelumnya itu mengandung makna berpaling dari ayat-ayat Allah. Sedangkan pada ayat ini terkandung pengertian bersegera menguasai ayat-ayat Allah dengan cara menghafalnya.

{ كلا } استفتاح بمعنى ألا { بل تحبون العاجلة } الدنيا بالياء والتاء في الفعلين
20. (Sekali-kali jangan) lafal Kallaa menunjukkan makna Istiftah, yakni ingatlah (sebenarnya kalian mencintai kehidupan dunia) dapat dibaca Tuhibbuuna dan Yuhibbuuna, kalau dibaca Yuhibbuuna artinya, mereka mencintai kehidupan dunia.

{ وتذرون الآخرة } فلا يعملون لها
21. (Dan meninggalkan kehidupan akhirat) karena itu mereka tidak beramal untuk menyambut hari akhirat.

{ وجوه يومئذ } أي في يوم القيامة { ناضرة } حسنة مضيئة
22. (Wajah-wajah pada hari itu) pada hari kiamat (ada yang berseri-seri) tampak cerah dan bercahaya.

{ إلى ربها ناظرة } أي يرون الله سبحانه وتعالى في الآخرة
23. (Kepada Rabbnyalah mereka melihat) mereka akan melihat Allah  di akhirat.

{ ووجوه يومئذ باسرة } كالحة شديدة العبوس
24. (Dan wajah-wajah pada hari itu ada yang muram) tampak gelap dan sangat muram.

{ تظن } توقن { أن يفعل بها فاقرة } داهية عظيمة تكسر فقار الظهر
25. (Mereka yakin) merasa yakin (bahwa akan ditimpakan kepadanya malapetaka yang amat dahsyat) bencana yang sangat besar, yang dapat meremukkan tulang-tulang punggung.

{ كلا } بمعنى ألا { إذا بلغت } النفس { التراقي } عظام الحلق
26. (Sekali-kali jangan) bermakna Alaa, yakni ingatlah. (Apabila telah sampai) napas (pada tenggorokan) atau kerongkongan.

{ وقيل } قال من حوله { من راق } يرقيه ليشفى
27. (Dan dikatakan) kepadanya oleh yang ada di sekitarnya: ("Siapakah yang dapat mengobati?") hingga sembuh.

{ وظن } أيقن من بلغت نفسه ذلك { أنه الفراق } فراق الدنيا
28. (Dan dia yakin) yakni orang yang napasnya telah sampai di tenggorokan itu merasa yakin akan hal tersebut (bahwa sesungguhnya itulah waktu perpisahan) yaitu meninggalkan dunia.

{ والتفت الساق بالساق } أي إحدى ساقيه بالأخرى عند الموت أو التفت شدة فراق الدنيا بشدة إقبال الآخرة
29. (Dan bertaut betis dengan betis) betis kanan dan betis kirinya bertaut ketika ia mati. Atau makna yang dimaksud ialah saling bertaut antara sakit berpisah dengan dunia dan sakit menghadapi akhirat di dalam dirinya.

{ إلى ربك يومئذ المساق } أي السوق وهذا يدل على العامل في إذا والمعنى إذا بلغت النفس الحلقوم تساق إلى حكم ربها
30. (Kepada Rabbmulah pada hari itu mereka dihalau) atau kepada-Nyalah mereka digiring; hal ini menunjukkan tentang adanya Amil dalam lafal Idzaa. Lengkapnya, apabila nyawa telah sampai di tenggorokan, maka ia akan dihalau menuju kepada keputusan Rabbnya.

{ فلا صدق } الإنسان { ولا صلى } أي لم يصدق ولم يصل
31. (Dan ia tidak mau membenarkan) yaitu manusia (dan tidak mau mengerjakan shalat) ia tidak mau mempercayai rasul dan tidak pula mau mendirikan shalat.

{ ولكن كذب } بالقرآن { وتولى } عن الإيمان
32. (Tetapi ia mendustakan) Alquran (dan berpaling) dari iman.

{ ثم ذهب إلى أهله يتمطى } يتبختر في مشيته إعجابا
33. (Kemudian ia pergi kepada ahlinya dengan berlagak) dengan langkah-langkah yang sombong.

{ أولى لك } فيه التفات عن الغيبة والكلمة اسم فعل واللام للتبيين أي وليك ما تكره { فأولى } أي فهو أولى بك من غيرك
34. (Kecelakaanlah bagimu) di dalam ungkapan kalimat ini terkandung Iltifat dari Ghaibah, kalimat ini adalah Isim Fi'il, sedangkan huruf Lamnya menunjukkan makna Tabyin, artinya: dia menyerahkan kepadamu apa-apa yang tidak kamu sukai (maka kecelakaanlah bagimu) yakni dia lebih utama untuk diprioritaskan olehmu.

{ ثم أولى لك فأولى } تأكيد
35. (Kemudian kecelakaanlah bagimu dan kecelakaanlah bagimu) mengukuhkan makna ayat di atas.

{ أيحسب } يظن { الإنسان أن يترك سدى } هملا لا يكلف بالشرائع لا يحسب ذلك
36. (Apakah manusia mengira) menduga (bahwa ia akan dibiarkan begitu saja) tanpa dibebani dengan syariat-syariat; janganlah ia menduga seperti itu.

{ ألم يك } أي كان { نطفة من مني يمنى } بالياء والتاء تصب في الرحم
37. (Bukankah dia dahulu) sebelum itu (setetes mani yang ditumpahkan) ke dalam rahim; lafal Yumnaa dapat pula dibaca Tumnaa.

{ ثم كان } المني { علقة فخلق } الله منها الإنسان { فسوى } عدل أعضاءه
38. (Kemudian adalah) mani itu (menjadi segumpal darah lalu Allah menciptakannya) dari air mani itu menjadi manusia (dan menyempurnakannya) melengkapinya dengan anggota-anggota tubuh yang diperlukannya.

{ فجعل منه } من المني الذي صار علقة قطعة دم أو مضغة أي قطعة لحم { الزوجين } النوعين { الذكر والأنثى } يجتمعان تارة وينفرد كل منهما عن ألاخر تارة
39. (Lalu Allah menjadikan daripadanya) dari air mani yang telah menjadi segumpal darah, segumpal daging (sepasang) dua jenis (laki-laki dan perempuan) terkadang menjadi satu dan terkadang tersendiri.

{ أليس ذلك } الفعال لهذه الأشياء { بقادر على أن يحيي الموتى } قال صلى الله عليه و سلم : بلى
40. (Bukankah yang berbuat demikian) yang mengerjakan kesemuanya itu (berkuasa pula menghidupkan orang mati?) Nabi  menjawab, tentu saja dapat.

No comments:

Post a Comment

 
back to top