Tuesday, July 9, 2019

Surah Al-A'raaf - سورة الأعراف

0 Comments

Surah Al-A'raaf - سورة الأعراف

[7:1 - 7:100] - Ini adalah sebahagian dari keseluruhan surah. [Papar keseluruhan surah]



Bismillah Dengan nama Allah, Yang Maha Pemurah, lagi Maha Mengasihani.'

7:1
7_1 Alif, Laam, Miim, Saad.
(Al-A'raaf 7:1) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 151 - ١٥١

7:2
7_2 (Al-Quran ini) sebuah Kitab yang diturunkan kepadamu (wahai Muhammad dari Tuhanmu). Oleh itu, janganlah ada perasaan bimbang dalam dadamu mengenainya, supaya engkau memberi amaran dengan Al-Quran itu (kepada orang-orang yang ingkar), dan supaya menjadi peringatan bagi orang-orang yang beriman.
(Al-A'raaf 7:2) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 151 - ١٥١

7:3
7_3 (Katakanlah kepada mereka wahai Muhammad): "Turutlah apa yang telah diturunkan kepada kamu dari Tuhan kamu dan janganlah kamu menurut pemimpin-pemimpin yang lain dari Allah; (tetapi sayang) amatlah sedikit kamu mengambil peringatan".
(Al-A'raaf 7:3) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 151 - ١٥١

7:4
7_4 Dan berapa banyak negeri yang Kami binasakan, iaitu datang azab seksa Kami menimpa penduduknya pada malam hari, atau ketika mereka berehat pada tengah hari.
(Al-A'raaf 7:4) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 151 - ١٥١

7:5
7_5 Maka tidak ada yang mereka katakan ketika datangnya azab Kami kepada mereka, melainkan mereka (mengakui dengan) berkata: "Sebenarnya kami adalah orang-orang yang zalim".
(Al-A'raaf 7:5) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 151 - ١٥١

7:6
7_6 Maka sesungguhnya Kami (Allah) akan menyoal umat-umat yang telah diutuskan (Rasul-rasul) kepada mereka, dan sesungguhnya Kami akan menyoal juga Rasul-rasul itu.
(Al-A'raaf 7:6) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 151 - ١٥١

7:7
7_7 Kemudian sesungguhnya Kami akan ceritakan kepada mereka (Rasul-rasul dan umat-umatnya), dengan (berdasarkan) pengetahuan (yang meliputi akan apa yang mereka lakukan), dan sememangnya Kami tidak sekali-kali ghaib (bahkan sentiasa Mendengar, Melihat dan Mengetahui akan hal ehwal mereka).
(Al-A'raaf 7:7) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 151 - ١٥١

7:8
7_8 Dan timbangan amal pada hari itu adalah benar; maka sesiapa yang berat timbangan amalnya (yang baik), maka mereka itulah orang-orang yang berjaya.
(Al-A'raaf 7:8) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 151 - ١٥١

7:9
7_9 Dan sesiapa yang ringan timbangan amalnya (yang baik), maka mereka itulah orang-orang yang merugikan dirinya sendiri, dengan sebab mereka berlaku zalim terhadap ayat-ayat Kami (dengan meletakkannya pada bukan tempatnya).
(Al-A'raaf 7:9) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 151 - ١٥١

7:10
7_10 Dan sesungguhnya Kami telah menetapkan kamu (dan memberi kuasa) di bumi, dan Kami jadikan untuk kamu padanya (berbagai jalan) penghidupan (supaya kamu bersyukur, tetapi) amatlah sedikit kamu bersyukur.
(Al-A'raaf 7:10) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 151 - ١٥١

7:11
7_11 Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan kamu, lalu Kami membentuk rupa kamu, kemudian Kami berfirman kepada malaikat-malaikat: "Sujudlah kamu kepada Adam", lalu mereka sujud melainkan Iblis, ia tidaklah termasuk dalam golongan yang sujud.
(Al-A'raaf 7:11) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 151 - ١٥١

7:12
7_12 Allah berfirman: "Apakah penghalangnya yang menyekatmu daripada sujud ketika Aku perintahmu?" Iblis menjawab: "Aku lebih baik daripada Adam, Engkau (wahai Tuhan) jadikan daku dari api sedang dia Engkau jadikan dari tanah."
(Al-A'raaf 7:12) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 152 - ١٥٢

7:13
7_13 Allah berfirman: "Turunlah engkau dari Syurga ini, kerana tidak patut engkau berlaku sombong di dalamnya; oleh sebab itu keluarlah, sesungguhnya engkau dari golongan yang hina".
(Al-A'raaf 7:13) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 152 - ١٥٢

7:14
7_14 Iblis berkata: Berilah tempoh kepadaku hingga hari mereka dibangkitkan (hari kiamat)".
(Al-A'raaf 7:14) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 152 - ١٥٢

7:15
7_15 Allah berfirman: "Sesungguhnya engkau dari golongan yang diberi tempoh (ke suatu masa yang tertentu)".
(Al-A'raaf 7:15) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 152 - ١٥٢

7:16
7_16 Iblis berkata: "Oleh kerana Engkau (wahai Tuhan) menyebabkan daku tersesat (maka) demi sesungguhnya aku akan mengambil tempat menghalangi mereka (dari menjalani) jalanMu yang lurus;
(Al-A'raaf 7:16) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 152 - ١٥٢

7:17
7_17 "Kemudian aku datangi mereka, dari hadapan mereka serta dari belakang mereka, dan dari kanan mereka serta dari kiri mereka; dan Engkau tidak akan dapati kebanyakan mereka bersyukur".
(Al-A'raaf 7:17) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 152 - ١٥٢

7:18
7_18 Allah berfirman: "Keluarlah engkau dari Syurga sebagai makhluk yang terhina serta terusir. Sesungguhnya sesiapa di antara mereka yang menurutmu, tetaplah aku akan memenuhi neraka jahanam dengan (golongan) kamu (yang derhaka) semuanya;
(Al-A'raaf 7:18) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 152 - ١٥٢

7:19
7_19 "Dan wahai Adam! Tinggallah engkau dan isterimu di dalam Syurga serta makanlah dari makanannya sepuas-puasnya apa sahaja kamu berdua sukai, dan janganlah kamu hampiri pokok ini, (jika kamu menghampirinya) maka akan menjadilah kamu dari orang-orang yang zalim".
(Al-A'raaf 7:19) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 152 - ١٥٢

7:20
7_20 Setelah itu maka Syaitan membisikkan (hasutan) kepada mereka berdua supaya (dapatlah) ia menampakkan kepada mereka akan aurat mereka yang (sekian lama) tertutup dari (pandangan) mereka, sambil ia berkata: "Tidaklah Tuhan kamu melarang kamu daripada (menghampiri) pokok ini, melainkan (kerana Ia tidak suka) kamu berdua menjadi malaikat atau menjadi dari orang-orang yang kekal (selama-lamanya di dalam Syurga)".
(Al-A'raaf 7:20) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 152 - ١٥٢

7:21
7_21 Dan ia bersumpah kepada keduanya (dengan berkata): "Sesungguhnya aku adalah dari mereka yang memberi nasihat kepada kamu berdua".
(Al-A'raaf 7:21) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 152 - ١٥٢

7:22
7_22 Dengan sebab itu dapatlah ia menjatuhkan mereka berdua (ke dalam larangan) dengan tipu dayanya. Setelah mereka memakan (buah) pohon itu, terdedahlah kepada mereka berdua aurat masing-masing, dan mereka mulailah menutupnya dengan daun-daun (dari) Syurga. Serta Tuhan mereka menyeru mereka: "Bukankah Aku telah melarang kamu berdua dari pokok itu, dan Aku katakan kepada kamu, bahawa Syaitan itu adalah musuh kamu yang nyata?"
(Al-A'raaf 7:22) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 152 - ١٥٢

7:23
7_23 Mereka berdua merayu: "Wahai Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan kalau Engkau tidak mengampunkan kami dan memberi rahmat kepada kami, nescaya menjadilah kami dari orang-orang yang rugi".
(Al-A'raaf 7:23) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 153 - ١٥٣

7:24
7_24 Allah berfirman: "Turunlah kamu semuanya, dengan keadaan setengah kamu menjadi musuh bagi setengahnya yang lain, dan bagi kamu disediakan tempat kediaman di bumi, dan juga diberi kesenangan hingga ke suatu ketika (mati)".
(Al-A'raaf 7:24) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 153 - ١٥٣

7:25
7_25 Allah berfirman lagi: "Di bumi itu kamu hidup dan situ juga kamu mati, dan daripadanya pula kamu akan dikeluarkan (dibangkitkan hidup semula pada hari kiamat)".
(Al-A'raaf 7:25) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 153 - ١٥٣

7:26
7_26 Wahai anak-anak Adam! Sesungguhnya Kami telah menurunkan kepada kamu (bahan-bahan untuk) pakaian menutup aurat kamu, dan pakaian perhiasan; dan pakaian yang berupa taqwa itulah yang sebaik-baiknya. Yang demikian itu adalah dari tanda-tanda (limpah kurnia) Allah (dan rahmatNya kepada hamba-hambaNya) supaya mereka mengenangnya (dan bersyukur).
(Al-A'raaf 7:26) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 153 - ١٥٣

7:27
7_27 Wahai anak-anak Adam! Janganlah kamu diperdayakan oleh Syaitan sebagaimana ia telah mengeluarkan kedua ibu bapa kamu dari Syurga, sambil ia menyebabkan terlucutnya pakaian mereka berdua untuk memperlihatkan kepada mereka: aurat mereka (yang sebelum itu tertutup). Sesungguhnya Syaitan dan kaumnya melihat kamu dengan keadaan yang kamu tidak dapat melihat mereka. Sesungguhnya Kami telah menjadikan Syaitan-syaitan itu teman rapat bagi orang-orang yang tidak beriman.
(Al-A'raaf 7:27) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 153 - ١٥٣

7:28
7_28 Dan (orang-orang yang tidak beriman itu) apabila mereka melakukan sesuatu perbuatan yang keji, mereka berkata: "Kami dapati datuk nenek kami mengerjakannya, dan Allah perintahkan kami mengerjakannya". Katakanlah (wahai Muhammad): "Sesungguhnya Allah tidak sekali-kali menyuruh mengerjakan perbuatan yang keji. Patutkah kamu mengatakan terhadap Allah apa yang kamu tidak mengetahuinya?"
(Al-A'raaf 7:28) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 153 - ١٥٣

7:29
7_29 Katakanlah: "Tuhanku menyuruh berlaku adil (pada segala perkara), dan (menyuruh supaya kamu) hadapkan muka (dan hati) kamu (kepada Allah) dengan betul pada tiap-tiap kali mengerjakan sembahyang, dan beribadatlah dengan mengikhlaskan amal agama kamu kepadaNya semata-mata; (kerana) sebagaimana Ia telah menjadikan kamu pada mulanya, (demikian pula) kamu akan kembali (kepadaNya).
(Al-A'raaf 7:29) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 153 - ١٥٣

7:30
7_30 Sebahagian (dari umat manusia) diberi hidayah petunjuk oleh Allah (dengan diberi taufiq untuk beriman dan beramal soleh); dan sebahagian lagi (yang ingkar) berhaklah mereka ditimpa kesesatan (dengan pilihan mereka sendiri), kerana sesungguhnya mereka telah menjadikan Syaitan-syaitan itu pemimpin-pemimpin (yang ditaati) selain Allah. Serta mereka pula menyangka, bahawa mereka berada dalam petunjuk hidayah.
(Al-A'raaf 7:30) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 153 - ١٥٣

7:31
7_31 Wahai anak-anak Adam! Pakailah pakaian kamu yang indah berhias pada tiap-tiap kali kamu ke tempat ibadat (atau mengerjakan sembahyang), dan makanlah serta minumlah, dan jangan pula kamu melampau; sesungguhnya Allah tidak suka akan orang-orang yang melampaui batas.
(Al-A'raaf 7:31) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 154 - ١٥٤

7:32
7_32 Katakanlah (wahai Muhammad): "Siapakah yang (berani) mengharamkan perhiasan Allah yang telah dikeluarkanNya untuk hamba-hambaNya, dan demikian juga benda-benda yang baik lagi halal dari rezeki yang dikurniakanNya?" Katakanlah: "Semuanya itu ialah (nikmat-nikmat) untuk orang-orang yang beriman (dan juga yang tidak beriman) dalam kehidupan dunia; (nikmat-nikmat itu pula) hanya tertentu (bagi orang-orang yang beriman sahaja) pada hari kiamat". Demikianlah Kami jelaskan ayat-ayat keterangan Kami satu persatu bagi orang-orang yang (mahu) mengetahui.
(Al-A'raaf 7:32) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 154 - ١٥٤

7:33
7_33 Katakanlah: "Sesungguhnya Tuhanku hanya mengharamkan perbuatan-perbuatan yang keji, sama ada yang nyata atau yang tersembunyi; dan perbuatan dosa; dan perbuatan menceroboh dengan tidak ada alasan yang benar; dan (diharamkanNya) kamu mempersekutukan sesuatu dengan Allah sedang Allah tidak menurunkan sebarang bukti (yang membenarkannya); dan (diharamkanNya) kamu memperkatakan terhadap Allah sesuatu yang kamu tidak mengetahuinya.
(Al-A'raaf 7:33) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 154 - ١٥٤

7:34
7_34 Dan bagi tiap-tiap umat ada tempoh (yang telah ditetapkan); maka apabila datang tempohnya, tidak dapat mereka dikemudiankan walau sesaatpun, dan tidak dapat pula mereka didahulukan.
(Al-A'raaf 7:34) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 154 - ١٥٤

7:35
7_35 Wahai anak-anak Adam! Jika datang kepada kamu Rasul-rasul dari kalangan kamu yang menceritakan kepada kamu ayat-ayat (perintah) Ku, maka sesiapa yang bertaqwa dan memperbaiki amalnya, tidak ada kebimbangan (dari berlakunya kejadian yang tidak baik) terhadap mereka, dan mereka pula tidak akan berdukacita.
(Al-A'raaf 7:35) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 154 - ١٥٤

7:36
7_36 Dan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat (perintah) Kami dan yang angkuh (merasa dirinya lebih) daripada mematuhinya, merekalah ahli neraka, mereka kekal di dalamnya.
(Al-A'raaf 7:36) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 154 - ١٥٤

7:37
7_37 Maka tidak ada yang lebih zalim daripada orang yang berdusta terhadap Allah atau yang mendustakan ayat-ayatNya. Orang-orang itu akan mendapat bahagian mereka (di dunia) dari apa yang telah tersurat (bagi mereka), hingga apabila datang kepada mereka utusan-utusan Kami (malaikat) yang mengambil nyawa mereka, bertanyalah malaikat itu (kepada mereka): "Manakah (makhluk-makhluk dan benda-benda) yang kamu sembah selain Allah?" Mereka menjawab: "Semuanya itu telah hilang lenyap daripada kami", dan mereKa pula menjadi saksi terhadap diri mereka sendiri, bahawa mereka adalah orang-orang yang ingkar.
(Al-A'raaf 7:37) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 154 - ١٥٤

7:38
7_38 Allah berfirman: "Masuklah kamu ke dalam neraka bersama-sama umat-umat yang terdahulu daripada kamu, dari jin dan manusia. Tiap-tiap satu umat yang masuk, mengutuk akan saudaranya (golongannya sendiri); hingga apabila mereka semua berhimpun di dalamnya, berkatalah golongan yang akhir mengenai golongan yang pertama di antara mereka: "Wahai Tuhan kami, mereka inilah yang telah menyesatkan kami; oleh itu berilah kepada mereka azab seksa yang berlipat ganda dari (azab) neraka". Allah berfirman: "Kamu masing-masing disediakan (azab seksa) yang berlipat ganda tetapi kamu tidak mengetahui".
(Al-A'raaf 7:38) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 155 - ١٥٥

7:39
7_39 Dan berkatalah golongan pertama (ketua-ketua), di antara mereka, kepada golongan yang akhir (pengikut-pengikutnya): "(Jika demikianlah hukuman Tuhan), maka tidak ada bagi kamu sebarang kelebihan atas kami". (Allah berfirman): "Oleh itu rasalah kamu azab seksa disebabkan apa yang kamu telah usahakan".
(Al-A'raaf 7:39) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 155 - ١٥٥

7:40
7_40 Sesungguhnya orang-orang yang mendustakan ayat-ayat (perintah) Kami dan yang angkuh (merasa dirinya lebih) daripada mematuhinya, tidak sekali-kali akan dibukakan bagi mereka pintu-pintu langit dan mereka tidak akan masuk Syurga sehingga unta masuk di lubang jarum dan demikianlah Kami membalas orang-orang yang melakukan kesalahan.
(Al-A'raaf 7:40) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 155 - ١٥٥

7:41
7_41 Disediakan untuk mereka hamparan-hamparan dari api neraka, dan di atas mereka lapisan-lapisan penutup (dari api neraka) dan demikianlah Kami membalas orang-orang yang zalim (disebabkan keingkarannya).
(Al-A'raaf 7:41) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 155 - ١٥٥

7:42
7_42 Dan orang-orang yang beriman serta beramal soleh - (dengan tidak menjadi keberatan kepada mereka, kerana) Kami tidak memberati diri seseorang (dengan kewajipan) melainkan sekadar yang terdaya olehnya, - merekalah ahli Syurga, mereka kekal di dalamnya.
(Al-A'raaf 7:42) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 155 - ١٥٥

7:43
7_43 Dan Kami cabutkan segala dendam dan hasad dengki dari hati mereka, (di dalam Syurga) yang mengalir beberapa sungai di bawah (tempat) masing-masing, dan mereka pula bersyukur dengan berkata: "Segala puji tertentu bagi Allah yang telah memberi hidayah petunjuk untuk (mendapat nikmat-nikmat) ini, padahal Kami tidak sekali-kali akan memperoleh petunjuk kalau Allah tidak memimpin kami (dengan taufiqNya); sesungguhnya telah datang Rasul-rasul Tuhan kami dengan membawa kebenaran". Dan mereka diseru: "Itulah Syurga yang diberikan kamu mewarisinya dengan sebab apa yang kamu telah kerjakan".
(Al-A'raaf 7:43) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 155 - ١٥٥

7:44
7_44 Dan (apabila ahli-ahli Syurga itu berada di tempat masing-masing), berserulah mereka kepada ahli neraka dengan berkata: "Sesungguhnya kami telah dapati apa yang telah dijanjikan kepada kami oleh Tuhan kami, semuanya betul. Maka adakah kamu juga telah dapati apa yang telah dijanjikan oleh Tuhan kamu itu semuanya betul?". Mereka menjawab: "Benar ada". Kemudian berserulah penyeru (malaikat) di antara mereka (kedua-dua puak itu) menyatakan: "Bahawa laknat Allah tertimpa ke atas orang-orang yang zalim".
(Al-A'raaf 7:44) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 156 - ١٥٦

7:45
7_45 Iaitu mereka yang menghalang (dirinya sendiri dan juga orang lain) dari menurut jalan Allah, dan mencari helah menjadikan jalan itu bengkok terpesong, sedang mereka pula tidak percayakan hari akhirat.
(Al-A'raaf 7:45) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 156 - ١٥٦

7:46
7_46 Dan di antara keduanya (Syurga dan neraka) ada tembok "Al-A'raaf "(yang menjadi) pendinding, dan di atas tembok Al-A'raaf itu ada sebilangan orang-orang lelaki yang mengenal tiap-tiap seorang (dari ahli-ahli Syurga dan neraka) itu, dengan tanda masing-masing. Dan mereka pun menyeru ahli Syurga (dengan memberi salam, katanya): "Salaamun Alaikum" (salam sejahtera kepada kamu). Sedang mereka, sendiri belum lagi masuk Syurga, padahal mereka ingin sangat memasukinya.
(Al-A'raaf 7:46) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 156 - ١٥٦

7:47
7_47 Dan apabila dialihkan pandangan mereka ke arah ahli neraka, mereka (berdoa dengan) berkata: "Wahai Tuhan kami! Janganlah Engkau jadikan kami bersama orang-orang yang zalim".
(Al-A'raaf 7:47) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 156 - ١٥٦

7:48
7_48 Dan orang-orang yang berada di atas tembok Al-A'raaf menyeru beberapa orang (Ketua kaum kafir) yang mereka kenal dengan tandanya, dengan berkata: "Nampaknya kumpulan kamu yang ramai (atau kekayaan kamu yang besar) dan juga segala apa yang kamu sombongkan dahulu - tidak dapat menolong kamu".
(Al-A'raaf 7:48) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 156 - ١٥٦

7:49
7_49 (Mereka bertanya pula kepada Ketua-ketua kaum kafir itu dengan berkata): "Itukah orang-orang yang kamu ejek-ejek dahulu dan kamu bersumpah bahawa mereka tidak akan beroleh rahmat dari Allah? (Sekarang dikatakan kepada mereka): ` Masuklah kamu ke dalam Syurga, tidak ada kebimbangan (dari berlakunya sesuatu yang tidak baik) terhadap kamu, dan kamu pula tidak akan berdukacita. ' "
(Al-A'raaf 7:49) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 156 - ١٥٦

7:50
7_50 Dan (Tuhan menerangkan pula kehinaan ahli neraka dengan firmannya): ahli neraka menyeru ahli Syurga (dengan berkata): "Limpahkanlah kepada kami sedikit dari air atau dari rezeki (makanan) yang telah dikurniakan Allah kepada kamu". Mereka (ahli Syurga) menjawab: "Sesungguhnya Allah telah haramkan kedua-duanya atas orang-orang kafir".
(Al-A'raaf 7:50) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 156 - ١٥٦

7:51
7_51 (Tuhan berfirman: Orang-orang kafir itu ialah) orang-orang yang menjadikan perkara-perkara agama mereka sebagai hiburan yang melalaikan dan permainan, dan orang-orang yang telah terpedaya dengan kehidupan dunia (segala kemewahannya dan kelazatannya). Oleh itu, pada hari ini (hari kiamat), Kami lupakan (tidak hiraukan) mereka sebagaimana mereka telah lupa (tidak hiraukan persiapan-persipan untuk) menemui hari mereka ini, dan juga kerana mereka selalu mengingkari ayat-ayat keterangan Kami.
(Al-A'raaf 7:51) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 156 - ١٥٦

7:52
7_52 Dan sesungguhnya Kami telah datangkan kepada mereka, sebuah Kitab (Al-Quran) yang Kami telah menjelaskannya satu persatu berdasarkan pengetahuan (Kami yang meliputi segala-galanya), untuk menjadi hidayah petunjuk dan rahmat, bagi orang-orang yang (mahu) beriman.
(Al-A'raaf 7:52) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 157 - ١٥٧

7:53
7_53 Tidak ada perkara yang mereka tunggu-tunggukan melainkan akibat atau kesudahan (apa yang telah dijanjikan oleh Allah di dalam Al-Quran), pada hari datangnya apa yang telah dijanjikan dalam Al-Quran itu (pada hari kiamat kelak), berkatalah orang-orang yang telah melupakannya (yang tidak menghiraukannya dalam dunia) dahulu: "Sesungguhnya telah datang Rasul-rasul Tuhan kami dengan membawa kebenaran, maka adakah untuk kami pemberi syafaat supaya mereka memberi syafaat bagi kami atau (bolehkah) kami dikembalikan (ke dunia) supaya kami dapat beramal, lain daripada apa yang kami telah kerjakan?" Sesungguhnya mereka telah merugikan diri mereka sendiri, dan telah lenyaplah dari mereka perkara-perkara yang mereka ada-adakan dahulu.
(Al-A'raaf 7:53) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 157 - ١٥٧

7:54
7_54 Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah yang menciptakan langit dan bumi dalam enam masa lalu Ia bersemayam di atas Arasy; Ia melindungi malam dengan siang yang mengiringinya dengan deras (silih berganti) dan (Ia pula yang menciptakan) matahari dan bulan serta bintang-bintang, (semuanya) tunduk kepada perintahNya. Ingatlah, kepada Allah jualah tertentu urusan menciptakan (sekalian makhluk) dan urusan pemerintahan. Maha Suci Allah yang mencipta dan mentadbirkan sekalian alam.
(Al-A'raaf 7:54) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 157 - ١٥٧

7:55
7_55 Berdoalah kepada Tuhan kamu dengan merendah diri dan (dengan suara) perlahan-lahan. Sesungguhnya Allah tidak suka kepada orang-orang yang melampaui batas.
(Al-A'raaf 7:55) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 157 - ١٥٧

7:56
7_56 Dan janganlah kamu berbuat kerosakan di bumi sesudah Allah menyediakan segala yang membawa kebaikan padanya, dan berdoalah kepadaNya dengan perasaan bimbang (kalau-kalau tidak diterima) dan juga dengan perasaan terlalu mengharapkan (supaya makbul). Sesungguhnya rahmat Allah itu dekat kepada orang-orang yang memperbaiki amalannya.
(Al-A'raaf 7:56) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 157 - ١٥٧

7:57
7_57 Dan Dia lah (Allah) yang menghantarkan angin sebagai pembawa berita yang mengembirakan sebelum kedatangan rahmatnya (iaitu hujan), hingga apabila angin itu membawa awan mendung, Kami halakan dia ke negeri yang mati (ke daerah yang kering kontang), lalu Kami turunkan hujan dengan awan itu, kemudian Kami keluarkan dengan air hujan itu berbagai-bagai jenis buah-buahan. Demikianlah pula Kami mengeluarkan (menghidupkan semula) orang-orang yang telah mati, supaya kamu beringat (mengambil pelajaran daripadanya).
(Al-A'raaf 7:57) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 157 - ١٥٧

7:58
7_58 Dan negeri yang baik (tanahnya), tanaman-tanamannya tumbuh (subur) dengan izin Allah; dan negeri yang tidak baik (tanahnya) tidak tumbuh tanamannya melainkan dengan keadaan bantut. Demikianlah Kami menerangkan tanda-tanda (kemurahan dan kekuasaan) Kami dengan berbagai cara bagi orang-orang yang (mahu) bersyukur.
(Al-A'raaf 7:58) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 158 - ١٥٨

7:59
7_59 Sesungguhnya Kami telah mengutuskan Nabi Nuh kepada kaumnya, lalu berkatalah ia: "Wahai kaumku! Sembahlah kamu akan Allah, (sebenarnya) tidak ada Tuhan bagi kamu selain daripadaNya. Sesungguhnya aku bimbang, kamu akan ditimpa azab hari yang besar (hari kiamat)"
(Al-A'raaf 7:59) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 158 - ١٥٨

7:60
7_60 Ketua-ketua dari kaumnya berkata: "Sesungguhnya kami nampakmu (wahai Nuh) berada dalam kesesatan yang nyata".
(Al-A'raaf 7:60) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 158 - ١٥٨

7:61
7_61 Nabi Nuh menjawab: "Wahai KaumKu! Tidak ada padaku sebarang kesesatan, tetapi aku adalah seorang Rasul dari Tuhan sekalian alam.
(Al-A'raaf 7:61) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 158 - ١٥٨

7:62
7_62 "(Tugasku) menyampaikan kepada kamu perintah-perintah yang (diutuskan oleh) Tuhanku, serta aku memberi nasihat kepada kamu, sedang aku mengetahui (melalui wahyu) dari Allah akan apa yang kamu tidak mengetahuinya.
(Al-A'raaf 7:62) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 158 - ١٥٨

7:63
7_63 "Adakah kamu merasa ragu-ragu dan hairan tentang datangnya kepada kamu nasihat pengajaran dari Tuhan kamu melalui seorang lelaki dari golongan kamu, untuk memberi peringatan kepada kamu, dan supaya kamu bertaqwa dan juga supaya kamu beroleh rahmat?".
(Al-A'raaf 7:63) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 158 - ١٥٨

7:64
7_64 Mereka terus mendustakannya, lalu Kami selamatkan dia dan orang-orang yang bersamanya di dalam bahtera, dan Kami karamkan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat kami. Sesungguhnya mereka adalah kaum yang buta (matahatinya daripada melihat kebenaran)
(Al-A'raaf 7:64) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 158 - ١٥٨

7:65
7_65 Dan kepada kaum Aad, (Kami utuskan) saudara mereka: Nabi Hud. Ia berkata: "Wahai kaumku! Sembahlah kamu akan Allah, (sebenarnya) tidak ada Tuhan bagi kamu selain daripadaNya. Oleh itu, tidakkah kamu mahu bertaqwa kepadaNya? "
(Al-A'raaf 7:65) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 158 - ١٥٨

7:66
7_66 Ketua-ketua yang kafir dari kaumnya berkata: "Sesungguhnya kami (wahai Hud) nampakmu berada dalam kebodohan, dan sesungguhnya kami fikir engkau adalah dari orang-orang yang berdusta".
(Al-A'raaf 7:66) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 158 - ١٥٨

7:67
7_67 Nabi Hud menjawab: "Wahai kaumku! Tidak ada padaku sebarang kebodohan, tetapi aku adalah seorang Rasul dari Tuhan sekalian alam.
(Al-A'raaf 7:67) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 158 - ١٥٨

7:68
7_68 "(Tugasku) menyampaikan kepada kamu akan perintah-perintah (yang diutuskan oleh) Tuhanku, dan aku adalah pemberi nasihat yang amanah, bagi kamu.
(Al-A'raaf 7:68) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 159 - ١٥٩

7:69
7_69 "Adakah kamu merasa ragu-ragu dan hairan tentang datangnya kepada kamu nasihat pengajaran dari Tuhan kamu, melalui seorang lelaki dari golongan kamu, untuk memberi peringatan kepada kamu? Dan kenanglah ketika Allah menjadikan kamu khalifah-khalifah sesudah kaum Nabi Nuh, dan Allah telah menambahkan kamu kelebihan (dan kekuatan) pada bentuk kejadian tubuh kamu. Maka kenanglah akan nikmat-nikmat Allah supaya kamu berjaya".
(Al-A'raaf 7:69) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 159 - ١٥٩

7:70
7_70 Mereka berkata: "Adakah engkau datang kepada kami supaya kami hanya menyembah Allah semata-mata, dan meninggalkan apa yang pernah disembah oleh datuk nenek kami? (Kami tidak akan menurut) maka datangkanlah azab yang engkau janjikan kepada kami, jika betul engkau dari orang-orang yang benar".
(Al-A'raaf 7:70) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 159 - ١٥٩

7:71
7_71 Nabi Hud menjawab: "Sesungguhnya telah tetaplah kamu akan ditimpa azab dan kemurkaan dari Tuhan kamu. Adakah kamu hendak berbahas denganku mengenai nama-nama yang hanya kamu dan nenek moyang kamu menamakannya, sedang Allah tidak sekali-kali menurunkan sebarang bukti yang membenarkannya? Maka tunggulah (kedatangan azab itu), sesungguhnya aku juga dari orang-orang yang turut menunggu bersama-sama kamu".
(Al-A'raaf 7:71) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 159 - ١٥٩

7:72
7_72 Maka Kami selamatkan dia dan orang-orang yang bersamanya, dengan rahmat dari Kami, dan Kami (binasakan serta) putuskan keturunan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami, dan mereka bukanlah orang-orang yang beriman.
(Al-A'raaf 7:72) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 159 - ١٥٩

7:73
7_73 Dan kepada kaum Thamud (Kami utuskan) saudara mereka: Nabi Soleh. Ia berkata: "Wahai kaumku! Sembahlah kamu akan Allah, (sebenarnya) tiada Tuhan bagi kamu selain daripadaNya. Sesungguhnya telah datang kepada kamu keterangan yang nyata (mukjizat) dari Tuhan kamu; ini adalah seekor unta betina (dari) Allah sebagai keterangan bagi kamu (membuktikan kebenaranku). Oleh itu, biarkanlah unta itu mencari makan di bumi Allah, dan janganlah kamu menyentuhnya dengan sesuatu yang menyakitinya; (kalau kamu menyentuhnya) maka kamu akan ditimpa azab seksa yang tidak terperi sakitnya.
(Al-A'raaf 7:73) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 159 - ١٥٩

7:74
7_74 "Dan kenanglah ketika Allah menjadikan kamu khalifah-khalifah sesudah kaum Aad, dan di tempatkannya kamu di bumi, (dengan diberi kemudahan) untuk kamu mendirikan istana-istana di tanahnya yang rata, dan kamu memahat gunung-ganangnya untuk dijadikan rumah. Maka kenangkanlah nikmat-nikmat Allah itu dan janganlah kamu bermaharajalela melakukan kerosakan di muka bumi".
(Al-A'raaf 7:74) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 160 - ١٦٠

7:75
7_75 Ketua-ketua yang sombong takbur dari kaumnya berkata kepada orang-orang yang dipandang lemah iaitu orang-orang yang telah beriman di antara mereka: "Tahukah kamu bahawa Soleh itu diutus dari Tuhannya?" Mereka menjawab: "Sesungguhnya kami beriman kepada apa yang ia diutus untuk menyampaikannya".
(Al-A'raaf 7:75) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 160 - ١٦٠

7:76
7_76 Orang-orang yang sombong takbur itu berkata: "Sesungguhnya kami tetap ingkar akan orang yang kamu beriman kepadanya".
(Al-A'raaf 7:76) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 160 - ١٦٠

7:77
7_77 Maka mereka pun menyembelih unta itu, dan mereka menderhaka terhadap perintah Tuhan mereka, sambil berkata: "Hai Soleh! Datangkanlah azab yang engkau telah janjikan kepada kami, jika betul engkau dari Rasul-rasul yang diutus (oleh Allah)".
(Al-A'raaf 7:77) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 160 - ١٦٠

7:78
7_78 Oleh itu, mereka pun dibinasakan oleh gempa bumi, lalu menjadilah mereka mayat-mayat yang tersungkur di tempat tinggal masing-masing.
(Al-A'raaf 7:78) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 160 - ١٦٠

7:79
7_79 Maka Nabi Soleh pun meninggalkan mereka sambil berkata: "Wahai kaumku! Aku telah menyampaikan kepada kamu perutusan Tuhanku, dan aku telah memberi nasihat kepada kamu, tetapi kamu tidak suka kepada orang-orang yang memberi nasihat".
(Al-A'raaf 7:79) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 160 - ١٦٠

7:80
7_80 Dan Nabi Lut juga (Kami utuskan). Ingatlah ketika ia berkata kepada kaumnya: "Patutkah kamu melakukan perbuatan yang keji, yang tidak pernah dilakukan oleh seorang pun dari penduduk alam ini sebelum kamu?
(Al-A'raaf 7:80) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 160 - ١٦٠

7:81
7_81 "Sesungguhnya kamu mendatangi lelaki untuk memuaskan nafsu syahwat kamu dengan meninggalkan perempuan, bahkan kamu ini adalah kaum yang melampaui batas".
(Al-A'raaf 7:81) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 160 - ١٦٠

7:82
7_82 Dan tidak ada jawab dari kaumnya selain daripada berkata: "Usirlah mereka (Nabi Lut dan pengikut-pengikutnya yang taat) dari bandar kamu ini, sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang (mendakwa) mensucikan diri".
(Al-A'raaf 7:82) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 161 - ١٦١

7:83
7_83 Maka Kami selamatkan dia dan keluarganya (serta pengikut-pengikutnya) melainkan isterinya, adalah ia dari orang-orang yang dibinasakan.
(Al-A'raaf 7:83) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 161 - ١٦١

7:84
7_84 Dan Kami telah menghujani mereka dengan hujan (batu yang membinasakan). Oleh itu, lihatlah, bagaimana akibat orang-orang yang melakukan kesalahan.
(Al-A'raaf 7:84) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 161 - ١٦١

7:85
7_85 Dan kepada penduduk Madyan (Kami utuskan) saudara mereka Nabi Syuaib. Ia berkata: "Wahai kaum sembahlah kamu akan Allah, (sebenarnya) tiada Tuhan bagi kamu selain daripadaNya. Sesungguhnya telah datang kepada kamu keterangan yang nyata dari Tuhan kamu. Oleh itu, sempurnakanlah sukatan dan timbangan, dan janganlah kamu kurangkan bagi manusia akan benda-benda dan perkara-perkara yang menjadi haknya; dan janganlah kamu berbuat kerosakan di muka bumi sesudah Allah menjadikannya (makmur teratur) dengan sebaik-baiknya. Yang demikian itu lebih baik bagi kamu jika betul kamu orang-orang yang beriman.
(Al-A'raaf 7:85) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 161 - ١٦١

7:86
7_86 "Dan janganlah kamu duduk pada tiap-tiap jalan lalu-lalang, dengan menakut-nakutkan dan menghalangi orang-orang yang beriman dari melalui jalan Allah, dan kamu pula menghendaki supaya jalan Allah itu bengkok terpesong. Dan ingatlah semasa kamu dahulu sedikit bilangannya lalu Allah menjadikan kamu kembang ramai, serta perhatikanlah bagaimana akibat orang-orang yang berbuat kerosakan.
(Al-A'raaf 7:86) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 161 - ١٦١

7:87
7_87 "Dan jika ada segolongan dari kamu beriman kepada wahyu (perintah-perintah Allah) yang aku telah diutuskan untuk menyampaikannya, dan segolongan lagi tidak beriman, maka sabarlah sehingga Allah menjalankan hukumNya di antara kita semua, dan Dia lah jua sebaik-baik hakim".
(Al-A'raaf 7:87) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 161 - ١٦١

7:88
7_88 Ketua-ketua yang sombong takbur dari kaum Nabi Syuaib berkata: "Sesungguhnya kami akan mengusirmu wahai Syuaib dan orang-orang yang beriman yang menjadi pengikut-pengikutmu dari negeri kami ini, atau kamu berpindah kepada agama kami". Nabi Syuaib menjawab: "Adakah (kamu hendak melakukan yang demikian) sekalipun kami tidak menyukainya?
(Al-A'raaf 7:88) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 162 - ١٦٢

7:89
7_89 "Sesungguhnya (bermakna) kami berdusta terhadap Allah, jika kami berpindah kepada agama kamu sesudah Allah menyelamatkan kami daripadanya. Dan tidaklah harus kami berpindah kepadanya sama sekali, kecuali jika Allah Tuhan kami, menghendakinya. Pengetahuan Tuhan kami meliputi akan tiap-tiap sesuatu. Kepada Allah jualah kami bertawakal. Wahai Tuhan kami, hukumkanlah antara kami dan kaum kami dengan kebenaran (keadilan), kerana Engkau jualah sebaik-baik Hakim".
(Al-A'raaf 7:89) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 162 - ١٦٢

7:90
7_90 Dan berkatalah pula Ketua-ketua yang kafir dari kaum Nabi Syuaib (kepada orang ramai): "Sesungguhnya jika kamu mengikut Syuaib nescaya kamu dengan perbuatan yang demikian menjadilah orang-orang yang rugi".
(Al-A'raaf 7:90) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 162 - ١٦٢

7:91
7_91 Maka mereka dibinasakan oleh gempa, lalu menjadilah mereka mayat-mayat yang tersungkur di tempat masing-masing.
(Al-A'raaf 7:91) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 162 - ١٦٢

7:92
7_92 Orang-orang yang mendustakan Nabi Syuaib (punah-ranah) seolah-olah mereka tidak pernah mendiami negeri itu. Orang-orang yang mendustakan Nabi Syuaib, merekalah orang-orang yang rugi.
(Al-A'raaf 7:92) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 162 - ١٦٢

7:93
7_93 Kemudian Nabi Syuaib meninggalkan mereka sambil berkata: "Wahai kaumku! Sesungguhnya aku telah menyampaikan kepada kamu perintah-perintah Tuhanku, dan aku telah memberi nasihat kepada kamu. Oleh itu, tidaklah aku merasa sedih terhadap orang-orang kafir (yang telah binasa itu)".
(Al-A'raaf 7:93) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 162 - ١٦٢

7:94
7_94 Dan (Tuhan berfirman): Kami tidak mengutus dalam sesebuah negeri seorang Nabi (yang didustakan oleh penduduknya), melainkan Kami timpakan mereka dengan kesusahan (kesempitan hidup) dan penderitaan (penyakit), supaya mereka tunduk merendah diri (insaf dan tidak berlaku sombong takbur).
(Al-A'raaf 7:94) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 162 - ١٦٢

7:95
7_95 Setelah (mereka tidak juga insaf) Kami gantikan kesusahan itu dengan kesenangan hingga mereka kembang biak (serta senang-lenang) dan berkata (dengan angkuhnya): "Sesungguhnya nenek moyang kita juga pernah merasai kesusahan dan kesenangan (sebagaimana yang kita rasakan)". Lalu Kami timpakan mereka (dengan azab seksa) secara mengejut, dan mereka tidak menyedarinya.
(Al-A'raaf 7:95) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 162 - ١٦٢

7:96
7_96 Dan (Tuhan berfirman lagi): Sekiranya penduduk negeri itu, beriman serta bertaqwa, tentulah Kami akan membuka kepada mereka (pintu pengurniaan) yang melimpah-limpah berkatnya, dari langit dan bumi. Tetapi mereka mendustakan (Rasul Kami), lalu Kami timpakan mereka dengan azab seksa disebabkan apa yang mereka telah usahakan.
(Al-A'raaf 7:96) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 163 - ١٦٣

7:97
7_97 Patutkah penduduk negeri negeri itu (bersedap hati) serta merasa aman daripada kedatangan azab Kami kepada mereka pada malam hari, semasa mereka sedang tidur?
(Al-A'raaf 7:97) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 163 - ١٦٣

7:98
7_98 Atau patutkah penduduk negeri negeri itu (bersedap hati) serta merasa aman daripada kedatangan azab Kami kepada mereka pada siang hari, semasa mereka sedang leka bermain-main?
(Al-A'raaf 7:98) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 163 - ١٦٣

7:99
7_99 Patutkah mereka (bersukaria) sehingga mereka merasa aman akan rancangan buruk (balasan azab) yang diatur oleh Allah? Kerana sebenarnya tidak ada yang merasa aman dari rancangan buruk (balasan azab) yang diatur oleh Allah itu melainkan orang-orang yang rugi.
(Al-A'raaf 7:99) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 163 - ١٦٣

7:100
7_100 Adakah (yang demikian itu tersembunyi dan) tidak jelas kepada orang-orang yang mewarisi negeri itu sesudah penduduknya (hilang lenyap kerana ditimpa bencana), bahawa kalau Kami kehendaki tentulah Kami akan menimpakan mereka pula dengan azab disebabkan dosa-dosa mereka, dan Kami meteraikan di atas hati mereka sehingga mereka tidak dapat mendengar (nasihat-nasihat pengajaran)?
(Al-A'raaf 7:100) | <Embed> | English Translation | Tambah Nota | Bookmark | Muka Surat 163 - ١٦٣


Al-A'raaf (Ayat 1-20)



{ المص } الله أعلم بمراده بذلك.
001. (Alif laam miim shaad) hanya Allahlah yang mengetahui apa yang dimaksud dengannya.
هذا { كتاب أُنزِلَ إِلَيْكَ } خطاب للنبي صلى الله عليه وسلم { فَلاَ يَكُن فِى صَدْرِكَ حَرَجٌ } ضِيق { مِنْهُ } أن تبلغه مخافة أن تكذَّب { لّتُنذِرَ } متعلق ب ( أُنزل ) : أي للإِنذار { بِهِ وذكرى } تذكرة { لِلْمُؤْمِنِينَ } به.
002. Ini adalah (kitab yang diturunkan kepadamu) khithab atau pembicaraan ayat ini ditujukan kepada Nabi saw. (maka janganlah ada kesempitan di dalam dadamu) kerumitan (karenanya) sewaktu engkau akan menyampaikannya karena merasa khawatir akan didustakan (supaya kamu memberi peringatan) berkaitan dengan lafal unzila, artinya supaya engkau memperingatkan (dengan kitab itu dan menjadi pelajaran) yaitu bahan pengingat (bagi orang-orang yang beriman) kepada kitab itu.
قل لهم { اتبعوا مَا أُنزِلَ إِلَيْكُم مّن رَّبِّكُمْ } أي القرآن { وَلاَ تَتَّبِعُواْ } تتخذوا { مِن دُونِهِ } أي الله : أي غيره { أَوْلِيَآءَ } تطيعونهم في معصيته تعالى { قَلِيلاً مَّا تَذَكَّرُونَ } بالتاء والياء ، تتعظون ، وفيه إدغام التاء في الأصل في الذال وفي قراءة بسكونها ، و «ما» زائدة لتأكيد القلة.
003. Katakanlah kepada mereka, (Ikutilah apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu) yakni Alquran (dan janganlah kamu mengikuti) maksudnya jangan kamu menjadikan (selain-Nya) selain Allah, (sebagai pemimpin-pemimpin) yang kamu taati untuk berbuat maksiat kepada Allah swt. (Amat sedikitlah kamu mengambil pelajaran) dengan memakai ta atau ya; yakni mengambil pelajaran darinya. Lafal tadzakkaruun dibaca dengan mengidgamkan ta asal ke dalam dzal. Menurut suatu qiraat dibaca tadzkuruun. Sedangkan huruf maa adalah tambahan, yang diadakan untuk mengukuhkan makna sedikit, sehingga artinya menjadi amat sedikit.
{ وَكَمْ } خبرية مفعول { مِّن قَرْيَةٍ } أُرِيد أهلها { أهلكناها } أردنا إهلاكها { فَجَآءَهَا بَأْسُنَا } عذابنا { باياتا } ليلاً { أَوْ هُمْ قَائِلُونَ } نائمون بالظهيرة ، و ( القيلولة ) : استراحة نصف النهار وإن لم يكن معها نوم ، أي مرّة جاءها ليلاً ، ومرَّة نهاراً.
004. (Betapa banyaknya) kalimat berita dan menjadi maf`ul (negeri) yang dimaksud adalah penduduknya (yang telah Kami binasakan) Kami bermaksud untuk membinasakannya (maka datanglah kekuatan Kami) yakni siksaan Kami (tengah malam) yaitu pada malam hari (atau di waktu mereka beristirahat di tengah hari) artinya sedang tidur-tiduran di siang hari. Yang dimaksud dengan al-qailulah, artinya beristirahat di tengah hari sekalipun tidak tidur. Yakni siksaan itu terkadang datang di waktu tengah malam dan terkadang di siang hari.
{ فَمَا كَانَ دعواهم } قولهم { إِذْ جَآءَهُم بَأْسُنَآ إِلاَّ أَن قَالُواْ إِنَّا كُنَّا ظالمين }.
005. (Maka tidak adalah keluhan mereka) yaitu perkataan mereka (di waktu datang kepada mereka siksaan Kami kecuali mengatakan, "Sesungguhnya kami adalah orang-orang yang lalim.")
{ فَلَنَسْئَلَنَّ الذين أُرْسِلَ إِلَيْهِمْ } أي الأمم عن إجابتهم الرسل وعملهم فيما بلغهم { وَلَنَسْئَلَنَّ المرسلين } عن الإِبلاغ.
006. (Maka sesungguhnya Kami akan menanyai umat-umat yang telah diutus rasul-rasul kepada mereka) yaitu kepada umat-umat tentang tanggapan mereka terhadap rasul-rasul dan pengamalan mereka terhadap apa-apa yang telah disampaikan kepada mereka (dan sesungguhnya Kami akan menanyai pula rasul-rasul Kami) tentang penyampaian mereka.
{ فَلَنَقُصَّنَّ عَلَيْهِم بِعِلْمٍ } لنخبرنهم عن علم بما فعلوه { وَمَا كُنَّا غَآئِبِينَ } عن إبلاغ الرسل والأمم الخالية فيما عملوا.
007. (Maka sesungguhnya akan Kami kabarkan kepada mereka dengan penuh pengetahuan). Kami akan menceritakan kepada mereka tentang apa-apa yang telah mereka perbuat dengan penuh pengetahuan (dan Kami sekali-kali tidak gaib) untuk menyampaikan kepada rasul-rasul dan umat-umat terdahulu tentang apa-apa yang pernah mereka perbuat.
{ والوزن } للأعمال أو لصحائفها بميزان له لسان وكفتان كما ورد في حديث كائنٌ { يَوْمَئِذٍ } أي يوم السؤال المذكور وهو يوم القيامة { الحق } العدل : صفة ( الوزن ) { فَمَن ثَقُلَتْ موازينه } بالحسنات { فأولئك هُمُ المفلحون } الفائزون.
008. (Dan timbangan) untuk amal-amal perbuatan atau untuk lembaran-lembaran catatan amal perbuatan yang ditaruh di dalamnya. Timbangan itu memiliki jarum penunjuk berat dan dua gantungan, demikian sebagaimana yang telah dijelaskan oleh hadis. Timbangan itu ada (pada hari itu) yakni hari penghisaban yang telah disebutkan, yaitu hari kiamat (adalah benar) adalah adil, menjadi sifat dari lafal al-wazn (maka barang siapa berat timbangannya) oleh kebaikan (maka mereka itulah orang-orang yang berbahagia) orang-orang yang beruntung.
{ وَمَنْ خَفَّتْ موازينه } بالسيئات { فأولئك الذين خَسِرُواْ أَنفُسَهُم } بتصييرها إلى النار { بِمَا كَانُواْ بئاياتنا يَظْلِمُونَ } يجحدون
009. (Dan siapa yang ringan timbangannya) oleh sebab amal-amal keburukannya (maka itulah orang-orang yang merugikan dirinya sendiri) yang membawa dirinya ke neraka (disebabkan mereka selalu mengingkari ayat-ayat Kami) mereka tidak mau mempercayainya.
{ وَلَقَدْ مكناكم } يا بني آدم { فِى الأرض وَجَعَلْنَا لَكُمْ فِيهَا معايش } بالياء : أسباباً تعيشون بها ، ( جمع معيشة ) { قَلِيلاً مَّا } لتأكيد القلة { تَشْكُرُونَ } على ذلك .
010. (Sesungguhnya Kami telah menempatkan kamu sekalian) hai anak-anak Adam (di muka bumi dan Kami adakan bagimu di muka bumi itu sumber-sumber penghidupan) dengan memakai huruf ya, yakni sarana-sarana untuk kamu bisa hidup. Ma`ayisy jamak dari kata ma'isyah (amat sedikitlah) untuk mengukuhkan keminiman (kamu bersyukur) terhadap kesemuanya itu.
{ وَلَقَدْ خلقناكم } أي أباكم آدم { ثُمَّ صورناكم } أي صوّرناه وأنتم في ظهره { ثُمَّ قُلْنَا للملائكة اسجدوا لأَدَمَ } سجود تحية بالانحناء { فَسَجَدُواْ إِلاَّ إِبْلِيسَ } أبا الجنّ كان بين الملائكة { لَمْ يَكُن مِّنَ الساجدين } .
011. (Sesungguhnya Kami telah menciptakanmu) maksudnya ayah kamu yaitu Adam (lalu Kami bentuk tubuhmu) Kami membentuk tubuhnya sedangkan kamu masih berada di dalam sulbinya (kemudian Kami katakan kepada para malaikat, "Bersujudlah kamu kepada Adam,") sebagai penghormatan, yaitu dengan menundukkan punggung (maka mereka pun bersujud kecuali iblis) yaitu kakek moyang bangsa jin yang ada di antara malaikat (dia tidak termasuk mereka yang bersujud).
{ قَالَ } تعالى { مَا مَنَعَكَ أَ } ن { لاَ } زائدة { تَسْجُدَ إِذْ } حين { أَمَرْتُكَ قَالَ أَنَاْ خَيْرٌ مِّنْهُ خَلَقْتَنِي مِن نَّارٍ وَخَلَقْتَهُ مِن طِينٍ } .
012. (Allah berfirman,) Maha Tinggi Allah, ("Apakah yang menghalangimu untuk) huruf laa adalah tambahan (bersujud di waktu) tatkala (Aku menyuruhmu." Menjawab iblis, "Aku lebih baik daripadanya, Engkau ciptakan aku dari api sedangkan dia Engkau ciptakan dari tanah.")
{ قَالَ فاهبط مِّنْهَا } أي من الجنة ، وقيل من السموات { فَمَا يَكُونُ } ينبغي { لَكَ أَن تَتَكَبَّرَ فِيهَا فاخرج } منها { إِنَّكَ مِنَ الصاغرين } الذليلين .
013. (Allah berfirman, "Turunlah kamu dari surga itu) ada yang mengatakan dari langit (karena tidak patut) tidak layak (bagi kamu menyombongkan diri di dalamnya, maka keluarlah) dari surga (sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang hina.") maksudnya orang-orang yang terhina.
{ قَالَ أَنظِرْنِى } أخِّرني { إلى يَوْمِ يُبْعَثُونَ } أي الناس .
014. (Iblis menjawab, "Beri tangguhlah saya) artinya berilah saya kesempatan (sampai waktu mereka dibangkitkan.") yakni sampai manusia dibangkitkan.
{ قَالَ إِنَّكَ مِنَ المنظرين } وفي آية أخرى { إلى يَوْمِ الوقت المعلوم } [ 38 : 15 ] أي وقت النفخة الأولى .
015. (Allah berfirman, "Sesungguhnya kamu termasuk mereka yang diberi tangguh.") pada ayat lain disebutkan, "Hingga hari yang telah ditentukan," yaitu waktu ditiupnya sangkakala pertama.
{ قَالَ فَبِمَآ أَغْوَيْتَنِى } أي بإغوائك لي ، والباء للقسم وجوابه { لأَقْعُدَنَّ لَهُمْ } أي لبني آدم { صراطك المستقيم } أي على الطريق الموصل إليك .
016. (Iblis menjawab, "Karena Engkau telah menyesatkan saya) Engkau telah menghukum saya; huruf ba mengandung makna qasam/sumpah dan sebagai jawabnya ialah (saya benar-benar akan menghalang-halangi mereka) yaitu anak-anak Adam (dari jalan Engkau yang lurus) maksudnya dari jalan yang dapat mempertemukan mereka kepada Engkau.
{ ثُمَّ لأَتِيَنَّهُم مِّن بَيْنِ أَيْدِيهِمْ وَمِنْ خَلْفِهِمْ وَعَنْ أيمانهم وَعَن شَمَآئِلِهِمْ } أي من كل جهة فأمنعهم عن سلوكه . قال ابن عباس : ولا يستطيع أن يأتي من فوقهم لئلا يحول بين العبد وبين رحمة الله تعالى { وَلاَ تَجِدُ أَكْثَرَهُمْ شاكرين } مؤمنين .
017. (Kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka dan dari belakang, dari kanan dan dari kiri mereka) maksudnya dari segala penjuru, kemudian aku halang-halangi mereka untuk bisa menempuh jalan-Mu itu. Akan tetapi Ibnu Abbas memberikan penafsirannya, bahwa iblis tidak akan dapat mendatangi mereka dari arah atasnya hal itu supaya ia jangan menghalang-halangi jalan antara hamba dengan rahmat Allah swt. (dan engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur") yakni beriman.
{ قَالَ اخرج مِنْهَا مَذْءُومًا } بالهمز : معيباً أو ممقوتاً { مَّدْحُورًا } مُبْعَداً عن الرحمة { لَّمَن تَبِعَكَ مِنْهُمْ } من الناس ، واللام للابتداء أو موطئة للقسم ، وهو { لأَمْلأَنَّ جَهَنَّمَ مِنكُمْ أَجْمَعِينَ } أي منك بذرّيتك ومن الناس ، وفيه تغليب الحاضر على الغائب ، وفي الجملة معنى جزاء «مَنْ» الشرطية : أي من تبعك أعذبه .
018. (Allah berfirman, "Keluarlah kamu dari surga itu sebagai orang yang terhina) dengan memakai hamzah, artinya tercela atau kena murka Allah (lagi terusir) dijauhkan dari rahmat Allah. (Sesungguhnya barang siapa di antara mereka mengikuti kamu) dari kalangan umat manusia; huruf lam menunjukkan makna ibtida/permulaan kalimat atau sebagai pendahuluan dari qasam/sumpah, yang mana sumpahnya adalah (sungguh Aku akan memenuhi neraka Jahanam dengan kamu semuanya") yakni kamu dan anak-cucumu serta manusia. Di dalam ayat ini terkandung makna taghliibul haadhir `alal ghaaib atau mengutamakan yang hadir daripada yang tidak hadir; jumlah ini mengandung makna syarat, yakni: Barang siapa yang mengikutimu Aku akan menyiksanya.
{ وَ } قال { ويائادم اسكن أَنتَ } تأكيد للضمير في «اسكن» ليعطف عليه { وَزَوْجُكَ } ( حوّاء ) بالمد { الجنة فَكُلاَ مِنْ حَيْثُ شِئْتُمَا وَلاَ تَقْرَبَا هذه الشجرة } بالأكل منها وهي الحنطة { فَتَكُونَا مِنَ الظالمين } .
019. (Dan) Allah berfirman ("Hai Adam bertempat tinggallah kamu) lafal anta merupakan pengukuhan terhadap dhamir yang terdapat di dalam lafal uskun, tujuannya ialah untuk dijadikan sebagai ma'thuf alaih (dan istrimu) yakni Hawa, dengan dibaca panjang (di surga serta makanlah olehmu berdua buah-buahan mana saja yang kamu sukai, dan janganlah kamu berdua mendekati pohon ini) dengan cara memakannya, yang dimaksud adalah pohon gandum (maka menjadilah kamu berdua termasuk orang-orang yang lalim").
{ فَوَسْوَسَ لَهُمَا الشيطان } إبليس { لِيُبْدِىَ } يظهر { لَهُمَا مَا وُورِيَ } ( فُوعِلَ ) : من المواراة { عَنْهُمَا مِنَ سوءاتهما وَقَالَ مَا نهاكما رَبُّكُمَا عَنْ هذه الشجرة إِلآ } كراهة { أَن تَكُونَا مَلَكَيْنِ } وقرىء بكسر اللام { أَوْ تَكُونَا مِنَ الخالدين } أي وذلك لازم عن الأكل منها كما في آية أخرى { هَلْ أَدُلُّكَ على شَجَرَةِ الخلد وَمُلْكٍ لاَّ يبلى } & [ 120 : 20 ]
020. (Maka setan mulai menggoda keduanya) yakni iblis (untuk menampakkan) memperlihatkan (kepada keduanya apa yang tertutup) dengan wazan fu`ila dari lafal al-muwaaraah (dari mereka, yaitu auratnya dan setan berkata, "Tuhan kamu tidak melarangmu dari mendekati pohon ini melainkan) karena khawatir (supaya kamu berdua tidak menjadi malaikat) dan menurut suatu qiraat dibaca dengan malikaini/lam dikasrahkan (atau tidak menjadi orang-orang yang kekal dalam surga") berdasarkan hal itu maka memakan pohon itu adalah suatu keharusan sebagaimana yang disebutkan pula di dalam ayat lain, yaitu, "Maukah saya tunjukkan kepada kamu pohon kekekalan dan kerajaan yang tidak akan binasa." (Q.S. Thaha 120)

Al-A'raaf (Ayat 21-40)




{ وَقَاسَمَهُمَآ } أي أقسم لهما بالله { إِنِّى لَكُمَا لَمِنَ الناصحين } في ذلك
021. (Dan dia, setan, bersumpah kepada keduanya) setan bersumpah dengan nama Allah kepada keduanya ("Sesungguhnya saya adalah termasuk orang yang memberi nasihat kepada kamu berdua.") di dalam hal ini.
{ فدلاهما } حَطَّهما عن منزلتهما { بِغُرُورٍ } منه { فَلَمَّا ذَاقَا الشجرة } أي أكلا منها { بَدَتْ لَهُمَا سوءاتهما } أي ظهر لكلّ منهما قُبُلهُ وقُبُلُ الآخَرِ ودُبُرُه ، وسمي كل منهما ( سوأة ) لأن انكشافه يسوء صاحبه { وَطَفِقَا يَخْصِفَانِ } أخذا يلزقان { عَلَيْهِمَا مِن وَرَقِ الجنة } ليستترا به { وناداهما رَبُّهُمَآ أَلَمْ أَنْهَكُمَا عَن تِلْكُمَا الشجرة وَأَقُل لَّكُمَآ إِنَّ الشيطان لَكُمَا عَدُوٌّ مُّبِينٌ } بيّن العداوة؟ والاستفهام للتقرير.
022. (Maka setan membujuk keduanya) untuk menurunkan kedudukan keduanya (dengan tipu daya) darinya. (Tatkala keduanya telah merasai buah pohon itu) mereka berdua telah memakannya (nampaklah bagi keduanya aurat-auratnya) yakni kedua kemaluan masing-masing tampak oleh lainnya; kedua anggota tubuh itu dinamakan sau`ah, sebab jika terbuka akan membuat malu orang yang bersangkutan (dan mulailah keduanya menutupi) maksud keduanya mengambil penutup untuk menutupi (kedua auratnya dengan daun-daun surga) untuk menutupinya. (Kemudian Tuhan mereka menyeru mereka, "Bukankah Aku telah melarang kamu berdua dari pohon itu dan Aku katakan kepadamu, 'Sesungguhnya setan itu adalah musuh yang nyata bagi kamu berdua.')" yang jelas permusuhannya; kata tanya menunjukkan makna penegasan.
{ قَالاَ رَبَّنَا ظَلَمْنَآ أَنفُسَنَا } بمعصيتنا { وَإِن لَّمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الخاسرين }.
023. (Keduanya berkata, "Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri) oleh sebab perbuatan maksiat kami berdua (dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi.")
{ قَالَ اهبطوا } أي آدم وحوّاء بما اشتملتما عليه من ذرّيتكما { بَعْضُكُمْ } بعض الذرّية { لِبَعْضٍ عَدُوٌّ } من ظلم بعضهم بعضاً { وَلَكُمْ فِى الأرض مُسْتَقَرٌّ } مكان استقرار { ومتاع } تمتع { إلى حِينٍ } تنقضي فيه آجالكم.
024. (Allah berfirman, "Turunlah kamu sekalian) yakni Adam dan Hawa serta anak-cucu kamu yang masih berada di dalam diri kamu (sebagian kamu) maksudnya sebagian keturunan (menjadi musuh bagi sebagian yang lain) sebagian mereka berlaku aniaya terhadap sebagian yang lainnya. (Dan kamu di muka bumi mempunyai tempat kediaman) yaitu tempat tinggal (dan kesenangan) tempat bersenang-senang (sampai waktu yang ditentukan.") apabila ajal kamu telah sampai pada saatnya.
{ قَالَ فِيهَا } أي الأرض { تَحْيَوْنَ وَفِيهَا تَمُوتُونَ وَمِنْهَا تُخْرَجُونَ } بالبعث ، بالبناء للفاعل والمفعول.
025. (Allah berfirman, "Di muka bumi itu kamu hidup dan di muka bumi itu kamu mati, dan dari bumi itu pula kamu akan dikeluarkan") dibangkitkan, dengan memakai bina fa`il dan bina maf`ul atau bentuk aktif dan bentuk pasif.
{ يابنى ءَادَمَ قَدْ أَنزَلْنَا عَلَيْكُمْ لِبَاسًا } أي خلقناه لكم { يوارى } يستر { سوءاتكم وَرِيشًا } وهو ما يتجمل به من الثياب { وَلِبَاسُ التقوى } العمل الصالح والسمت الحسن ، بالنصب عطف على «لباساً» والرفع مبتدأ خبره : جملة { ذلك خَيْرٌ ذلك مِنْ ءايات الله } دلائل قدرته { لَعَلَّهُمْ يَذَّكَّرُونَ } فيؤمنون ، فيه التفات عن الخطاب.
026. (Hai anak Adam! Sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian) Kami telah menciptakannya untuk kamu (untuk menutupi) guna menutupi (auratmu dan pakaian perhiasan) pakaian yang digunakan sebagai perhiasan. (Dan pakaian takwa) yakni amal saleh dan akhlak yang baik; dengan dibaca nashab karena diathafkan kepada lafal libaasan, dan dibaca rafa' sebagai mubtada sedangkan khabarnya ialah jumlah berikut ini (itulah yang lebih baik. Yang demikian itu adalah sebagian tanda-tanda kekuasaan Allah) bukti-bukti yang menunjukkan kekuasaan-Nya (mudah-mudahan mereka selalu ingat) kemudian mau beriman; di dalam jumlah ini terkandung iltifat atau kata sindiran terhadap mukhathab atau orang yang diajak bicara.
{ يابنى ءَادَمَ لاَ يَفْتِنَنَّكُمُ } لا يضلنَّكم { الشيطان } أي لا تتبعوه فتفتنوا { كَمَآ أَخْرَجَ أَبَوَيْكُم } بفتنته { مّنَ الجنة يَنزِعُ } حال { عَنْهُمَا لِبَاسَهُمَا لِيُرِيَهُمَا سوءاتهمآ إِنَّهُ } أي الشيطان { يراكم هُوَ وَقَبِيلُهُ } جنوده { مِنْ حَيْثُ لاَ تَرَوْنَهُمْ } للطافة أجسادهم أو عدم ألوانهم { إِنَّا جَعَلْنَا الشياطين أَوْلِيَآءَ } أعواناً وقرناء { لِلَّذِينَ لاَ يُؤْمِنُونَ }.
027. (Hai anak Adam janganlah sekali-kali kamu dapat ditipu) disesatkan (oleh setan) janganlah kamu mengikuti setan sehingga akibatnya kamu akan tertipu (sebagaimana ia telah mengeluarkan ibu-bapakmu) dengan senjata tipu-dayanya (dari surga, di mana ia menanggalkan) menjadi hal (daripada keduanya yaitu pakaian mereka berdua untuk memperlihatkan kepada keduanya aurat masing-masing. Sesungguhnya ia) yakni setan itu (dan pengikut-pengikutnya melihat kamu) yaitu bala tentaranya (dari suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka) karena kehalusan jasad mereka atau karena mereka tidak berwarna. (Sesungguhnya Kami telah menjadikan setan-setan itu pemimpin-pemimpin) artinya pendukung-pendukung dan teman-teman (bagi orang-orang yang tidak beriman).
{ وَإِذَا فَعَلُواْ فاحشة } كالشرك وطوافهم بالبيت عراة قائلين : لا نطوف في ثياب عصينا الله فيها ، فنهوا عنها { قَالُواْ وَجَدْنَا عَلَيْهَآ ءَابَآءَنَا } فافتدينا بهم { والله أَمَرَنَا بِهَا } أيضاً { قُلْ } لهم { إِنَّ الله لاَ يَأْمُرُ بالفحشآء أَتَقُولُونَ عَلَى الله مَا لاَ تَعْلَمُونَ } أنه قاله؟ استفهام إنكار.
028. (Dan apabila mereka melakukan perbuatan keji) seperti perbuatan syirik dan tawaf mereka di sekeliling Kakbah dalam keadaan telanjang seraya mengemukakan alasan mereka, "Kami tidak akan melakukan tawaf dengan pakaian yang biasa kami gunakan untuk maksiat." Kemudian mereka dilarang dari perbuatan tersebut (mereka berkata, "Kami mendapati nenek-moyang kami mengerjakan yang demikian itu) kami hanya mengikut kepada mereka (dan Allah menyuruh kami mengerjakannya.") juga. (Katakanlah) kepada mereka ("Sesungguhnya Allah tidak menyuruh mengadakan perbuatan yang keji." Mengapa kamu mengada-adakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui?) bahwa Allah mengatakannya; istifham atau kata tanya di sini menunjukkan makna ingkar atau sanggahan.
{ قُلْ أَمَرَ رَبِّي بالقسط } العدل { وَأَقِيمُواْ } معطوف على معنى «بالقسط» أي قال : أقسطوا وأقيموا ، أو قبله فأقسطوا مقدّراً { وُجُوهَكُمْ } لله { عِندَ كُلِّ مَسْجِدٍ } أي أخلصوا له سجودكم { وادعوه } اعبدوه ، { مُخْلِصِينَ لَهُ الدين } من الشرك { كَمَا بَدَأَكُمْ } خلقكم ولم تكونوا شيئاً { تَعُودُونَ } أي يعيدكم أحياء يوم القيامة.
029. (Katakanlah, "Tuhanku menyuruh menjalankan keadilan") yaitu perbuatan yang adil. (Dan luruskanlah) diathafkan secara makna kepada lafal bil qisthi, yang artinya, Ia berkata, "Berlaku adillah kamu dan luruskanlah dirimu." Atau diathafkan kepada lafal sebelumnya dengan menyimpan taqdir yakni: Hadapkanlah dirimu (mukamu) kepada Allah (di setiap salatmu) ikhlaslah kamu kepada-Nya di dalam sujudmu (dan sembahlah Allah) beribadahlah kepada-Nya (dengan mengikhlaskan ketaatan kepada-Nya) bersih dari kemusyrikan. (Sebagaimana Dia menciptakanmu pada permulaan) yang sebelumnya kamu bukanlah merupakan sesuatu (demikian pulalah akan kembali kepada-Nya) artinya Dia akan mengembalikan kamu pada hari kiamat dalam keadaan hidup kembali.
{ فَرِيقاً } منكم { هدى وَفَرِيقًا حَقَّ عَلَيْهِمُ الضلالة إِنَّهُمُ اتخذوا الشياطين أَوْلِيَآءَ مِن دُونِ الله } أي غيره { وَيَحْسَبُونَ أَنَّهُم مُّهْتَدُونَ }.
030. (Sebagian) dari kamu (diberi-Nya petunjuk dan sebagian lagi telah pasti kesesatan bagi mereka. Sesungguhnya mereka menjadikan setan-setan pelindung mereka selain Allah) (dan mereka mengira bahwa mereka mendapat petunjuk).
{ يابنى ءَادَمَ خُذُواْ زِينَتَكُمْ } ما يستر عورتكم { عِندَ كُلِّ مَسْجِدٍ } عند الصلاة والطواف { وَكُلُواْ واشربوا } ما شئتم { وَلاَ تُسْرِفُواْ إِنَّهُ لاَ يُحِبُّ المسرفين }.
031. (Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah) yaitu buat menutupi auratmu (di setiap memasuki mesjid) yaitu di kala hendak melakukan salat dan tawaf (makan dan minumlah) sesukamu (dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan).
{ قُلْ } إنكاراً عليهم { مَنْ حَرَّمَ زِينَةَ الله التى أَخْرَجَ لِعِبَادِهِ } من اللباس { والطيبات } المستلذّات { مِنَ الرزق قُلْ هِيَ لِلَّذِيْنَ ءَامَنُواْ فِي لحياة الدنيا } بالاستحقاق وإن شاركهم فيها غيرهم { خَالِصَةً } خاصة بهم . بالرفع والنصب ، حال { يَوْمَ القيامة كذلك نُفَصِلُ الأيات } نبيّنها مثل ذلك التفصيل { لِقَوْمٍ يَعْلَمُونَ } يتدّبرون فإنهم المنتفعون بها.
032. (Katakanlah,) sebagai rasa ingkar kepada mereka ("Siapakah yang mengharamkan perhiasan dari Allah yang telah dikeluarkan-Nya untuk hamba-hamba-Nya) yang terdiri dari pakaian (dan yang baik-baik) yakni kelezatan-kelezatan (dari rezeki?" Katakanlah, "Semuanya itu disediakan bagi orang-orang yang beriman dalam kehidupan dunia) yang berhak memilikinya sekalipun selain mereka turut pula memilikinya (khusus) khusus untuk mereka saja; dengan dibaca rafa` sedangkan dibaca nashab menjadi hal (di hari kiamat." Demikianlah Kami menjelaskan ayat-ayat itu) maksudnya Kami menerangkan hal itu sedemikian terincinya (bagi orang-orang yang mengetahui) yaitu mereka yang mau menggunakan pikirannya sebab hanya merekalah yang dapat memanfaatkannya secara baik.
{ قُلْ إِنَّمَا حَرَّمَ رَبّيَ الفواحش } الكبائر كالزنا { مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ } أي جهرها وسرّها { والإثم } المعصية { والبغى } على الناس { بِغَيْرِ الحق } هو الظلم { وَأَن تُشْرِكُواْ بالله مَا لَمْ يُنَزِّلْ بِهِ } بإشراكه { سلطانا } حجة { وَأَن تَقُولُواْ عَلَى الله مَا لاَ تَعْلَمُونَ } من تحريم ما لم يحرّم وغيره.
033. (Katakanlah, "Tuhanku hanya mengharamkan perbuatan yang keji) yaitu dosa-dosa besar seperti perbuatan zina (baik yang tampak atau pun yang tersembunyi) yang terang-terangan atau pun yang sifatnya rahasia (dan perbuatan dosa) perbuatan maksiat (melanggar hak) orang lain (tanpa alasan yang benar) perbuatan lalim (mempersekutukan Allah dengan sesuatu yang Allah tidak menurunkan tentangnya) memusyrikkan-Nya (suatu kekuasaan pun) suatu hujah pun (dan mengharamkan mengada-adakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui.") yaitu mengharamkan apa yang tidak diharamkan dan lain sebagainya.
{ وَلِكُلِّ أُمَّةٍ أَجَلٌ } مدّة { فَإِذَا جَآءَ أَجَلُهُمْ لاَ يَسْتَأْخِرُونَ } عنه { سَاعَةً وَلاَ يَسْتَقْدِمُونَ } عليه.
034. (Tiap-tiap umat mempunyai ajal) yakni masa tertentu (maka apabila telah datang ajalnya, mereka tidak dapat mengundurkannya) ajal itu (barang sesaat pun dan tidak dapat pula memajukannya) memajukan temponya.
{ يابنى ءَادَمَ إِمَّا } فيه إدغام نون «إن» الشرطية في «ما» المزيدة { يَأْتِيَنَّكُمْ رُسُلٌ مِّنكُمْ يَقُصُّونَ عَلَيْكُمْ ءايات فَمَنِ اتقى } الشرك { وَأَصْلَحَ } عمله { فَلاَ خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلاَ هُمْ يَحْزَنُونَ } في الآخرة.
035. (Hai anak-anak Adam, jika) lafal immaa merupakan gabungan antara in syarthiah dan maa zaaidah atau tambahan (datang kepadamu rasul-rasul daripada kamu yang menceritakan kepadamu ayat-ayat-Ku, maka siapa yang bertakwa) menjauhkan diri dari kemusyrikan (dan mengadakan perbaikan) amal perbuatannya (tidaklah ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak pula mereka bersedih hati) di akhirat kelak.
{ والذين كَذَّبُواْ بئاياتنا واستكبروا } تكبروا { عَنْهَا } فلم يؤمنوا بها { أولئك أصحاب النار هُمْ فِيهَا خالدون }.
036. (Dan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami dan menyombongkan diri) berlaku takabur (terhadapnya) sehingga mereka tidak mau percaya kepadanya (mereka itu penghuni-penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya).
{ فَمَنْ } أي لا أحد { أَظْلَمُ مِمَّنِ افترى عَلَى الله كَذِباً } بنسبة الشريك والولد إليه { أَوْ كَذَّبَ بئاياته } القرآن { أولئك يَنَالُهُمْ } يصيبهم { نَصِيبُهُمْ } حظهم { مِّنَ الكتاب } مما كتب لهم في اللوح المحفوظ من الرزق والأجل وغير ذلك { حتى إِذَا جَاءَتْهُمْ رُسُلُنَا } أي الملائكة { يَتَوَفَّوْنَهُمْ قَالُواْ } لهم تبكيتاً { أَيْنَ مَا كُنتُمْ تَدْعُونَ } تعبدون { مِن دُونِ الله قَالُواْ ضَلُّواْ } غابوا { عَنَّا } فلم نرَهم { وَشَهِدُواْ على أَنفُسِهِمْ } عند الموت { أَنَّهُمْ كَانُواْ كافرين }.
037. (Maka siapakah) maksudnya tidak ada seorang pun (yang lebih lalim daripada orang yang membuat-buat dusta terhadap Allah) dengan mengatakan bahwa Allah itu mempunyai sekutu atau Ia beranak (atau mendustakan ayat-ayat-Nya?) yakni Alquran. (Orang-orang itu akan memperoleh) mereka tetap akan mendapat (bagian mereka) yakni bagian yang telah ditentukan untuknya (dalam Alkitab) yaitu apa-apa yang telah dipastikan dan tertulis untuk mereka di Lohmahfuz berupa rezeki, ajal dan lain-lainnya (sehingga bila datang kepada mereka utusan-utusan Kami) para malaikat (untuk mengambil nyawa mereka seraya mengatakan,) kepada mereka dengan nada mengejek ("Di mana berhala-berhala yang biasa kamu sembah) sesembahan-sesembahan yang selalu kamu puja-puja (selain Allah." Mereka menjawab, "Berhala-berhala itu telah lenyap) telah hilang (dari kami) sehingga kami tidak dapat melihatnya (dan mereka mengakui terhadap diri mereka) di kala menjelang ajalnya (bahwa mereka adalah orang-orang yang kafir").
{ قَالَ } تعالى يوم القيامة { ادخلوا فِي } جملة { أُمَمٍ قَدْ خَلَتْ مِن قَبْلِكُم مّن الجن والإنس فِى النار } متعلق ب «ادخُلُوا» { كُلَّمَا دَخَلَتْ أُمَّةٌ } النار { لَّعَنَتْ أُخْتَهَا } التي قبلها لضلالها بها { حتى إِذَا اداركوا } تلاحقوا { فِيهَا جَمِيعًا قَالَتْ أخراهم } وهم الأتباع { لأولاهم } أي لأجلاّئهم وهم المتبوعين { رَبَّنَا هؤلاءآء أَضَلُّونَا فَئَاتِهِمْ عَذَابًا ضِعْفًا } مضعفا { مِّنَ النار قَالَ } تعالى { لِكُلِّ } منكم ومنهم { ضِعْفٌ } عذاب مضعَّف { ولكن لاَّ يَعْلَمُونَ } بالياء والتاء ما لكل فريق.
038. (Allah berfirman,) Maha Tinggi Allah; Dia berfirman kepada mereka kelak di hari kiamat ("Masuklah kamu sekalian ke dalam) golongan (umat-umat yang telah terdahulu sebelum kamu dari kalangan jin dan manusia ke dalam neraka") Jar dan majrurnya berta'alluq pada lafal udkhuluu. (Setiap umat yang masuk) ke dalam neraka (dia mengutuk kawannya) yang sebelumnya telah menyesatkannya (sehingga apabila mereka masuk) menyusul kawan-kawannya (ke dalam neraka semuanya, berkatalah orang-orang yang masuk kemudian) mereka adalah orang-orang yang hanya mengikuti (kepada orang-orang yang masuk terdahulu) maksudnya para penghulu mereka yang menjadi panutan ("Ya Tuhan kami, mereka telah menyesatkan kami, sebab itu datangkanlah kepada mereka siksaan yang berlipat ganda) yang berkali-kali lipat (dari neraka." Allah berfirman,) Maha Tinggi Allah ("Masing-masing) dari kamu dan dari mereka (mendapat siksaan yang berlipat ganda) maksudnya azab yang berlipat ganda (akan tetapi mereka tidak mengetahui.") dengan memakai ya dan ta; mereka tidak mengetahui siksaan apa yang diterima oleh masing-masing golongan.
{ وَقَالَتْ أولاهم لأخراهم فَمَا كَانَ لَكُمْ عَلَيْنَا مِن فَضْلٍ } لأنكم لم تكفروا بسببنا فنحن وأنتم سواء ، قال تعالى لهم { فَذُوقُواْ العذاب بِمَا كُنتُمْ تَكْسِبُونَ }.
039. (Dan berkata orang-orang yang masuk terdahulu di antara mereka kepada orang-orang yang masuk kemudian, "Kamu tidak mempunyai kelebihan sedikit pun atas kami") sebab kamu ikut kafir seperti kami, maka kami dan kamu adalah sama, kemudian Allah berfirman kepada mereka semua, (maka rasakanlah siksaan dari perbuatan yang telah kamu lakukan).
{ إِنَّ الذين كَذَّبُواْ بئاياتنا واستكبروا } تكبَّروا { عَنْهَا } فلم يؤمنوا بها { لاَ تُفَتَّحُ لَهُمْ أبواب السمآء } إذا عرج بأرواحهم إليها بعد الموت فيهبط بها إلى ( سجّين ) ، بخلاف المؤمن فتفتح له ويصعد بروحه إلى السماء السابعة كما ورد في حديث { وَلاَ يَدْخُلُونَ الجنة حتى يَلِجَ ُ } يدخل { الجمل فِى سَمّ الخياط } ثقب الإِبرة وهو غير ممكن ، فكذا دخولهم { وكذلك } الجزاء { نَجْزِى المجرمين } بالكفر.
040. (Sesungguhnya orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami dan menyombongkan diri) mereka berlaku sombong (terhadapnya) kemudian mereka tidak mau percaya terhadapnya (sekali-kali tidak akan dibukakan bagi mereka pintu-pintu langit) yaitu apabila arwah-arwah mereka dinaikkan sesudah mati, sehingga arwah mereka turun kembali ke Sijjin atau neraka yang ada di dalam perut bumi. Berbeda dengan arwahnya orang yang beriman, pintu-pintu langit dibukakan untuknya, sehingga arwahnya dapat naik ke langit yang ke tujuh, demikianlah menurut penjelasan hadis (dan tidak pula mereka masuk surga hingga unta masuk) yakni jika ada unta yang dapat masuk (ke dalam lubang jarum) maksudnya lubang yang ada pada jarum; ini kata kiasan bahwa hal itu tidak mungkin terjadi, demikian pula masuknya mereka ke dalam surga. (Demikianlah) pembalasan itu (Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat kejahatan) oleh sebab kekafirannya.

Al-A'raaf (Ayat 41-60)




{ لَهُم مِّن جَهَنَّمَ مِهَادٌ } فراش { وَمِن فَوْقِهِمْ غَوَاشٍ } أغطية من النار : جمع ( غاشية ) ، وتنوينه عِوَض من الياء { وكذلك نَجْزِى الظالمين } .
041. (Mereka mempunyai tikar tidur dari api neraka) alas untuk tidur (dan di atas mereka ada selimut) penutup dari api neraka ; ghawaasyin bentuk jamak dari kata ghaasyiyah, sedangkan tanwinnya adalah merupakan pergantian dari ya yang telah dibuang. (Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang zalim).
{ والذين ءَامَنُواْ وَعَمِلُواْ الصالحات } مبتدأ ، وقوله { لاَ نُكَلِّفُ نَفْسًا إِلاَّ وُسْعَهَا } طاقتها من العمل اعتراض بينه وبين خبره ، وهو { أولئك أصحاب الجنة هُمْ فِيهَا خالدون } .
042. (Orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal saleh) menjadi mubtada, sedangkan firman Allah swt. (Kami tidak memikulkan kewajiban kepada diri seseorang melainkan sekedar kesanggupannya) sesuai kemampuannya dalam beramal; ini adalah jumlah mu'taridhah antara mubtada dan khabarnya, sedangkan khabarnya ialah (mereka itulah penghuni-penghuni surga, mereka kekal di dalamnya).
{ وَنَزَعْنَا مَا فِى صُدُورِهِم مّنْ غِلٍّ } حِقْدٍ كان بينهم في الدنيا { تَجْرِى مِن تَحْتِهِمُ } تحت قصورهم { الأنهار وَقَالُواْ } عند الاستقرار في منازلهم { الحمد لِلَّهِ الذى هَدَانَا لهذا } العمل الذي هذا جزاؤه { وَمَا كُنَّا لِنَهْتَدِىَ لَوْلآ أَنْ هدانا الله } حذف جواب «لولا» لدلالة ما قبله عليه { لَقَدْ جَآءَتْ رُسُلُ رَبِّنَا بالحق وَنُودُواْ أَن } مخففة : أي إنه أو مفسرة في المواضع الخمسة { تِلْكُمُ الجنة أُورِثْتُمُوهَا بِمَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ } .
043. (Dan Kami cabut segala macam dendam yang berada di dalam dada mereka) perasaan dengki yang pernah ada sewaktu mereka hidup di alam dunia (mengalir di bawah mereka) di bawah gedung-gedung tempat tinggal mereka (sungai-sungai dan mereka berkata,) tatkala mereka mulai menetap di tempat tinggal masing-masing ("Segala puji bagi Allah yang telah menunjuki kami kepada surga ini) yakni amal perbuatan yang balasannya adalah hal ini (Dan kami sekali-kali tidak akan mendapat petunjuk kalau Allah tidak memberi kami petunjuk) di sini membuang jawabnya laula, hal itu bisa diketahui karena ada tanda sebelumnya yang menunjukkan kepadanya. (Sesungguhnya telah datang rasul-rasul Tuhan kami, membawa kebenaran." Dan diserukan kepada mereka bahwasanya) dengan anna yang ditakhfifkan, yakni annahuu. Atau dapat juga berasal dari an mufassirah (itulah surga yang diwariskan kepadamu, disebabkan apa yang dahulu kamu kerjakan).
{ ونادى أصحاب الجنة أصحاب النار } تقريراً أوتبكيتاً { أَن قَدْ وَجَدْنَا مَا وَعَدَنَا رَبُّنَا } من الثواب { حَقّاً فَهَلْ وَجَدتُّم مَّا وَعَدَ } كم { رَبُّكُمْ } من العذاب { حَقّاً قَالُواْ نَعَمْ فَأَذَّنَ مُؤَذِّنٌ } نادى منادٍ { بَيْنَهُمْ } بين الفريقين أسمعهم { أَن لَّعْنَةُ الله عَلَى الظالمين } .
044. (Dan penghuni-penghuni surga berseru kepada penghuni-penghuni neraka,) sebagai pernyataan dan ejekan ("Sesungguhnya kami telah memperoleh apa yang telah Tuhan kami menjanjikannya kepada kami) berupa pahala (dengan sebenarnya. Maka apakah kamu telah memperoleh apa yang telah dijanjikan) kepadamu (oleh Tuhanmu) berupa azab (dengan sebenarnya?" Mereka, penduduk neraka, menjawab, "Betul." Kemudian seorang penyeru, malaikat, mengumumkan) menyerukan pengumuman (di antara mereka) yaitu di antara kedua golongan itu. Malaikat itu mengumandangkan kepada mereka ("Kutukan Allah ditimpakan kepada orang-orang yang lalim).
{ الذين يَصُدُّونَ } الناس { عَن سَبِيلِ الله } دينه { وَيَبْغُونَهَا } أي يطلبون السبيل { عِوَجَاً } معوجة { وَهُم بالأخرة كافرون } .
045. (Yaitu orang-orang yang menghalangi) manusia (dari jalan Allah) dari tuntunan agama-Nya (dan menginginkan agar jalan itu) maksudnya mereka menghendaki agar jalan Allah itu (bengkok) tidak lurus (dan mereka ingkar terhadap kehidupan akhirat).
{ وَبَيْنَهُمَا } أي أصحاب الجنة والنار { حِجَابٌ } حاجز ، قيل هو سور الأعراف { وَعَلَى الأعراف } وهو سور الجنة { رِجَالٌ } استوت حسناتهم وسيئاتهم كما في الحديث { يَعْرِفُونَ كُلاًّ } من أهل الجنة والنار { بسيماهم } بعلامتهم وهي بياض الوجوه للمؤمنين وسوادها للكافرين لرؤيتهم لهم ، إذ موضعهم عال { وَنَادَوْاْ أصحاب الجنة أَن سلام عَلَيْكُمْ } قال تعالى { لَمْ يَدْخُلُوهَا } أي أصحابُ الأعراف الجنة { وَهُمْ يَطْمَعُونَ } في دخولها ، قال الحسن : لم يطمعهم إلا لكرامةٍ يريدها بهم . وروى الحاكم عن حذيفة قال : ( بينما هم كذلك إذ طلع عليهم ربك فقال : قوموا ادخلوا الجنة فقد غفرت لكم ) .
046. (Dan di antara keduanya) yaitu antara para penghuni surga dan para penghuni neraka (ada batas) penghalang; menurut suatu pendapat batas itu berupa tembok vang diberi nama Al-A'raaf (di atas Al-A`raaf itu) yakni nama tembok surga (ada orang-orang) yang amat tampan dan amat buruk rupanya, rupa mereka sama, artinya yang cantik sama cantiknya dan yang buruk sama pula buruknya, sebagaimana yang dijelaskan oleh hadis (yang mengenal masing-masing dari kedua golongan itu) penduduk surga dan neraka (dengan tanda-tanda mereka) ciri-ciri khas mereka, yakni berbadan putih bagi orang-orang yang beriman dan berbadan hitam bagi orang-orang kafir, oleh sebab orang-orang yang di atas Al-A`raaf itu dapat langsung melihat kedua golongan itu mengingat mereka berada di tempat yang tinggi. (Dan mereka menyeru penduduk surga, 'Mudah-mudahan Allah melimpahkan kesejahteraan atas kamu.') Allah swt. berfirman, ('Mereka belum lagi memasukinya) yakni para penghuni Al-A'raaf itu ke surga (sedangkan mereka ingin segera')" memasukinya. Hasan mengatakan, "Mereka tidak terdorong oleh rasa keinginan yang sangat melainkan karena memang Allah telah menghendakinya untuk mereka." Dan Imam Hakim telah meriwayatkan dari Hudzaifah yang telah mengatakan, "Tatkala calon penghuni surga itu dalam keadaan demikian berada di Al-A'raaf, kemudian Tuhanmu muncul di hadapan mereka seraya berfirman, 'Masuklah kamu sekalian ke dalam surga, sesungguhnya Aku telah mengampuni kamu.'"
{ وَإِذَا صُرِفَتْ أبصارهم } أي أصحاب الأعراف { تِلْقَآءَ } جهة { أصحاب النار قَالُواْ رَبَّنَا لاَ تَجْعَلْنَا } في النار { مَعَ القوم الظالمين } .
047. (Dan apabila pandangan mereka dialihkan) yakni Ashhaabul A`raaf itu (ke arah) ke sebelah (penghuni neraka, mereka berkata, "Ya Tuhan kami! Janganlah Engkau tempatkan kami) di dalam neraka (bersama-sama orang-orang yang lalim itu").
{ ونادى أصحاب الأعراف رِجَالاً } من أصحاب النار { يَعْرِفُونَهُمْ بسيماهم قَالُواْ مَا أغنى عَنكُمْ } من النار { جَمْعُكُمْ } المال أو كثرتكم { وَمَا كُنتُمْ تَسْتَكْبِرُونَ } أي واستكباركم عن الإِيمان ، ويقولون لهم مشيرين إلى ضعفاء المسلمين :
048. (Dan orang-orang yang di atas Al-A`raaf memanggil beberapa orang pemuka-pemuka) penduduk neraka (yang mereka mengenalnya dengan tanda-tandanya dengan mengatakan, "Tidaklah memberi manfaat kepadamu) dapat menyelamatkanmu dari neraka (apa yang kamu kumpulkan) yakni harta benda atau banyaknya bilangan kamu (dan apa yang selalu kamu sombongkan itu.") yaitu kepongahanmu tidak mau beriman, kemudian orang-orang yang di atas Al-A`raaf bertanya kepada penghuni neraka seraya memberi isyarat kepada orang-orang Islam yang lemah.
{ أهؤلاءآء الذين أَقْسَمْتُمْ لاَ يَنَالُهُمُ الله بِرَحْمَةٍ } قد قيل لهم { ادخلوا الجنة لاَ خَوْفٌ عَلَيْكُمْ وَلا أَنتُمْ تَحْزَنُونَ } وقرىء «أُدْخِلوا» بالبناء للمفعول ، و «دَخَلُوا» فجملة النفي حال أي مقولاً لهم ذلك .
049. ("Itukah orang-orang yang telah kamu bersumpah bahwa mereka tidak akan mendapat rahmat Allah?") akan tetapi telah dikatakan kepada orang-orang Islam yang lemah itu ("Masuklah ke dalam surga, tidak ada kekhawatiran terhadapmu dan tidak pula kamu bersedih hati") menurut suatu qiraat dibaca dengan bina maf'ul yakni udkhiluu dan dukhiluu, jumlah nafi menjadi hal yakni perkataan tersebut ditujukan kepada mereka.
{ ونادى أصحاب النار أصحاب الجنة أَنْ أَفِيضُواْ عَلَيْنَا مِنَ المآء أَوْ مِمَّا رَزَقَكُمُ الله } من الطعام { قَالُواْ إِنَّ الله حَرَّمَهُمَا } منعهما { عَلَى الكافرين } .
050. (Dan penghuni neraka menyeru kepada penghuni surga, "Limpahkanlah kepada kami sedikit air atau apa yang telah direzekikan Allah kepadamu.") yaitu makanan (Mereka, para penghuni surga, menjawab, "Sesungguhnya Allah telah mengharamkan keduanya) telah melarang makanan dan minuman itu (atas orang-orang kafir).
{ الذين اتخذوا دِينَهُمْ لَهْوًا وَلَعِبًا وَغَرَّتْهُمُ الحياة الدنيا فاليوم ننساهم } نتركهم في النار { كَمَا نَسُواْ لِقَاءَ يَوْمِهِمْ هذا } بتركهم العمل له { وَمَا كَانُواْ بئاياتنا يَجْحَدُونَ } أي وكما جحدوا .
051. (Yaitu orang-orang yang menjadikan agama mereka sebagai main-mainan dan senda-gurau, dan kehidupan dunia telah menipu mereka." Maka pada hari ini, hari kiamat, Kami melupakan mereka) Kami membiarkan mereka di dalam neraka (sebagaimana mereka melupakan pertemuan mereka dengan hari ini) di mana mereka mengabaikan beramal baik untuk menghadapinya (dan sebagaimana mereka selalu mengingkari ayat-ayat Kami) sebagaimana mereka telah berlaku ingkar terhadapnya.
{ وَلَقَدْ جئناهم } أي أهل مكة { بكتاب } قرآن { فصلناه } بيَّنّاه بالأخبار والوعد والوعيد { على عِلْمٍ } حال : أي عالمين بما فصِّل فيه { هُدًى } حال من ( الهاء ) { وَرَحْمَةً لِّقَوْمٍ يُؤْمِنُونَ } به .
052. (Dan sesungguhnya Kami telah mendatangkan kepada mereka) para penduduk Mekah (sebuah Kitab) yakni Alquran (yang Kami telah menjelaskannya) telah Kami terangkan melalui berita-beritanya, janji-janjinya dan ancaman-ancamannya (atas dasar pengetahuan Kami) menjadi hal, yakni Kami mengetahui tentang apa yang terincikan di dalamnya (menjadi petunjuk) menjadi hal bagi dhamir ha (dan rahmat bagi orang-orang yang beriman) kepadanya.
{ هَلْ يَنظُرُونَ } ما ينتظرون { إِلاَّ تَأْوِيلَهُ } عاقبة ما فيه { يَوْمَ يَأْتِى تَأْوِيلُهُ } هو يوم القيامة { يَقُولُ الذين نَسُوهُ مِن قَبْلُ } تركوا الإِيمان به : { قَدْ جَاءَتْ رُسُلُ رَبِّنَا بالحق فَهَل لَّنَا مِن شُفَعَآءَ فَيَشْفَعُواْ لَنَآ أَوْ } هل { نُرَدُّ } إلى الدنيا { فَنَعْمَلَ غَيْرَ الذى كُنَّا نَعْمَلُ } نوحِّد الله ونترك الشرك؟ فيقال لهم : لا . قال تعالى { قَدْ خَسِرُواْ أَنفُسَهُمْ } إذ صاروا إلى الهلاك { وَضَلَّ } ذهب { عَنْهُمْ مَّا كَانُواْ يَفْتَرُونَ } من دعوى الشريك .
053. (Tiadalah mereka menunggu-nunggu) mereka tidak menunggu (kecuali terlaksananya kebenaran Alquran itu) akibat dari apa yang ada di dalamnya. (Pada hari datangnya kebenaran pemberitaan Alquran itu) yaitu hari kiamat (berkatalah orang-orang yang melupakannya sebelum itu,) mereka tidak mau beriman kepada Alquran ("Sesungguhnya telah datang rasul-rasul Tuhan kami membawa yang hak, maka adakah bagi kami pemberi syafaat yang akan memberi syafaat kepada kami atau) dapatkah (kami dikembalikan) ke dunia (sehingga dapat beramal yang lain dari yang pernah kami amalkan?") kami akan mentauhidkan Allah dan meninggalkan kemusyrikan. Kemudian dikatakan kepada mereka, "Tidak dapat." Allah swt. berfirman, (Sungguh mereka telah merugikan diri mereka sendiri) sebab mereka menjadi binasa (dan lenyaplah) maksudnya hilanglah (dari mereka tuhan-tuhan yang mereka ada-adakan) sebagai sekutu Allah yang mereka buat-buat sendiri.
{ إِنَّ رَبَّكُمُ الله الذى خَلَقَ السموات والأرض فِي سِتَّةِ أَيَّامٍ } من أيام الدنيا ، أي في قدرها لأنه لم يكن ثَمَّ شمس ، ولو شاء خلقهن في لمحة ، والعدول عنه لتعليم خلقه التثبت { ثُمَّ استوى عَلَى العرش } هو في اللغة : سرير المَلِك ، استواء يليق به { يُغْشِى اليل النهار } مخففاً ومشدداً : أي يغطي كلاًّ منهما الآخر { يَطْلُبُهُ } يطلب كل منهما الآخر طلباً { حَثِيثًا } سريعاً { والشمس والقمر والنجوم } بالنصب عطفاً على ( السموات ) ، والرفعِ مبتدأ خبره { مسخرات } مذلَّلات { بِأَمْرِهِ } بقدرته { أَلاَ لَهُ الخلق } جميعاً { والأمر } كله { تَبَارَكَ } تعاظم { الله رَبُّ } مالك { العالمين } .
054. (Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam masa) menurut ukuran hari dunia atau yang sepadan dengannya, sebab pada zaman itu masih belum ada matahari. Akan tetapi jika Allah menghendakinya niscaya Ia dapat menciptakannya dalam sekejap mata, adapun penyebutan hal ini dimaksud guna mengajari makhluk-Nya agar tekun dan sabar dalam mengerjakan sesuatu (lalu Dia bersemayam di atas Arsy) Arsy menurut istilah bahasa artinya singgasana raja, yang dimaksud dengan bersemayam ialah yang sesuai dengan kebesaran Allah dan kesucian-Nya (Dia menutupkan malam kepada siang) bisa dibaca takhfif yakni yughsyii dan dibaca tasydid, yakni yughasysyii, artinya: keduanya itu saling menutupi yang lain silih-berganti (yang mengikutinya) masing-masing di antara keduanya itu mengikuti yang lainnya (dengan cepat) secara cepat (dan diciptakan-Nya pula matahari, bulan dan bintang-bintang) dengan dibaca nashab diathafkan kepada as-samaawaat, dan dibaca rafa` sebagai mubtada sedangkan khabarnya ialah (masing-masing tunduk) patuh (kepada perintah-Nya) kepada kekuasaan-Nya (ingatlah, menciptakan itu hanya hak Allah) semuanya (dan memerintah) kesemuanya adalah hak-Nya pula (Maha Suci) Maha Besar (Allah, Tuhan) Pemelihara (semesta alam).
{ ادعوا رَبَّكُمْ تَضَرُّعًا } حال تذللاً { وَخُفْيَةً } سرًّا { إِنَّهُ لاَ يُحِبُّ المعتدين } في الدعاء بالتشدّق ورفع الصوت .
055. (Berdoalah kepada Tuhanmu dengan berendah diri) menjadi hal, yakni merendahkan diri (dan dengan suara yang lembut) secara berbisik-bisik (Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas) di dalam berdoa. Seperti banyak berbicara dengan suara yang keras.
{ وَلاَ تُفْسِدُواْ فِى الأرض } بالشرك والمعاصي { بَعْدَ إصلاحها } ببعث الرسل { وادعوه خَوْفًا } من عقابه { وَطَمَعًا } في رحمته { إِنَّ رَحْمَتَ الله قَرِيبٌ مِّنَ المحسنين } المطيعين ، وتذكير «قريب» المُخْبَرِ به عن «رحمة» لإِضافتها إلى الله .
056. (Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi) dengan melakukan kemusyrikan dan perbuatan-perbuatan maksiat (sesudah Allah memperbaikinya) dengan cara mengutus rasul-rasul (dan berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut) terhadap siksaan-Nya (dan dengan penuh harap) terhadap rahmat-Nya. (Sesungguhnya rahmat Allah amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik) yakni orang-orang yang taat. Lafal qariib berbentuk mudzakkar padahal menjadi khabar lafal rahmah yang muannats, hal ini karena lafal rahmah dimudhafkan kepada lafal Allah.
{ وَهُوَ الذى يُرْسِلُ الرياح بُشْرًاَ بَيْنَ يَدَىْ رَحْمَتِهِ } أي متفرّقة قدّام المطر ، وفي قراءة بسكون الشين تخفيفاً . وفي أخرى بسكونها وفتح النون مصدراً ، وفي أخرى بسكونها وضم الموحدة بدل النون : أي بُشراً ، ومفرد الأولى : ( نَشُور ) ( كرسول ) ، والآخرة ( بَشير ) { حَتَّى إِذَآ أَقَلَّتْ } حملت الرياح { سَحَابًا ثِقَالاً } بالمطر { سقناه } أي السحاب ، وفيه التفات عن الغيبة { لِبَلَدٍ مَّيِّتٍ } لا نبات به : أي لإِحيائها { فَأَنزَلْنَا بِهِ } بالبلد { المآء فَأَخْرَجْنَا بِهِ } بالماء { مِن كُلّ الثمرات كذلك } الإِخراج { نُخْرِجُ الموتى } من قبورهم بالإِحياء { لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ } فتؤمنون .
057. (Dan Dialah yang meniupkan angin sebagai pembawa berita gembira sebelum kedatangan rahmat-Nya) yakni terpencar-pencar sebelum datangnya hujan. Menurut suatu qiraat dibaca dengan takhfif, yaitu syin disukunkan; dan menurut qiraat lainnya dengan disukunkan syinnya kemudian memakai nun yang difatahkan sebagai mashdar. Menurut qiraat lainnya lagi dengan disukunkan syinnya kemudian didamahkan huruf sebelumnya sebagai pengganti dari nun, yakni mubsyiran. Bentuk tunggal (dari yang pertama ialah nusyuurun seperti lafal rasuulun, sedangkan bentuk tunggal yang kedua ialah basyiirun (sehingga apabila angin itu membawa) maksudnya meniupkan (mendung yang tebal) yaitu hujan (Kami halau mendung itu) mega yang mengandung air hujan itu. Di dalam lafal ini terkandung makna iltifat `anil ghaibiyyah (ke suatu daerah yang tandus) daerah yang tidak ada tetumbuhannya guna menyuburkannya (lalu Kami turunkan di daerah itu) di kawasan tersebut (hujan, maka Kami keluarkan dengan sebab hujan itu berbagai macam buah-buahan. Seperti itulah) cara pengeluaran itulah (Kami membangkitkan orang-orang yang telah mati) dari kuburan mereka dengan menghidupkan mereka kembali (mudah-mudahan kamu mengambil pelajaran) kemudian kamu mau beriman.
{ والبلد الطيب } العذب التراب { يَخْرُجُ نَبَاتُهُ } حسناً { بِإِذْنِ رَبِّهِ } هذا مثل للمؤمن يسمع الموعظة فينتفع بها { والذى خَبُثَ } ترابه { لاَ يَخْرُجُ } نباته { إِلاَّ نَكِدًا } عسراً بمشقة ، وهذا مَثَل للكافر { كذلك } كما بيَّنا ما ذكر { نُصَرِّفُ } نبيِّن { الأيات لِقَوْمٍ يَشْكُرُونَ } الله فيؤمنون .
058. (Dan tanah yang baik) yang subur tanahnya (tanaman-tanamannya tumbuh subur) tumbuh dengan baik (dengan seizin Tuhannya) hal ini merupakan perumpamaan bagi orang mukmin yang mau mendengar petuah/nasihat kemudian ia mengambil manfaat dari nasihat itu (dan tanah yang tidak subur) jelek tanahnya (tidaklah mengeluarkan) tanamannya (kecuali tumbuh merana) sulit dan susah tumbuhnya. Hal ini merupakan perumpamaan bagi orang yang kafir. (Demikianlah) seperti apa yang telah Kami jelaskan (Kami menjelaskan) menerangkan (ayat-ayat Kami kepada orang-orang yang bersyukur) terhadap Allah, kemudian mereka mau beriman kepada-Nya.
{ لَقَدْ } جواب قسم محذوف { أَرْسَلْنَا نُوحًا إلى قَوْمِهِ فَقَالَ ياقوم اعبدوا الله مَا لَكُم مِّنْ إله غَيْرُهُ } بالجرّ صفة ل ( إله ) ، والرفع بدل من محله { إِنِّى أَخَافُ عَلَيْكُمْ } إن عبدتم غيره { عَذَابَ يَوْمٍ عَظِيمٍ } هو يوم القيامة .
059. (Sesungguhnya) merupakan jawab dari qasam/sumpah yang mahdzuf/tidak disebutkan. (Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya lalu ia berkata, "Wahai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tak ada Tuhan bagimu selain-Nya.") dengan dibaca jar sebagai sifat dari lafal ilaahun, dan dibaca rafa' sebagai badal dari lafal ilaahun (Sesungguhnya aku takut kamu) jika kamu menyembah selain Allah (akan ditimpa azab yang besar) yakni azab pada hari kiamat.
{ قَالَ الملأ } الأشراف { مِن قَوْمِهِ إِنَّا لنراك فِي ضلال مُّبِينٍ } بيِّن .
060. (Pemuka-pemuka) orang-orang terhormat (dari kaumnya berkata, "Sesungguhnya kami memandang kamu berada dalam kesesatan yang nyata.") yang jelas.

Al'A'raaf (Ayat 61-80)




{ قَالَ ياقوم * لَيْسَ بِى ضلالة } هي أعم من ( الضلال )، فنفيها أبلغ من نفيه { ولكني رَسُولٌ مِن رَّبِّ العالمين }.
061. (Nuh menjawab, "Hai kaumku, tak ada padaku kesesatan sedikit pun) lafal dhalaalah lebih umum pengertiannya daripada lafal adh-dhalaal dengan demikian maka penolakannya pun lebih kuat (tetapi aku adalah utusan dari Tuhan semesta alam.")
{ أُبَلِّغُكُمْ } بالتخفيف والتشديد { رسالات رَبِّى وَأَنصَحُ } أريد الخير { لَكُمْ وَأَعْلَمُ مِنَ الله مَا لاَ تَعْلَمُونَ }.
062. ("Aku sampaikan kepadamu) dengan dibaca takhfif dan tasydid (amanat-amanat Tuhanku dan aku memberi nasihat) maksudnya, aku menghendaki kebaikan (kepadamu, dan aku mengetahui dari Allah apa yang tidak kamu ketahui.")
{ أَ } كذبتم { عَجِبْتُمْ أَن جَآءَكُمْ ذِكْرٌ } موعظة { مّن رَّبِّكُمْ على } لسان { رَجُلٍ مِّنكُمْ لِيُنذِرَكُمْ } العذاب إن لم تؤمنوا { وَلِتَتَّقُواْ } الله { وَلَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ } بها؟!.
063. (Apakah) kamu tidak percaya (dan heran bahwa datang kepada kamu peringatan) yakni pelajaran (dari Tuhanmu dengan perantaraan) lisan (seorang laki-laki dari golonganmu agar dia memberi peringatan kepadamu) tentang siksaan jika kamu tidak mau beriman (dan mudah-mudahan kamu bertakwa) kepada Allah (dan supaya kamu mendapat rahmat?) oleh sebab pelajaran itu.
{ فَكَذَّبُوهُ فأنجيناه والذين مَعَهُ } من الغرق { فِى الفلك } السفينة { وأغرقنالذين كَذَّبُواْ بئاياتنا } بالطوفان { إِنَّهُمْ كَانُواْ قَوْماً عَمِينَ } عن الحق.
064. (Maka mereka mendustakan Nuh, kemudian Kami selamatkan dia dan orang-orang yang bersamanya) dari tenggelam (di dalam bahtera) perahu (dan Kami tenggelamkan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami) dengan banjir besar. (Sesungguhnya mereka adalah kaum yang buta) mata hatinya dari kebenaran.
{ وَ } أرسلنا { إلى عَادٍ } الأولى { أَخَاهُمْ هُودًا قَالَ ياقوم اعبدوا الله } وحِّدوه { مَا لَكُمْ مّنْ إله غَيْرُهُ أَفَلاَ تَتَّقُونَ } تخافونه فتؤمنون.
065. (Dan) Kami telah mengutus (kepada kaum Ad) yang pertama (saudara mereka yaitu Hud. Ia berkata, "Hai kaumku, sembahlah Allah) tauhidkanlah Allah (sekali-kali tidak ada Tuhan bagimu selain dari-Nya. Maka mengapa kamu tidak bertakwa?") kamu tidak takut kepada-Nya sehingga kamu mau mengimani-Nya.
{ قَالَ الملأ الذين كَفَرُواْ مِن قَوْمِهِ إِنَّا لنراك فِي سَفَاهَةٍ } جهالة { وِإِنَّا لَنَظُنُّكَ مِنَ الكاذبين } في رسالتك.
066. (Pemuka-pemuka yang kafir dari kaumnya berkata, "Sesungguhnya kami benar-benar memandang kamu dalam keadaan kurang akal) yaitu bodoh (dan sesungguhnya kami menganggap kamu termasuk orang-orang yang berdusta.") di dalam kerasulanmu.
{ قَالَ ياقوم لَيْسَ بِى سَفَاهَةٌ ولكنى رَسُولٌ مِّن رَّبِّ العالمين }.
067. (Hud berkata, "Hai kaumku! Tidak ada padaku kekurangan akal sedikit pun tetapi aku ini adalah utusan dari Tuhan semesta alam)
{ أُبَلِّغُكُمْ رسالات رَبِّى وَأَنَاْ لَكُمْ نَاصِحٌ أَمِينٌ } مأمون على الرسالة.
068. (Aku menyampaikan amanat-amanah Tuhanku kepadamu dan aku hanyalah pemberi nasihat yang terpercaya bagimu") yakni orang yang dipercaya untuk mengemban risalah.
{ أَوَعَجِبْتُمْ أَن جَآءَكُمْ ذِكْرٌ مّن رَّبِّكُمْ على } لسان { رَجُلٍ مِّنكُمْ لِيُنذِرَكُمْ واذكروا إِذْ جَعَلَكُمْ خُلَفَآءَ } في الأرض { مِن بَعْدِ قَوْمِ نُوحٍ وَزَادَكُمْ فِى الخلق بَصْطَةً } قوّة وطولاً ، وكان طويلهم مائة ذراع وقصيرهم ستين { فاذكروا ءَالآءَ الله } نِعَمَه { لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ } تفوزون.
069. (Apakah kamu tidak percaya dan heran bahwa datang kepadamu peringatan dari Tuhanmu yang dibawa oleh) lisan (seorang laki-laki di antara kamu untuk memberi peringatan kepadamu? Dan ingatlah oleh kamu sekalian di waktu Allah menjadikan kamu sebagai pengganti-pengganti yang berkuasa) di muka bumi (sesudah lenyapnya kaum Nuh dan Tuhan telah melebihkan kekuatan tubuh dan perawakanmu) memberi kekuatan dan tinggi tubuh; tersebutlah bahwa orang yang paling tinggi di antara mereka adalah seratus hasta, sedangkan yang paling pendek enam puluh hasta (Maka ingatlah nikmat-nikmat Allah) yaitu karunia-karunia-Nya (supaya kamu mendapat keberuntungan) supaya kamu memperoleh keberhasilan.
{ قَالُواْ أَجِئْتَنَا لِنَعْبُدَ الله وَحْدَهُ وَنَذَرَ } نترك { مَا كَانَ يَعْبُدُ ءَآبَاؤُنَا فَأْتِنَا بِمَا تَعِدُنَآ } به من العذاب { إِن كُنتَ مِنَ الصادقين } في قولك.
070. (Mereka berkata, "Apakah kamu datang kepada kami agar kami hanya menyembah Allah saja dan meninggalkan) artinya membiarkan (apa yang biasa disembah oleh bapak-bapak kami? Maka datangkanlah apa yang kamu ancamkan kepada kami) berupa azab (jika kamu termasuk orang-orang yang benar") di dalam pengakuanmu.
{ قَالَ قَدْ وَقَعَ } وجب { عَلَيْكُم مِّن رَّبِّكُمْ رِجْسٌ } عذاب { وَغَضَبٌ أتجادلونني فِى أَسْمآءٍ سَمَّيْتُمُوهآ } أي سميتم بها { أَنتُمْ وَءَابَآؤُكُمُ } أصناماً تعبدونها { مَّا نَزَّلَ الله بِهَا } أي بعبادتها { مِّن سلطان } حجة وبرهان { فانتظروا } العذاب { إِنِّى مَعَكُم مِّنَ المنتظرين } ذلكم بتكذيبكم لي فأُرسلت عليهم الريح العقيم.
071. (Ia berkata, "Sungguh sudah pasti) telah wajib (kamu akan ditimpa azab Tuhanmu) yakni siksaan-Nya (dan kemarahan-Nya. Apakah kamu sekalian hendak berbantah dengan aku tentang nama-nama yang telah kamu menamakannya) artinya yang telah diberi nama oleh kamu (kamu beserta nenek-moyangmu) yang dimaksud ialah berhala-berhala yang biasa mereka sembah (padahal Allah sekali-kali tidak menurunkan untuk itu) untuk menyembahnya (suatu hujah pun?) bukti argumentasi. (Maka tunggulah olehmu) azab itu (sesungguhnya aku juga termasuk orang-orang yang menunggu bersama kamu.") menanti azab itu disebabkan kedustaanmu kepadaku. Kemudian dikirimkan kepada mereka angin yang panas sekali. Maksudnya, Allah menimpakan azab-Nya atas mereka dengan angin yang amat panas.
{ فأنجيناه } أي هوداً { والذين مَعَهُ } من المؤمنين { بِرَحْمَةٍ مِّنَّا وَقَطَعْنَا دَابِرَ } القوم { الذين كَذَّبُواْ بئاياتنا } أي استأصلناهم { وَمَا كَانُواْ مُؤْمِنِينَ } عطف على ( كذبوا ).
072. (Maka Kami selamatkan dia) Hud (beserta orang-orang yang bersamanya) dari kalangan orang-orang yang beriman (dengan rahmat yang besar dari Kami dan Kami tumpas) kaumnya itu (orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami) Kami habiskan mereka dengan akar-akarnya (dan tiadalah mereka orang-orang yang beriman) diathafkan kepada lafal kadzdzabuu.
{ وَ } أرسلنا { أَرْسَلْنَا إلى ثَمُودَ } بترك الصرف مراداً به القبيلة { أَخَاهُمْ صالحا قَالَ ياقوم اعبدوا الله مَا لَكُم مِّنْ إله غَيْرُهُ قَدْ جَاءَتْكُم بَيّنَةٌ } معجزة { مِّن رَّبِّكُمْ } على صدقي { هذه نَاقَةُ الله لَكُمْ ءَايَةً } حال عاملها معنى الإِشارة ، وكانوا سألوه أن يخرجها لهم من صخرة عيّنوها { فَذَرُوهَا تَأْكُلْ فِى أَرْضِ الله وَلاَ تَمَسُّوهَا بِسُوءٍ } بعقر أو ضرب { فَيَأْخُذَكُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ }.
073. (Dan) Kami telah mengutus (kepada kaum Tsamud) tanpa tanwin, yang dimaksud adalah kabilahnya (saudara mereka Saleh. Ia berkata, "Hai kaumku, sembahlah Allah sekali-kali tidak ada Tuhan bagimu selain-Nya. Sesungguhnya telah datang bukti yang nyata) yakni mukjizat (dari Tuhanmu) yang membenarkan kerasulanku. (Unta betina ini menjadi tanda bagimu) menjadi hal sedangkan amilnya adalah makna yang terkandung dalam isyarah. Sebelumnya kaum Nabi Saleh itu meminta kepadanya agar ia mengeluarkan unta betina tersebut dari sebuah batu besar yang telah mereka tentukan sendiri (maka biarkanlah dia makan di bumi Allah dan janganlah kamu mengganggunya dengan gangguan apa pun) menyembelihnya atau memukulnya (maka kamu ditimpa siksaan yang pedih.")
{ واذكروا إِذْ جَعَلَكُمْ خُلَفآءَ } في الأرض { مِن بَعْدِ عَادٍ وَبَوَّأَكُمْ } أسكنكم { فِى الأرض تَتَّخِذُونَ مِن سُهُولِهَا قُصُورًا } تسكنونها في الصيف { وَتَنْحِتُونَ الجبال بُيُوتًا } تسكنونها في الشتاء ، ونصبه على الحال المقدّرة { فاذكروا ءَالآءَ * الله وَلاَ تَعْثَوْاْ فِى الأرض مُفْسِدِينَ }.
074. (Dan ingatlah olehmu di waktu Tuhan menjadikan kamu pengganti-pengganti) di bumi ini (sesudah kaum Ad dan memberikan tempat bagimu) yakni menempatkan kamu (di bumi. Kamu dirikan istana-istana di atas tanah-tanah yang datar) sebagai tempat tinggalmu di musim panas (dan kamu pahat gunung-gunungnya untuk dijadikan rumah) yang kamu tempati di musim dingin, dinashabkannya lafal buyuutan menjadi hal dari lafal yang tersimpan (maka ingatlah nikmat-nikmat Allah dan janganlah kamu merajalela di muka bumi membuat kerusakan).
{ قَالَ الملأ الذين استكبروا مِن قَوْمِهِ } تكبّروا عن الإِيمان به { لِلَّذِينَ استضعفوا لِمَنْ ءَامَنَ مِنْهُمْ } أي من قومه بدل مما قبله بإعادة الجار { أَتَعْلَمُونَ أَنَّ صالحا مُّرْسَلٌ مِّن رَّبّهِ } إليكم؟ { قَالُواْ } نعم { إِنَّا بِمَآ أُرْسِلَ بِهِ مُؤْمِنُونَ }.
075. (Pemuka-pemuka yang menyombongkan diri di antara kaumnya berkata) maksudnya mereka yang sombong tidak mau beriman kepada Saleh (kepada orang-orang yang dianggap lemah yang telah beriman di antara mereka,) di antara kaumnya, menjadi badal dari lafal yang sebelumnya dengan mengulangi huruf jar ("Tahukah kamu bahwa Saleh diutus menjadi rasul oleh Tuhannya?) kepadamu (Mereka menjawab,) 'Ya, betul.' (Sesungguhnya kami beriman kepada wahyu yang Saleh diutus untuk menyampaikannya.")
{ قَالَ الذين استكبروا إِنَّا بالذى ءَامَنتُمْ بِهِ كافرون }.
076. (Orang-orang yang menyombongkan diri berkata, "Sesungguhnya kami adalah orang yang tidak percaya kepada apa yang kamu imani itu.")
وكانت الناقة لها يوم في الماء ولهم يوم ، فملُّوا ذلك { فَعَقَرُواْ الناقة } عقرها قُدار بأمرهم بأن قتلها بالسيف { وَعَتَوْاْ عَنْ أَمْرِ رَبِّهِمْ وَقَالُواْ ياصالح *ائتنا بِمَا تَعِدُنَآ } به من العذاب على قتلها { إِن كُنتَ مِنَ المرسلين }
077. Tersebutlah bahwa bagi unta betina itu satu hari minum, dan untuk mereka satu hari lainnya, akhirnya mereka bosan dengan ketentuan itu. (Kemudian mereka sembelih unta betina itu) yang melakukannya adalah orang yang terkuat berdasarkan perintah dari mereka, yaitu ia diperintahkan agar menyembelihnya dengan pedangnya (dan mereka berlaku angkuh terhadap perintah Tuhan. Dan mereka berkata, "Hai Saleh! Datangkanlah apa yang kamu ancamkan itu kepada kami) yakni azab sebagai balasan atas pembunuhan unta itu (jika betul kamu termasuk orang yang diutus Allah.").
{ فَأَخَذَتْهُمُ الرجفة } الزلزلة الشديدة من الأرض والصيحة من السماء { فَأَصْبَحُواْ فِي دَارِهِمْ جاثمين } باركين على الركب مَيِّتين.
078. (Karena itu mereka ditimpa gempa) gempa bumi yang keras beserta suara gemuruh dari langit (maka jadilah mereka mayat-mayat yang bergelimpangan di tempat tinggal mereka) mereka mati dalam keadaan bertekuk-lutut.
{ فتولى } أعرَضَ صالح { عَنْهُمْ وَقَالَ ياقوم * لَقَدْ أَبْلَغْتُكُمْ رِسَالَةَ رَبِّى وَنَصَحْتُ لَكُمْ ولكن لاَّ تُحِبُّونَ الناصحين }.
079. (Maka Saleh berpaling) ia meninggalkan (mereka seraya berkata, "Hai kaumku! Sesungguhnya aku telah menyampaikan kepadamu amanat Tuhanku dan aku telah memberi nasihat kepadamu tetapi kamu tidak menyukai orang-orang yang memberi nasihat.")
{ وَ } اذكر { لُوطاً } ويبدل منه { إِذْ قَالَ لِقَوْمِهِ أَتَأْتُونَ الفاحشة } أي أدبار الرجال { مَا سَبَقَكُمْ بِهَا مِنْ أَحَدٍ مِّن العالمين } الإِنس والجنّ.
080. (Dan) ingatlah (Luth) kemudian disebutkan badalnya yaitu, (tatkala dia berkata kepada kaumnya, "Mengapa kamu mengerjakan perbuatan fahisyah itu) yakni mendatangi dubur/anus laki-laki (yang belum pernah dikerjakan oleh seorang pun di dunia ini sebelummu?") dari kalangan manusia dan jin.

Al-A'raaf (Ayat 81-100)



081. (Tiada lain kamu itu) dengan menetapkan dua hamzah yang ditashilkan nomor duanya serta memasukkan alif di antara keduanya, menurut dua bacaan (mendatangi lelaki untuk melepaskan nafsumu kepada mereka bukan kepada wanita, melainkan kamu itu adalah orang-orang yang melampaui batas) melewati batas kehalalan menuju kepada keharaman.
082. (Jawab kaumnya tidak lain hanya mengatakan, "Usirlah mereka) Luth dan pengikut-pengikutnya (dari kotamu ini; sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang berpura-pura menyucikan diri.") dari mendatangi dubur laki-laki/homosek.
083. (Kemudian Kami selamatkan dia dan pengikut-pengikutnya kecuali istrinya; dia termasuk orang-orang yang tertinggal) yang ikut binasa oleh azab Allah.
084. (Dan Kami turunkan kepada mereka hujan) yakni hujan batu dari neraka Sijjiil kemudian membinasakan mereka (maka perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang berdosa.)
085. (Dan) Kami telah mengutus (kepada penduduk Madyan saudara mereka Syuaib. Ia berkata, "Hai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tidak ada Tuhan bagimu selain-Nya. Sesungguhnya telah datang kepadamu bukti yang nyata) yakni mukjizat (dari Tuhanmu) yang membenarkan kerasulanku (Maka sempurnakanlah) genapkanlah (takaran dan timbangan dan janganlah kamu kurangkan) maksudnya menekorkan (bagi manusia barang-barang takaran dan timbangan mereka dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi) dengan kekafiran dan maksiat-maksiat (sesudah Tuhan memperbaikinya) dengan mengutus rasul-rasul-Nya (Yang demikian itu) yang telah disebutkan itu (lebih baik bagimu jika betul-betul kamu orang-orang yang beriman) yang menghendaki keimanan, maka bersegeralah kamu kepada keimanan.
086. (Dan janganlah kamu duduk di tiap-tiap jalan) yakni tempat orang berlalu lintas (dengan menakut-nakuti) membuat orang-orang takut untuk melewatinya karena takut pakaian mereka diambil atau dikenakan pajak (dan menghalang-halangi) menghambat (dari jalan Allah) agama-Nya (terhadap orang yang beriman kepada-Nya) dengan cara kamu mengancam akan membunuhnya (dan kamu menginginkan agar jalan Allah itu) kamu menghendaki agar jalan itu (menjadi bengkok) tidak lurus (Dan ingatlah di waktu dahulunya kamu berjumlah sedikit, kemudian Allah membuat kamu menjadi banyak, lalu perhatikanlah bagaimana kesudahan orang-orang yang berbuat kerusakan") sebelum kamu, oleh karena mereka mendustakan rasul-rasul mereka; yakni akhir dari perkara mereka ialah kebinasaan.
087. (Jika ada segolongan daripada kamu beriman kepada apa yang aku diutus untuk menyampaikannya, dan ada pula segolongan yang tidak beriman) terhadapnya (maka bersabarlah kamu) artinya kamu harap menunggu (hingga Allah menetapkan hukum-Nya di antara kita) antara kami dan kamu, dengan menyelamatkan yang hak dan menghancurkan yang batil (dan Dia adalah hakim yang sebaik-baiknya) yang paling adil.
088. (Pemuka-pemuka dari kaum Syuaib yang menyombongkan diri berkata,) mereka yang sombong tidak mau beriman ("Sesungguhnya kami akan mengusir kamu hai Syuaib dan orang-orang yang beriman bersamamu dari kota kami atau kamu kembali) sungguh mau kembali (kepada agama kami.") yaitu din/agama kami. Di dalam pembicaraan ini yang dipakai dhamir jamak padahal pembicaranya hanya seorang yaitu Syuaib sendiri. Sebab Syuaib itu sama sekali bukan berada dalam agama mereka, lalu ia menjawab sebaliknya (Syuaib menjawab, "Apakah) kami harus kembali kepada agamamu itu (kendatipun kami tidak menyukainya?") Istifham/kata tanya di sini mengandung pengertian pengingkaran.
089. (Sungguh kami mengada-adakan kebohongan yang besar terhadap Allah jika kami kembali kepada agamamu sesudah Allah melepaskan kami daripadanya. Dan tidaklah patut) tidak pantas (bagi kami kembali kepadanya kecuali jika Allah Tuhan kami menghendaki) hal itu, yaitu menghinakan kami (Pengetahuan Tuhan kami meliputi segala sesuatu) yang di antaranya ialah Dia mengetahui keadaanku dan keadaanmu (Kepada Allah sajalah kami bertawakal. Ya Tuhan kami, berilah keputusan) ketentuan hukum (antara kami dan kaum kami dengan hak dan Engkaulah pemberi keputusan yang sebaik-baiknya) yakni hakim yang paling baik.
090. (Pemuka-pemuka kaum Syuaib yang kafir berkata,) sebagian mereka berkata kepada sebagian yang lain ("Sesungguhnya jika) lam adalah untuk qasam atau sumpah (kamu mengikut Syuaib, tentu jika kamu berbuat demikian menjadi orang-orang yang merugi.")
091. (Kemudian mereka ditimpa gempa) gempa bumi yang dahsyat (maka jadilah mereka mayat-mayat yang bergelimpangan di tempat tinggal mereka) mereka mati dalam keadaan bertekuk-lutut.
092. (Yaitu orang-orang yang mendustakan Syuaib) menjadi mubtada dan khabarnya ialah (seolah-olah) dengan ditakhfifkan sedangkan isimnya dibuang, lengkapnya ialah: Seolah-olah mereka (mereka belum pernah berdiam) artinya mereka belum pernah tinggal (di kota itu) di rumah-rumah mereka sendiri (orang-orang yang mendustakan Syuaib mereka itulah orang-orang yang merugi) pengukuhan dengan mengulangi maushul dan lainnya merupakan jawaban terhadap perkataan mereka yang terdahulu.
093. (Maka Syuaib berpaling) yakni meninggalkan (mereka seraya berkata, "Hai kaumku! Sesungguhnya aku telah menyampaikan amanat-amanah Tuhanku dan aku telah memberi nasihat kepadamu) akan tetapi kamu tidak juga mau beriman (Maka bagaimana aku akan bersedih hati) bersusah hati (terhadap orang-orang yang kafir?") Istifham di sini bermakna nafi.
094. (Kami tidaklah mengutus seseorang nabi pun kepada sesuatu negeri) kemudian penduduknya mendustakannya (melainkan Kami timpakan) Kami siksa (kepada penduduknya kesempitan) yakni kemiskinan yang sangat (dan penderitaan) berupa penyakit (supaya mereka tunduk dengan merendahkan diri) mereka mau merendahkan dirinya sehingga mereka mau beriman.
095. (Kemudian Kami ganti) Kami berikan kepada mereka (kesusahan itu) yakni azab itu (dengan kesenangan) kecukupan dan kesehatan (hingga mereka bertambah banyak) makin banyak keturunan dan hartanya (dan mereka berkata,) sebagai ungkapan ingkar terhadap karunia Allah ("Sesungguhnya nenek moyang kami pun telah merasai penderitaan dan kesenangan") seperti apa yang sedang kami alami, memang demikianlah hukum alam itu, jadi bukanlah merupakan siksaan dari Allah, maka dari itu tetaplah kamu dengan apa yang sekarang kamu pegang. Allah berfirman, (maka Kami timpakan kepada mereka) siksaan (dengan sekonyong-konyong) secara tiba-tiba (sedangkan mereka tidak menyadarinya) sebelum saat azab itu datang.
096. (Dan jika sekiranya penduduk negeri-negeri) yang mendustakan (beriman) terhadap Allah dan rasul-rasul mereka (dan bertakwa) tidak kafir dan maksiat (pastilah Kami akan melimpahkan) dengan dibaca takhfif dan tasydid (kepada mereka berkah dari langit) dengan melalui hujan (dan bumi) dengan melalui tetumbuhan (tetapi mereka mendustakan) rasul-rasul (maka Kami siksa mereka) Kami hukum mereka (disebabkan perbuatan mereka sendiri).
097. (Maka apakah merasa aman penduduk negeri-negeri itu) yang mendustakan (dari kedatangan siksaan Kami kepada mereka) yaitu azab Kami (di malam hari) tengah malam (di waktu mereka sedang tidur) dalam keadaan lalai dari kedatangan azab itu.
098. (Atau apakah penduduk negeri-negeri itu merasa aman dari kedatangan siksaan Kami kepada mereka di waktu matahari sepenggalah naik) pada waktu siang hari (ketika mereka sedang bermain).
099. (Maka apakah mereka merasa aman dari tipu daya Allah.) yakni istidraj Allah terhadap mereka dengan memberi mereka banyak kenikmatan kemudian Ia menghukum mereka dengan sekonyong-konyong (Tiada yang merasa aman dari tipu daya Allah kecuali hanya orang-orang yang merugi).
100. (Dan apakah belum jelas) artinya belum terang (bagi orang-orang yang mempusakai bumi ini) sebagai tempat tinggalnya (sesudah) binasanya (penduduknya bahwa) menjadi fa'il berasal dari anna yang ditakhfifkan sedangkan isimnya dibuang, artinya bahwasanya (kalau Kami menghendaki tentu Kami timpakan kepada mereka siksaan) yakni azab (karena dosa-dosanya) sebagaimana telah Kami timpakan siksaan kepada orang-orang sebelum mereka. Kesemua hamzah di empat tempat tersebut semuanya bermakna lit-taubikh/mencela; dan huruf fa dan wawu yang memasuki pada kedua di antaranya untuk tujuan athaf. Menurut suatu qiraat dibaca dengan wawu yang disukunkan pada tempat yang pertama karena diathafkan kepada huruf aw. (Dan) Kami (kunci) Kami lak (hati mereka sehingga mereka tidak dapat mendengar) nasihat dengan pendengaran yang sehat.



No comments:

Post a Comment

 
back to top