Sunday, July 7, 2019

Surah Al-Lail - سورة الليل

0 Comments

Surah Al-Lail - سورة الليل


Bismillah
Dengan nama Allah, Yang Maha Pemurah, lagi Maha Mengasihani.'

92_1
Demi malam apabila ia menyelubungi segala-galanya (dengan gelap-gelitanya),
(Al-Lail 92:1) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 595 - ٥٩٥

92_2
Dan siang apabila ia lahir terang-benderang;
(Al-Lail 92:2) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 595 - ٥٩٥

92_3
Demi Yang menciptakan (makhluk-makhlukNya) lelaki dan perempuan, (jantan dan betina); -
(Al-Lail 92:3) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 595 - ٥٩٥

92_4
Sesungguhnya amal usaha kamu adalah berbagai-bagai keadaannya.
(Al-Lail 92:4) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 595 - ٥٩٥

92_5
Jelasnya: adapun orang yang memberikan apa yang ada padanya ke jalan kebaikan dan bertaqwa (mengerjakan suruhan Allah dan meninggalkan segala laranganNya), -
(Al-Lail 92:5) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 595 - ٥٩٥

92_6
Serta ia mengakui dengan yakin akan perkara yang baik,
(Al-Lail 92:6) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 595 - ٥٩٥

92_7
Maka sesungguhnya Kami akan memberikannya kemudahan untuk mendapat kesenangan (Syurga).
(Al-Lail 92:7) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 595 - ٥٩٥

92_8
Sebaliknya: orang yang bakhil (daripada berbuat kebajikan) dan merasa cukup dengan kekayaan dan kemewahannya, -
(Al-Lail 92:8) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 595 - ٥٩٥

92_9
Serta ia mendustakan perkara yang baik,
(Al-Lail 92:9) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 595 - ٥٩٥

92_10
Maka sesungguhnya Kami akan memberikannya kemudahan untuk mendapat kesusahan dan kesengsaraan;
(Al-Lail 92:10) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 595 - ٥٩٥

92_11
Dan apakah pertolongan yang dapat diberi kepadanya oleh hartanya apabila ia telah terjerumus (ke dalam azab seksa hari akhirat)?
(Al-Lail 92:11) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 595 - ٥٩٥

92_12
Sesungguhnya tanggungan Kamilah memberi hidayah petunjuk (tentang yang benar dan yang salah).
(Al-Lail 92:12) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 595 - ٥٩٥

92_13
Dan sesungguhnya Kamilah yang menguasai hari akhirat dan alam dunia.
(Al-Lail 92:13) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 595 - ٥٩٥

92_14
Maka (serentak dengan memberi hidayah petunjuk) Aku juga telah memberi amaran mengingatkan kamu akan api neraka yang marak menjulang,
(Al-Lail 92:14) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 595 - ٥٩٥

92_15
Yang tidak akan menderita bakarannya melainkan orang yang sungguh celaka, -
(Al-Lail 92:15) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 596 - ٥٩٦

92_16
Yang telah mendustakan (kebenaran) dan berpaling ingkar.
(Al-Lail 92:16) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 596 - ٥٩٦

92_17
Dan (sebaliknya) akan dijauhkan (azab neraka) itu daripada orang yang sungguh bertaqwa, -
(Al-Lail 92:17) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 596 - ٥٩٦

92_18
Yang mendermakan hartanya dengan tujuan membersihkan dirinya dan hartabendanya,
(Al-Lail 92:18) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 596 - ٥٩٦

92_19
Sedang ia tidak menanggung budi sesiapapun, yang patut di balas,
(Al-Lail 92:19) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 596 - ٥٩٦

92_20
Hanyalah mengharapkan keredaan Tuhannya Yang Maha Tinggi;
(Al-Lail 92:20) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 596 - ٥٩٦


92_21
Dan demi sesungguhnya, ia tetap akan berpuas hati (pada hari akhirat, dengan mendapat segala yang diharapkannya).
(Al-Lail 92:21) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 596 - ٥٩٦


Al-Lail Ayat 1-21

{ والليل إذا يغشى } بظلمته كل ما بين السماء والأرض
1. (Demi malam apabila menutupi) semua apa yang ada di langit dan di bumi dengan kegelapannya.

{ والنهار إذا تجلى } تكشف وظهر وإذا في الموضعين لمجرد الظرفية والعامل فيها فعل القسم
2. (Dan siang apabila terang benderang) apabila menampilkan dirinya. Lafal Idzaa yang ada pada dua tempat di atas hanya menunjukkan makna Zharaf atau waktu. Sedangkan yang menjadi Amilnya adalah Fi'il Qasam.

{ وما } بمعنى من أو مصدرية { خلق الذكر والأنثى } آدم وحواء وكل ذكر وكل أنثى والخنثى المشكل عندنا ذكر أو أنثى عند الله تعالى فيحنث بتكليمه من حلف لا يكلم ذكرا ولا أنثى
3. (Dan apa) lafal Maa di sini bermakna Man, yakni manusia; atau dianggap sebagai Maa Mashdariyah (yang Dia telah menciptakannya, yaitu laki-laki dan perempuan) yang dimaksud adalah Adam dan Hawa, demikian pula setiap laki-laki dan perempuan lainnya. Adapun banci/wadam yang tidak dapat diketahui apakah ia sebagai laki-laki atau perempuan di sisi Allah , maka jika seseorang yang bersumpah bahwa dia tidak akan berbicara dengan siapa pun baik laki-laki atau perempuan, lalu dia berbicara dengan orang banci, maka dia dianggap telah melanggar sumpahnya itu.

{ إن سعيكم } عملكم { لشتى } مختلف فعامل للجنة بالطاعة وعامل للنار بالمعصية
4. (Sesungguhnya usaha kalian) atau kerja kalian (memang berbeda-beda) beraneka macam; ada orang yang beramal atau bekerja untuk mendapatkan surga, dengan cara menempuh jalan ketaatan; dan ada pula orang yang beramal atau bekerja untuk neraka, dengan cara menempuh jalan kemaksiatan.

{ فأما من أعطى } حق الله { واتقى } الله
5. (Adapun orang yang memberikan) menginfakkan hartanya di jalan Allah (dan bertakwa) kepada Allah.

{ وصدق بالحسنى } أي بلا إله إلا الله في الموضعين
6. (Dan membenarkan perkara yang baik) yaitu makna yang terkandung di dalam lafal Laa Ilaaha Illallaah yang artinya tiada Tuhan selain Allah. Dengan kata lain, bahwa infak di jalan Allah yang dilakukannya dan bertakwa kepada-Nya yang dijalankannya itu tiada lain berangkat dari keimanannya kepada kalimat Laa Ilaaha Illallaah.

{ فسنيسره لليسرى } للجنة
7. (Maka Kami kelak akan menyiapkan baginya tempat yang mudah) yaitu surga.

{ وأما من بخل } بحق الله { واستغنى } عن ثوابه
8. (Dan adapun orang yang bakhil) tidak mau menginfakkan hartanya di jalan Allah (dan merasa dirinya cukup) artinya tidak membutuhkan pahala-Nya.

{ وكذب بالحسنى }
9. (Serta mendustakan perkara yang baik.)

{ فسنيسره } نهيئه { للعسرى } للنار
10. (Maka kelak Kami akan menyiapkan baginya) menyediakan baginya (tempat yang sukar) yaitu neraka.

{ وما } نافية { يغني عنه ماله إذا تردى } في النار
11. (Dan tiadalah) huruf Maa di sini bermakna Nafi yakni tidaklah (berguna bagi dirinya harta miliknya apabila ia telah terjerumus) ke dalam neraka.

{ إن علينا للهدى } لتبين طريق الحق من طريق الضلال ليمتثل أمرنا بسلوك الأول ونهينا عن ارتكاب الثاني
12. (Sesungguhnya kewajiban Kamilah memberi petunjuk) untuk membedakan antara jalan hidayah dan jalan kesesatan; dimaksud supaya ia mengerjakan perintah Kami dengan menempuh jalan yang pertama, dan ia Kami larang dari menempuh jalan yang kedua.

{ وإن لنا للآخرة والأولى } أي الدنيا فمن طلبهما من غيرنا فقد أخطأ
13. (Dan sesungguhnya kepunyaan Kamilah akhirat dan dunia) maka barang siapa yang mencari keduanya tanpa meminta kepada Kami berarti dia telah sesat jalan.

{ فأنذرتكم } خوفتكم يا أهل مكة { نارا تلظى } بحذف إحدى التاءين من الأصل وقرئ بثبوتها أي تتوقد
14. (Maka Kami memperingatkan kalian) maksudnya Kami pertakuti kalian hai penduduk Mekah (dengan neraka yang menyala-nyala) asal kata Talazhzhaa adalah Tatalazhzhaa, kemudian salah satu di antara kedua huruf Ta dibuang, sehingga jadilah Talazhzhaa. Akan tetapi ada juga suatu qiraat yang membaca sesuai dengan huruf asalnya.

{ لا يصلاها } يدخلها { إلا الأشقى } بمعنى الشقي
15. (Tidak ada yang masuk ke dalamnya) atau memasukinya (kecuali orang yang celaka) sekalipun lafal Al-Asyqaa ini menunjukkan arti yang paling celaka, akan tetapi makna yang dimaksud ialah orang yang celaka.

{ الذي كذب } النبي { وتولى } عن الإيمان وهذا الحصر مؤول لقوله تعالى : { ويغفر ما دون ذلك لمن يشاء } فيكون المراد الصلي المؤبد
16. (Yang mendustakan) Nabi saw. (dan berpaling) dari iman. Pengecualian yang terdapat pada ayat sebelum ayat ini merupakan takwil dari makna yang terkandung di dalam ayat lainnya yaitu, firman-Nya, "dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya." (Q.S. An-Nisa, 48) Dengan demikian berarti makna yang dimaksud dengan masuk neraka pada ayat 15 tadi adalah masuk untuk selama-lamanya, yakni untuk menjadi penghuni yang abadi.

{ وسيجنبها } يبعد { الأتقى } بمعنى التقي
17. (Dan kelak akan dijauhkan dari neraka itu) dihindarkan daripadanya (orang yang bertakwa) demikian pula lafal Al-Atqaa, sekalipun menunjukkan makna Tafdhil, tetapi makna yang dimaksud adalah At-Taqiyyu, yakni orang yang bertakwa.

{ الذي يؤتي ماله يتزكى } متزكيا به عند الله تعالى بأن يخرجه لله تعالى لا رياء ولا سمعة فيكون زاكيا عند الله وهذا نزل في الصديق رضي الله عنه لما اشترى بلالا المعذب على إيمانه وأعتقه فقال الكفار : إنما فعل ذلك ليد كانت له عنده فنزلت
18. (Yang menafkahkan hartanya untuk membersihkannya) untuk membersihkannya di sisi Allah  seumpamanya dia mengeluarkannya bukan karena ria atau pamer dan gengsi, maka setelah itu harta yang dimilikinya menjadi bersih di sisi-Nya nanti. Ayat ini diturunkan berkenaan dengan Abu Bakar Ash-Shiddiq radhiallahu ‘anhu yaitu sewaktu ia membeli Bilal yang sedang disiksa oleh majikannya karena beriman. Setelah membelinya lalu langsung memerdekakannya. Pada saat itu juga orang-orang kafir mengatakan, bahwa tiada lain Abu Bakar melakukan hal tersebut karena ia telah berutang jasa kepadanya. Maka pada saat itu turunlah ayat ini.

{ وما لأحد عنده من نعمة تجزى }
19. (Padahal tidak ada seseorang pun memberikan suatu nikmat kepadanya yang harus dibalasnya,)

{ إلا } لكن فعل ذلك { ابتغاء وجه ربه الأعلى } أي طلب ثواب الله
20. (melainkan) tetapi hanya semata-mata (karena mencari keridaan Rabbnya Yang Maha Tinggi) artinya dia memberikan hartanya itu hanya karena mengharapkan pahala Allah.

{ ولسوف يرضى } بما يعطاه من الثواب في الجنة والآية تشمل من فعل مثل فعله رضي الله تعالى عنه فيبعد عن النار ويثاب
21. (Dan kelak Dia benar-benar mendapat kepuasan) dari pahala pemberiannya itu di surga nanti. Makna ayat ini mencakup pula setiap orang yang mengerjakan amal perbuatan seperti yang telah dilakukan oleh Abu Bakar radhiallahu ‘anhu Kelak dia akan dijauhkan dari neraka dan mendapatkan pahala yang berlimpah.

No comments:

Post a Comment

 
back to top