Kitab tafsir jalalain
Al-A'raaf (Ayat 1-20)
{ المص } الله أعلم بمراده بذلك.
001. (Alif laam miim shaad) hanya Allahlah yang mengetahui apa yang dimaksud dengannya.
هذا { كتاب أُنزِلَ إِلَيْكَ } خطاب للنبي صلى الله عليه وسلم { فَلاَ يَكُن فِى صَدْرِكَ حَرَجٌ } ضِيق { مِنْهُ } أن تبلغه مخافة أن تكذَّب { لّتُنذِرَ } متعلق ب ( أُنزل ) : أي للإِنذار { بِهِ وذكرى } تذكرة { لِلْمُؤْمِنِينَ } به.
002. Ini adalah (kitab yang diturunkan kepadamu) khithab atau pembicaraan ayat ini ditujukan kepada Nabi saw. (maka janganlah ada kesempitan di dalam dadamu) kerumitan (karenanya) sewaktu engkau akan menyampaikannya karena merasa khawatir akan didustakan (supaya kamu memberi peringatan) berkaitan dengan lafal unzila, artinya supaya engkau memperingatkan (dengan kitab itu dan menjadi pelajaran) yaitu bahan pengingat (bagi orang-orang yang beriman) kepada kitab itu.
قل لهم { اتبعوا مَا أُنزِلَ إِلَيْكُم مّن رَّبِّكُمْ } أي القرآن { وَلاَ تَتَّبِعُواْ } تتخذوا { مِن دُونِهِ } أي الله : أي غيره { أَوْلِيَآءَ } تطيعونهم في معصيته تعالى { قَلِيلاً مَّا تَذَكَّرُونَ } بالتاء والياء ، تتعظون ، وفيه إدغام التاء في الأصل في الذال وفي قراءة بسكونها ، و «ما» زائدة لتأكيد القلة.
003. Katakanlah kepada mereka, (Ikutilah apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu) yakni Alquran (dan janganlah kamu mengikuti) maksudnya jangan kamu menjadikan (selain-Nya) selain Allah, (sebagai pemimpin-pemimpin) yang kamu taati untuk berbuat maksiat kepada Allah swt. (Amat sedikitlah kamu mengambil pelajaran) dengan memakai ta atau ya; yakni mengambil pelajaran darinya. Lafal tadzakkaruun dibaca dengan mengidgamkan ta asal ke dalam dzal. Menurut suatu qiraat dibaca tadzkuruun. Sedangkan huruf maa adalah tambahan, yang diadakan untuk mengukuhkan makna sedikit, sehingga artinya menjadi amat sedikit.
{ وَكَمْ } خبرية مفعول { مِّن قَرْيَةٍ } أُرِيد أهلها { أهلكناها } أردنا إهلاكها { فَجَآءَهَا بَأْسُنَا } عذابنا { باياتا } ليلاً { أَوْ هُمْ قَائِلُونَ } نائمون بالظهيرة ، و ( القيلولة ) : استراحة نصف النهار وإن لم يكن معها نوم ، أي مرّة جاءها ليلاً ، ومرَّة نهاراً.
004. (Betapa banyaknya) kalimat berita dan menjadi maf`ul (negeri) yang dimaksud adalah penduduknya (yang telah Kami binasakan) Kami bermaksud untuk membinasakannya (maka datanglah kekuatan Kami) yakni siksaan Kami (tengah malam) yaitu pada malam hari (atau di waktu mereka beristirahat di tengah hari) artinya sedang tidur-tiduran di siang hari. Yang dimaksud dengan al-qailulah, artinya beristirahat di tengah hari sekalipun tidak tidur. Yakni siksaan itu terkadang datang di waktu tengah malam dan terkadang di siang hari.
{ فَمَا كَانَ دعواهم } قولهم { إِذْ جَآءَهُم بَأْسُنَآ إِلاَّ أَن قَالُواْ إِنَّا كُنَّا ظالمين }.
005. (Maka tidak adalah keluhan mereka) yaitu perkataan mereka (di waktu datang kepada mereka siksaan Kami kecuali mengatakan, "Sesungguhnya kami adalah orang-orang yang lalim.")
{ فَلَنَسْئَلَنَّ الذين أُرْسِلَ إِلَيْهِمْ } أي الأمم عن إجابتهم الرسل وعملهم فيما بلغهم { وَلَنَسْئَلَنَّ المرسلين } عن الإِبلاغ.
006. (Maka sesungguhnya Kami akan menanyai umat-umat yang telah diutus rasul-rasul kepada mereka) yaitu kepada umat-umat tentang tanggapan mereka terhadap rasul-rasul dan pengamalan mereka terhadap apa-apa yang telah disampaikan kepada mereka (dan sesungguhnya Kami akan menanyai pula rasul-rasul Kami) tentang penyampaian mereka.
{ فَلَنَقُصَّنَّ عَلَيْهِم بِعِلْمٍ } لنخبرنهم عن علم بما فعلوه { وَمَا كُنَّا غَآئِبِينَ } عن إبلاغ الرسل والأمم الخالية فيما عملوا.
007. (Maka sesungguhnya akan Kami kabarkan kepada mereka dengan penuh pengetahuan). Kami akan menceritakan kepada mereka tentang apa-apa yang telah mereka perbuat dengan penuh pengetahuan (dan Kami sekali-kali tidak gaib) untuk menyampaikan kepada rasul-rasul dan umat-umat terdahulu tentang apa-apa yang pernah mereka perbuat.
{ والوزن } للأعمال أو لصحائفها بميزان له لسان وكفتان كما ورد في حديث كائنٌ { يَوْمَئِذٍ } أي يوم السؤال المذكور وهو يوم القيامة { الحق } العدل : صفة ( الوزن ) { فَمَن ثَقُلَتْ موازينه } بالحسنات { فأولئك هُمُ المفلحون } الفائزون.
008. (Dan timbangan) untuk amal-amal perbuatan atau untuk lembaran-lembaran catatan amal perbuatan yang ditaruh di dalamnya. Timbangan itu memiliki jarum penunjuk berat dan dua gantungan, demikian sebagaimana yang telah dijelaskan oleh hadis. Timbangan itu ada (pada hari itu) yakni hari penghisaban yang telah disebutkan, yaitu hari kiamat (adalah benar) adalah adil, menjadi sifat dari lafal al-wazn (maka barang siapa berat timbangannya) oleh kebaikan (maka mereka itulah orang-orang yang berbahagia) orang-orang yang beruntung.
{ وَمَنْ خَفَّتْ موازينه } بالسيئات { فأولئك الذين خَسِرُواْ أَنفُسَهُم } بتصييرها إلى النار { بِمَا كَانُواْ بئاياتنا يَظْلِمُونَ } يجحدون
009. (Dan siapa yang ringan timbangannya) oleh sebab amal-amal keburukannya (maka itulah orang-orang yang merugikan dirinya sendiri) yang membawa dirinya ke neraka (disebabkan mereka selalu mengingkari ayat-ayat Kami) mereka tidak mau mempercayainya.
{ وَلَقَدْ مكناكم } يا بني آدم { فِى الأرض وَجَعَلْنَا لَكُمْ فِيهَا معايش } بالياء : أسباباً تعيشون بها ، ( جمع معيشة ) { قَلِيلاً مَّا } لتأكيد القلة { تَشْكُرُونَ } على ذلك .
010. (Sesungguhnya Kami telah menempatkan kamu sekalian) hai anak-anak Adam (di muka bumi dan Kami adakan bagimu di muka bumi itu sumber-sumber penghidupan) dengan memakai huruf ya, yakni sarana-sarana untuk kamu bisa hidup. Ma`ayisy jamak dari kata ma'isyah (amat sedikitlah) untuk mengukuhkan keminiman (kamu bersyukur) terhadap kesemuanya itu.
{ وَلَقَدْ خلقناكم } أي أباكم آدم { ثُمَّ صورناكم } أي صوّرناه وأنتم في ظهره { ثُمَّ قُلْنَا للملائكة اسجدوا لأَدَمَ } سجود تحية بالانحناء { فَسَجَدُواْ إِلاَّ إِبْلِيسَ } أبا الجنّ كان بين الملائكة { لَمْ يَكُن مِّنَ الساجدين } .
011. (Sesungguhnya Kami telah menciptakanmu) maksudnya ayah kamu yaitu Adam (lalu Kami bentuk tubuhmu) Kami membentuk tubuhnya sedangkan kamu masih berada di dalam sulbinya (kemudian Kami katakan kepada para malaikat, "Bersujudlah kamu kepada Adam,") sebagai penghormatan, yaitu dengan menundukkan punggung (maka mereka pun bersujud kecuali iblis) yaitu kakek moyang bangsa jin yang ada di antara malaikat (dia tidak termasuk mereka yang bersujud).
{ قَالَ } تعالى { مَا مَنَعَكَ أَ } ن { لاَ } زائدة { تَسْجُدَ إِذْ } حين { أَمَرْتُكَ قَالَ أَنَاْ خَيْرٌ مِّنْهُ خَلَقْتَنِي مِن نَّارٍ وَخَلَقْتَهُ مِن طِينٍ } .
012. (Allah berfirman,) Maha Tinggi Allah, ("Apakah yang menghalangimu untuk) huruf laa adalah tambahan (bersujud di waktu) tatkala (Aku menyuruhmu." Menjawab iblis, "Aku lebih baik daripadanya, Engkau ciptakan aku dari api sedangkan dia Engkau ciptakan dari tanah.")
{ قَالَ فاهبط مِّنْهَا } أي من الجنة ، وقيل من السموات { فَمَا يَكُونُ } ينبغي { لَكَ أَن تَتَكَبَّرَ فِيهَا فاخرج } منها { إِنَّكَ مِنَ الصاغرين } الذليلين .
013. (Allah berfirman, "Turunlah kamu dari surga itu) ada yang mengatakan dari langit (karena tidak patut) tidak layak (bagi kamu menyombongkan diri di dalamnya, maka keluarlah) dari surga (sesungguhnya kamu termasuk orang-orang yang hina.") maksudnya orang-orang yang terhina.
{ قَالَ أَنظِرْنِى } أخِّرني { إلى يَوْمِ يُبْعَثُونَ } أي الناس .
014. (Iblis menjawab, "Beri tangguhlah saya) artinya berilah saya kesempatan (sampai waktu mereka dibangkitkan.") yakni sampai manusia dibangkitkan.
{ قَالَ إِنَّكَ مِنَ المنظرين } وفي آية أخرى { إلى يَوْمِ الوقت المعلوم } [ 38 : 15 ] أي وقت النفخة الأولى .
015. (Allah berfirman, "Sesungguhnya kamu termasuk mereka yang diberi tangguh.") pada ayat lain disebutkan, "Hingga hari yang telah ditentukan," yaitu waktu ditiupnya sangkakala pertama.
{ قَالَ فَبِمَآ أَغْوَيْتَنِى } أي بإغوائك لي ، والباء للقسم وجوابه { لأَقْعُدَنَّ لَهُمْ } أي لبني آدم { صراطك المستقيم } أي على الطريق الموصل إليك .
016. (Iblis menjawab, "Karena Engkau telah menyesatkan saya) Engkau telah menghukum saya; huruf ba mengandung makna qasam/sumpah dan sebagai jawabnya ialah (saya benar-benar akan menghalang-halangi mereka) yaitu anak-anak Adam (dari jalan Engkau yang lurus) maksudnya dari jalan yang dapat mempertemukan mereka kepada Engkau.
{ ثُمَّ لأَتِيَنَّهُم مِّن بَيْنِ أَيْدِيهِمْ وَمِنْ خَلْفِهِمْ وَعَنْ أيمانهم وَعَن شَمَآئِلِهِمْ } أي من كل جهة فأمنعهم عن سلوكه . قال ابن عباس : ولا يستطيع أن يأتي من فوقهم لئلا يحول بين العبد وبين رحمة الله تعالى { وَلاَ تَجِدُ أَكْثَرَهُمْ شاكرين } مؤمنين .
017. (Kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka dan dari belakang, dari kanan dan dari kiri mereka) maksudnya dari segala penjuru, kemudian aku halang-halangi mereka untuk bisa menempuh jalan-Mu itu. Akan tetapi Ibnu Abbas memberikan penafsirannya, bahwa iblis tidak akan dapat mendatangi mereka dari arah atasnya hal itu supaya ia jangan menghalang-halangi jalan antara hamba dengan rahmat Allah swt. (dan engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur") yakni beriman.
{ قَالَ اخرج مِنْهَا مَذْءُومًا } بالهمز : معيباً أو ممقوتاً { مَّدْحُورًا } مُبْعَداً عن الرحمة { لَّمَن تَبِعَكَ مِنْهُمْ } من الناس ، واللام للابتداء أو موطئة للقسم ، وهو { لأَمْلأَنَّ جَهَنَّمَ مِنكُمْ أَجْمَعِينَ } أي منك بذرّيتك ومن الناس ، وفيه تغليب الحاضر على الغائب ، وفي الجملة معنى جزاء «مَنْ» الشرطية : أي من تبعك أعذبه .
018. (Allah berfirman, "Keluarlah kamu dari surga itu sebagai orang yang terhina) dengan memakai hamzah, artinya tercela atau kena murka Allah (lagi terusir) dijauhkan dari rahmat Allah. (Sesungguhnya barang siapa di antara mereka mengikuti kamu) dari kalangan umat manusia; huruf lam menunjukkan makna ibtida/permulaan kalimat atau sebagai pendahuluan dari qasam/sumpah, yang mana sumpahnya adalah (sungguh Aku akan memenuhi neraka Jahanam dengan kamu semuanya") yakni kamu dan anak-cucumu serta manusia. Di dalam ayat ini terkandung makna taghliibul haadhir `alal ghaaib atau mengutamakan yang hadir daripada yang tidak hadir; jumlah ini mengandung makna syarat, yakni: Barang siapa yang mengikutimu Aku akan menyiksanya.
{ وَ } قال { ويائادم اسكن أَنتَ } تأكيد للضمير في «اسكن» ليعطف عليه { وَزَوْجُكَ } ( حوّاء ) بالمد { الجنة فَكُلاَ مِنْ حَيْثُ شِئْتُمَا وَلاَ تَقْرَبَا هذه الشجرة } بالأكل منها وهي الحنطة { فَتَكُونَا مِنَ الظالمين } .
019. (Dan) Allah berfirman ("Hai Adam bertempat tinggallah kamu) lafal anta merupakan pengukuhan terhadap dhamir yang terdapat di dalam lafal uskun, tujuannya ialah untuk dijadikan sebagai ma'thuf alaih (dan istrimu) yakni Hawa, dengan dibaca panjang (di surga serta makanlah olehmu berdua buah-buahan mana saja yang kamu sukai, dan janganlah kamu berdua mendekati pohon ini) dengan cara memakannya, yang dimaksud adalah pohon gandum (maka menjadilah kamu berdua termasuk orang-orang yang lalim").
{ فَوَسْوَسَ لَهُمَا الشيطان } إبليس { لِيُبْدِىَ } يظهر { لَهُمَا مَا وُورِيَ } ( فُوعِلَ ) : من المواراة { عَنْهُمَا مِنَ سوءاتهما وَقَالَ مَا نهاكما رَبُّكُمَا عَنْ هذه الشجرة إِلآ } كراهة { أَن تَكُونَا مَلَكَيْنِ } وقرىء بكسر اللام { أَوْ تَكُونَا مِنَ الخالدين } أي وذلك لازم عن الأكل منها كما في آية أخرى { هَلْ أَدُلُّكَ على شَجَرَةِ الخلد وَمُلْكٍ لاَّ يبلى } & [ 120 : 20 ]
020. (Maka setan mulai menggoda keduanya) yakni iblis (untuk menampakkan) memperlihatkan (kepada keduanya apa yang tertutup) dengan wazan fu`ila dari lafal al-muwaaraah (dari mereka, yaitu auratnya dan setan berkata, "Tuhan kamu tidak melarangmu dari mendekati pohon ini melainkan) karena khawatir (supaya kamu berdua tidak menjadi malaikat) dan menurut suatu qiraat dibaca dengan malikaini/lam dikasrahkan (atau tidak menjadi orang-orang yang kekal dalam surga") berdasarkan hal itu maka memakan pohon itu adalah suatu keharusan sebagaimana yang disebutkan pula di dalam ayat lain, yaitu, "Maukah saya tunjukkan kepada kamu pohon kekekalan dan kerajaan yang tidak akan binasa." (Q.S. Thaha 120)
Kitab tafsir jalalain
Al-A'raaf (Ayat 21-40)
{ وَقَاسَمَهُمَآ } أي أقسم لهما بالله { إِنِّى لَكُمَا لَمِنَ الناصحين } في ذلك
021. (Dan dia, setan, bersumpah kepada keduanya) setan bersumpah dengan nama Allah kepada keduanya ("Sesungguhnya saya adalah termasuk orang yang memberi nasihat kepada kamu berdua.") di dalam hal ini.
{ فدلاهما } حَطَّهما عن منزلتهما { بِغُرُورٍ } منه { فَلَمَّا ذَاقَا الشجرة } أي أكلا منها { بَدَتْ لَهُمَا سوءاتهما } أي ظهر لكلّ منهما قُبُلهُ وقُبُلُ الآخَرِ ودُبُرُه ، وسمي كل منهما ( سوأة ) لأن انكشافه يسوء صاحبه { وَطَفِقَا يَخْصِفَانِ } أخذا يلزقان { عَلَيْهِمَا مِن وَرَقِ الجنة } ليستترا به { وناداهما رَبُّهُمَآ أَلَمْ أَنْهَكُمَا عَن تِلْكُمَا الشجرة وَأَقُل لَّكُمَآ إِنَّ الشيطان لَكُمَا عَدُوٌّ مُّبِينٌ } بيّن العداوة؟ والاستفهام للتقرير.
022. (Maka setan membujuk keduanya) untuk menurunkan kedudukan keduanya (dengan tipu daya) darinya. (Tatkala keduanya telah merasai buah pohon itu) mereka berdua telah memakannya (nampaklah bagi keduanya aurat-auratnya) yakni kedua kemaluan masing-masing tampak oleh lainnya; kedua anggota tubuh itu dinamakan sau`ah, sebab jika terbuka akan membuat malu orang yang bersangkutan (dan mulailah keduanya menutupi) maksud keduanya mengambil penutup untuk menutupi (kedua auratnya dengan daun-daun surga) untuk menutupinya. (Kemudian Tuhan mereka menyeru mereka, "Bukankah Aku telah melarang kamu berdua dari pohon itu dan Aku katakan kepadamu, 'Sesungguhnya setan itu adalah musuh yang nyata bagi kamu berdua.')" yang jelas permusuhannya; kata tanya menunjukkan makna penegasan.
{ قَالاَ رَبَّنَا ظَلَمْنَآ أَنفُسَنَا } بمعصيتنا { وَإِن لَّمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الخاسرين }.
023. (Keduanya berkata, "Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri) oleh sebab perbuatan maksiat kami berdua (dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi.")
{ قَالَ اهبطوا } أي آدم وحوّاء بما اشتملتما عليه من ذرّيتكما { بَعْضُكُمْ } بعض الذرّية { لِبَعْضٍ عَدُوٌّ } من ظلم بعضهم بعضاً { وَلَكُمْ فِى الأرض مُسْتَقَرٌّ } مكان استقرار { ومتاع } تمتع { إلى حِينٍ } تنقضي فيه آجالكم.
024. (Allah berfirman, "Turunlah kamu sekalian) yakni Adam dan Hawa serta anak-cucu kamu yang masih berada di dalam diri kamu (sebagian kamu) maksudnya sebagian keturunan (menjadi musuh bagi sebagian yang lain) sebagian mereka berlaku aniaya terhadap sebagian yang lainnya. (Dan kamu di muka bumi mempunyai tempat kediaman) yaitu tempat tinggal (dan kesenangan) tempat bersenang-senang (sampai waktu yang ditentukan.") apabila ajal kamu telah sampai pada saatnya.
{ قَالَ فِيهَا } أي الأرض { تَحْيَوْنَ وَفِيهَا تَمُوتُونَ وَمِنْهَا تُخْرَجُونَ } بالبعث ، بالبناء للفاعل والمفعول.
025. (Allah berfirman, "Di muka bumi itu kamu hidup dan di muka bumi itu kamu mati, dan dari bumi itu pula kamu akan dikeluarkan") dibangkitkan, dengan memakai bina fa`il dan bina maf`ul atau bentuk aktif dan bentuk pasif.
{ يابنى ءَادَمَ قَدْ أَنزَلْنَا عَلَيْكُمْ لِبَاسًا } أي خلقناه لكم { يوارى } يستر { سوءاتكم وَرِيشًا } وهو ما يتجمل به من الثياب { وَلِبَاسُ التقوى } العمل الصالح والسمت الحسن ، بالنصب عطف على «لباساً» والرفع مبتدأ خبره : جملة { ذلك خَيْرٌ ذلك مِنْ ءايات الله } دلائل قدرته { لَعَلَّهُمْ يَذَّكَّرُونَ } فيؤمنون ، فيه التفات عن الخطاب.
026. (Hai anak Adam! Sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian) Kami telah menciptakannya untuk kamu (untuk menutupi) guna menutupi (auratmu dan pakaian perhiasan) pakaian yang digunakan sebagai perhiasan. (Dan pakaian takwa) yakni amal saleh dan akhlak yang baik; dengan dibaca nashab karena diathafkan kepada lafal libaasan, dan dibaca rafa' sebagai mubtada sedangkan khabarnya ialah jumlah berikut ini (itulah yang lebih baik. Yang demikian itu adalah sebagian tanda-tanda kekuasaan Allah) bukti-bukti yang menunjukkan kekuasaan-Nya (mudah-mudahan mereka selalu ingat) kemudian mau beriman; di dalam jumlah ini terkandung iltifat atau kata sindiran terhadap mukhathab atau orang yang diajak bicara.
{ يابنى ءَادَمَ لاَ يَفْتِنَنَّكُمُ } لا يضلنَّكم { الشيطان } أي لا تتبعوه فتفتنوا { كَمَآ أَخْرَجَ أَبَوَيْكُم } بفتنته { مّنَ الجنة يَنزِعُ } حال { عَنْهُمَا لِبَاسَهُمَا لِيُرِيَهُمَا سوءاتهمآ إِنَّهُ } أي الشيطان { يراكم هُوَ وَقَبِيلُهُ } جنوده { مِنْ حَيْثُ لاَ تَرَوْنَهُمْ } للطافة أجسادهم أو عدم ألوانهم { إِنَّا جَعَلْنَا الشياطين أَوْلِيَآءَ } أعواناً وقرناء { لِلَّذِينَ لاَ يُؤْمِنُونَ }.
027. (Hai anak Adam janganlah sekali-kali kamu dapat ditipu) disesatkan (oleh setan) janganlah kamu mengikuti setan sehingga akibatnya kamu akan tertipu (sebagaimana ia telah mengeluarkan ibu-bapakmu) dengan senjata tipu-dayanya (dari surga, di mana ia menanggalkan) menjadi hal (daripada keduanya yaitu pakaian mereka berdua untuk memperlihatkan kepada keduanya aurat masing-masing. Sesungguhnya ia) yakni setan itu (dan pengikut-pengikutnya melihat kamu) yaitu bala tentaranya (dari suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka) karena kehalusan jasad mereka atau karena mereka tidak berwarna. (Sesungguhnya Kami telah menjadikan setan-setan itu pemimpin-pemimpin) artinya pendukung-pendukung dan teman-teman (bagi orang-orang yang tidak beriman).
{ وَإِذَا فَعَلُواْ فاحشة } كالشرك وطوافهم بالبيت عراة قائلين : لا نطوف في ثياب عصينا الله فيها ، فنهوا عنها { قَالُواْ وَجَدْنَا عَلَيْهَآ ءَابَآءَنَا } فافتدينا بهم { والله أَمَرَنَا بِهَا } أيضاً { قُلْ } لهم { إِنَّ الله لاَ يَأْمُرُ بالفحشآء أَتَقُولُونَ عَلَى الله مَا لاَ تَعْلَمُونَ } أنه قاله؟ استفهام إنكار.
028. (Dan apabila mereka melakukan perbuatan keji) seperti perbuatan syirik dan tawaf mereka di sekeliling Kakbah dalam keadaan telanjang seraya mengemukakan alasan mereka, "Kami tidak akan melakukan tawaf dengan pakaian yang biasa kami gunakan untuk maksiat." Kemudian mereka dilarang dari perbuatan tersebut (mereka berkata, "Kami mendapati nenek-moyang kami mengerjakan yang demikian itu) kami hanya mengikut kepada mereka (dan Allah menyuruh kami mengerjakannya.") juga. (Katakanlah) kepada mereka ("Sesungguhnya Allah tidak menyuruh mengadakan perbuatan yang keji." Mengapa kamu mengada-adakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui?) bahwa Allah mengatakannya; istifham atau kata tanya di sini menunjukkan makna ingkar atau sanggahan.
{ قُلْ أَمَرَ رَبِّي بالقسط } العدل { وَأَقِيمُواْ } معطوف على معنى «بالقسط» أي قال : أقسطوا وأقيموا ، أو قبله فأقسطوا مقدّراً { وُجُوهَكُمْ } لله { عِندَ كُلِّ مَسْجِدٍ } أي أخلصوا له سجودكم { وادعوه } اعبدوه ، { مُخْلِصِينَ لَهُ الدين } من الشرك { كَمَا بَدَأَكُمْ } خلقكم ولم تكونوا شيئاً { تَعُودُونَ } أي يعيدكم أحياء يوم القيامة.
029. (Katakanlah, "Tuhanku menyuruh menjalankan keadilan") yaitu perbuatan yang adil. (Dan luruskanlah) diathafkan secara makna kepada lafal bil qisthi, yang artinya, Ia berkata, "Berlaku adillah kamu dan luruskanlah dirimu." Atau diathafkan kepada lafal sebelumnya dengan menyimpan taqdir yakni: Hadapkanlah dirimu (mukamu) kepada Allah (di setiap salatmu) ikhlaslah kamu kepada-Nya di dalam sujudmu (dan sembahlah Allah) beribadahlah kepada-Nya (dengan mengikhlaskan ketaatan kepada-Nya) bersih dari kemusyrikan. (Sebagaimana Dia menciptakanmu pada permulaan) yang sebelumnya kamu bukanlah merupakan sesuatu (demikian pulalah akan kembali kepada-Nya) artinya Dia akan mengembalikan kamu pada hari kiamat dalam keadaan hidup kembali.
{ فَرِيقاً } منكم { هدى وَفَرِيقًا حَقَّ عَلَيْهِمُ الضلالة إِنَّهُمُ اتخذوا الشياطين أَوْلِيَآءَ مِن دُونِ الله } أي غيره { وَيَحْسَبُونَ أَنَّهُم مُّهْتَدُونَ }.
030. (Sebagian) dari kamu (diberi-Nya petunjuk dan sebagian lagi telah pasti kesesatan bagi mereka. Sesungguhnya mereka menjadikan setan-setan pelindung mereka selain Allah) (dan mereka mengira bahwa mereka mendapat petunjuk).
{ يابنى ءَادَمَ خُذُواْ زِينَتَكُمْ } ما يستر عورتكم { عِندَ كُلِّ مَسْجِدٍ } عند الصلاة والطواف { وَكُلُواْ واشربوا } ما شئتم { وَلاَ تُسْرِفُواْ إِنَّهُ لاَ يُحِبُّ المسرفين }.
031. (Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah) yaitu buat menutupi auratmu (di setiap memasuki mesjid) yaitu di kala hendak melakukan salat dan tawaf (makan dan minumlah) sesukamu (dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan).
{ قُلْ } إنكاراً عليهم { مَنْ حَرَّمَ زِينَةَ الله التى أَخْرَجَ لِعِبَادِهِ } من اللباس { والطيبات } المستلذّات { مِنَ الرزق قُلْ هِيَ لِلَّذِيْنَ ءَامَنُواْ فِي لحياة الدنيا } بالاستحقاق وإن شاركهم فيها غيرهم { خَالِصَةً } خاصة بهم . بالرفع والنصب ، حال { يَوْمَ القيامة كذلك نُفَصِلُ الأيات } نبيّنها مثل ذلك التفصيل { لِقَوْمٍ يَعْلَمُونَ } يتدّبرون فإنهم المنتفعون بها.
032. (Katakanlah,) sebagai rasa ingkar kepada mereka ("Siapakah yang mengharamkan perhiasan dari Allah yang telah dikeluarkan-Nya untuk hamba-hamba-Nya) yang terdiri dari pakaian (dan yang baik-baik) yakni kelezatan-kelezatan (dari rezeki?" Katakanlah, "Semuanya itu disediakan bagi orang-orang yang beriman dalam kehidupan dunia) yang berhak memilikinya sekalipun selain mereka turut pula memilikinya (khusus) khusus untuk mereka saja; dengan dibaca rafa` sedangkan dibaca nashab menjadi hal (di hari kiamat." Demikianlah Kami menjelaskan ayat-ayat itu) maksudnya Kami menerangkan hal itu sedemikian terincinya (bagi orang-orang yang mengetahui) yaitu mereka yang mau menggunakan pikirannya sebab hanya merekalah yang dapat memanfaatkannya secara baik.
{ قُلْ إِنَّمَا حَرَّمَ رَبّيَ الفواحش } الكبائر كالزنا { مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ } أي جهرها وسرّها { والإثم } المعصية { والبغى } على الناس { بِغَيْرِ الحق } هو الظلم { وَأَن تُشْرِكُواْ بالله مَا لَمْ يُنَزِّلْ بِهِ } بإشراكه { سلطانا } حجة { وَأَن تَقُولُواْ عَلَى الله مَا لاَ تَعْلَمُونَ } من تحريم ما لم يحرّم وغيره.
033. (Katakanlah, "Tuhanku hanya mengharamkan perbuatan yang keji) yaitu dosa-dosa besar seperti perbuatan zina (baik yang tampak atau pun yang tersembunyi) yang terang-terangan atau pun yang sifatnya rahasia (dan perbuatan dosa) perbuatan maksiat (melanggar hak) orang lain (tanpa alasan yang benar) perbuatan lalim (mempersekutukan Allah dengan sesuatu yang Allah tidak menurunkan tentangnya) memusyrikkan-Nya (suatu kekuasaan pun) suatu hujah pun (dan mengharamkan mengada-adakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui.") yaitu mengharamkan apa yang tidak diharamkan dan lain sebagainya.
{ وَلِكُلِّ أُمَّةٍ أَجَلٌ } مدّة { فَإِذَا جَآءَ أَجَلُهُمْ لاَ يَسْتَأْخِرُونَ } عنه { سَاعَةً وَلاَ يَسْتَقْدِمُونَ } عليه.
034. (Tiap-tiap umat mempunyai ajal) yakni masa tertentu (maka apabila telah datang ajalnya, mereka tidak dapat mengundurkannya) ajal itu (barang sesaat pun dan tidak dapat pula memajukannya) memajukan temponya.
{ يابنى ءَادَمَ إِمَّا } فيه إدغام نون «إن» الشرطية في «ما» المزيدة { يَأْتِيَنَّكُمْ رُسُلٌ مِّنكُمْ يَقُصُّونَ عَلَيْكُمْ ءايات فَمَنِ اتقى } الشرك { وَأَصْلَحَ } عمله { فَلاَ خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلاَ هُمْ يَحْزَنُونَ } في الآخرة.
035. (Hai anak-anak Adam, jika) lafal immaa merupakan gabungan antara in syarthiah dan maa zaaidah atau tambahan (datang kepadamu rasul-rasul daripada kamu yang menceritakan kepadamu ayat-ayat-Ku, maka siapa yang bertakwa) menjauhkan diri dari kemusyrikan (dan mengadakan perbaikan) amal perbuatannya (tidaklah ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak pula mereka bersedih hati) di akhirat kelak.
{ والذين كَذَّبُواْ بئاياتنا واستكبروا } تكبروا { عَنْهَا } فلم يؤمنوا بها { أولئك أصحاب النار هُمْ فِيهَا خالدون }.
036. (Dan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami dan menyombongkan diri) berlaku takabur (terhadapnya) sehingga mereka tidak mau percaya kepadanya (mereka itu penghuni-penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya).
{ فَمَنْ } أي لا أحد { أَظْلَمُ مِمَّنِ افترى عَلَى الله كَذِباً } بنسبة الشريك والولد إليه { أَوْ كَذَّبَ بئاياته } القرآن { أولئك يَنَالُهُمْ } يصيبهم { نَصِيبُهُمْ } حظهم { مِّنَ الكتاب } مما كتب لهم في اللوح المحفوظ من الرزق والأجل وغير ذلك { حتى إِذَا جَاءَتْهُمْ رُسُلُنَا } أي الملائكة { يَتَوَفَّوْنَهُمْ قَالُواْ } لهم تبكيتاً { أَيْنَ مَا كُنتُمْ تَدْعُونَ } تعبدون { مِن دُونِ الله قَالُواْ ضَلُّواْ } غابوا { عَنَّا } فلم نرَهم { وَشَهِدُواْ على أَنفُسِهِمْ } عند الموت { أَنَّهُمْ كَانُواْ كافرين }.
037. (Maka siapakah) maksudnya tidak ada seorang pun (yang lebih lalim daripada orang yang membuat-buat dusta terhadap Allah) dengan mengatakan bahwa Allah itu mempunyai sekutu atau Ia beranak (atau mendustakan ayat-ayat-Nya?) yakni Alquran. (Orang-orang itu akan memperoleh) mereka tetap akan mendapat (bagian mereka) yakni bagian yang telah ditentukan untuknya (dalam Alkitab) yaitu apa-apa yang telah dipastikan dan tertulis untuk mereka di Lohmahfuz berupa rezeki, ajal dan lain-lainnya (sehingga bila datang kepada mereka utusan-utusan Kami) para malaikat (untuk mengambil nyawa mereka seraya mengatakan,) kepada mereka dengan nada mengejek ("Di mana berhala-berhala yang biasa kamu sembah) sesembahan-sesembahan yang selalu kamu puja-puja (selain Allah." Mereka menjawab, "Berhala-berhala itu telah lenyap) telah hilang (dari kami) sehingga kami tidak dapat melihatnya (dan mereka mengakui terhadap diri mereka) di kala menjelang ajalnya (bahwa mereka adalah orang-orang yang kafir").
{ قَالَ } تعالى يوم القيامة { ادخلوا فِي } جملة { أُمَمٍ قَدْ خَلَتْ مِن قَبْلِكُم مّن الجن والإنس فِى النار } متعلق ب «ادخُلُوا» { كُلَّمَا دَخَلَتْ أُمَّةٌ } النار { لَّعَنَتْ أُخْتَهَا } التي قبلها لضلالها بها { حتى إِذَا اداركوا } تلاحقوا { فِيهَا جَمِيعًا قَالَتْ أخراهم } وهم الأتباع { لأولاهم } أي لأجلاّئهم وهم المتبوعين { رَبَّنَا هؤلاءآء أَضَلُّونَا فَئَاتِهِمْ عَذَابًا ضِعْفًا } مضعفا { مِّنَ النار قَالَ } تعالى { لِكُلِّ } منكم ومنهم { ضِعْفٌ } عذاب مضعَّف { ولكن لاَّ يَعْلَمُونَ } بالياء والتاء ما لكل فريق.
038. (Allah berfirman,) Maha Tinggi Allah; Dia berfirman kepada mereka kelak di hari kiamat ("Masuklah kamu sekalian ke dalam) golongan (umat-umat yang telah terdahulu sebelum kamu dari kalangan jin dan manusia ke dalam neraka") Jar dan majrurnya berta'alluq pada lafal udkhuluu. (Setiap umat yang masuk) ke dalam neraka (dia mengutuk kawannya) yang sebelumnya telah menyesatkannya (sehingga apabila mereka masuk) menyusul kawan-kawannya (ke dalam neraka semuanya, berkatalah orang-orang yang masuk kemudian) mereka adalah orang-orang yang hanya mengikuti (kepada orang-orang yang masuk terdahulu) maksudnya para penghulu mereka yang menjadi panutan ("Ya Tuhan kami, mereka telah menyesatkan kami, sebab itu datangkanlah kepada mereka siksaan yang berlipat ganda) yang berkali-kali lipat (dari neraka." Allah berfirman,) Maha Tinggi Allah ("Masing-masing) dari kamu dan dari mereka (mendapat siksaan yang berlipat ganda) maksudnya azab yang berlipat ganda (akan tetapi mereka tidak mengetahui.") dengan memakai ya dan ta; mereka tidak mengetahui siksaan apa yang diterima oleh masing-masing golongan.
{ وَقَالَتْ أولاهم لأخراهم فَمَا كَانَ لَكُمْ عَلَيْنَا مِن فَضْلٍ } لأنكم لم تكفروا بسببنا فنحن وأنتم سواء ، قال تعالى لهم { فَذُوقُواْ العذاب بِمَا كُنتُمْ تَكْسِبُونَ }.
039. (Dan berkata orang-orang yang masuk terdahulu di antara mereka kepada orang-orang yang masuk kemudian, "Kamu tidak mempunyai kelebihan sedikit pun atas kami") sebab kamu ikut kafir seperti kami, maka kami dan kamu adalah sama, kemudian Allah berfirman kepada mereka semua, (maka rasakanlah siksaan dari perbuatan yang telah kamu lakukan).
{ إِنَّ الذين كَذَّبُواْ بئاياتنا واستكبروا } تكبَّروا { عَنْهَا } فلم يؤمنوا بها { لاَ تُفَتَّحُ لَهُمْ أبواب السمآء } إذا عرج بأرواحهم إليها بعد الموت فيهبط بها إلى ( سجّين ) ، بخلاف المؤمن فتفتح له ويصعد بروحه إلى السماء السابعة كما ورد في حديث { وَلاَ يَدْخُلُونَ الجنة حتى يَلِجَ ُ } يدخل { الجمل فِى سَمّ الخياط } ثقب الإِبرة وهو غير ممكن ، فكذا دخولهم { وكذلك } الجزاء { نَجْزِى المجرمين } بالكفر.
040. (Sesungguhnya orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami dan menyombongkan diri) mereka berlaku sombong (terhadapnya) kemudian mereka tidak mau percaya terhadapnya (sekali-kali tidak akan dibukakan bagi mereka pintu-pintu langit) yaitu apabila arwah-arwah mereka dinaikkan sesudah mati, sehingga arwah mereka turun kembali ke Sijjin atau neraka yang ada di dalam perut bumi. Berbeda dengan arwahnya orang yang beriman, pintu-pintu langit dibukakan untuknya, sehingga arwahnya dapat naik ke langit yang ke tujuh, demikianlah menurut penjelasan hadis (dan tidak pula mereka masuk surga hingga unta masuk) yakni jika ada unta yang dapat masuk (ke dalam lubang jarum) maksudnya lubang yang ada pada jarum; ini kata kiasan bahwa hal itu tidak mungkin terjadi, demikian pula masuknya mereka ke dalam surga. (Demikianlah) pembalasan itu (Kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat kejahatan) oleh sebab kekafirannya.
Kitab tafsir jalalain
Al-A'raaf (Ayat 41-60)
{ لَهُم مِّن جَهَنَّمَ مِهَادٌ } فراش { وَمِن فَوْقِهِمْ غَوَاشٍ } أغطية من النار : جمع ( غاشية ) ، وتنوينه عِوَض من الياء { وكذلك نَجْزِى الظالمين } .
041. (Mereka mempunyai tikar tidur dari api neraka) alas untuk tidur (dan di atas mereka ada selimut) penutup dari api neraka ; ghawaasyin bentuk jamak dari kata ghaasyiyah, sedangkan tanwinnya adalah merupakan pergantian dari ya yang telah dibuang. (Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang zalim).
{ والذين ءَامَنُواْ وَعَمِلُواْ الصالحات } مبتدأ ، وقوله { لاَ نُكَلِّفُ نَفْسًا إِلاَّ وُسْعَهَا } طاقتها من العمل اعتراض بينه وبين خبره ، وهو { أولئك أصحاب الجنة هُمْ فِيهَا خالدون } .
042. (Orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal saleh) menjadi mubtada, sedangkan firman Allah swt. (Kami tidak memikulkan kewajiban kepada diri seseorang melainkan sekedar kesanggupannya) sesuai kemampuannya dalam beramal; ini adalah jumlah mu'taridhah antara mubtada dan khabarnya, sedangkan khabarnya ialah (mereka itulah penghuni-penghuni surga, mereka kekal di dalamnya).
{ وَنَزَعْنَا مَا فِى صُدُورِهِم مّنْ غِلٍّ } حِقْدٍ كان بينهم في الدنيا { تَجْرِى مِن تَحْتِهِمُ } تحت قصورهم { الأنهار وَقَالُواْ } عند الاستقرار في منازلهم { الحمد لِلَّهِ الذى هَدَانَا لهذا } العمل الذي هذا جزاؤه { وَمَا كُنَّا لِنَهْتَدِىَ لَوْلآ أَنْ هدانا الله } حذف جواب «لولا» لدلالة ما قبله عليه { لَقَدْ جَآءَتْ رُسُلُ رَبِّنَا بالحق وَنُودُواْ أَن } مخففة : أي إنه أو مفسرة في المواضع الخمسة { تِلْكُمُ الجنة أُورِثْتُمُوهَا بِمَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ } .
043. (Dan Kami cabut segala macam dendam yang berada di dalam dada mereka) perasaan dengki yang pernah ada sewaktu mereka hidup di alam dunia (mengalir di bawah mereka) di bawah gedung-gedung tempat tinggal mereka (sungai-sungai dan mereka berkata,) tatkala mereka mulai menetap di tempat tinggal masing-masing ("Segala puji bagi Allah yang telah menunjuki kami kepada surga ini) yakni amal perbuatan yang balasannya adalah hal ini (Dan kami sekali-kali tidak akan mendapat petunjuk kalau Allah tidak memberi kami petunjuk) di sini membuang jawabnya laula, hal itu bisa diketahui karena ada tanda sebelumnya yang menunjukkan kepadanya. (Sesungguhnya telah datang rasul-rasul Tuhan kami, membawa kebenaran." Dan diserukan kepada mereka bahwasanya) dengan anna yang ditakhfifkan, yakni annahuu. Atau dapat juga berasal dari an mufassirah (itulah surga yang diwariskan kepadamu, disebabkan apa yang dahulu kamu kerjakan).
{ ونادى أصحاب الجنة أصحاب النار } تقريراً أوتبكيتاً { أَن قَدْ وَجَدْنَا مَا وَعَدَنَا رَبُّنَا } من الثواب { حَقّاً فَهَلْ وَجَدتُّم مَّا وَعَدَ } كم { رَبُّكُمْ } من العذاب { حَقّاً قَالُواْ نَعَمْ فَأَذَّنَ مُؤَذِّنٌ } نادى منادٍ { بَيْنَهُمْ } بين الفريقين أسمعهم { أَن لَّعْنَةُ الله عَلَى الظالمين } .
044. (Dan penghuni-penghuni surga berseru kepada penghuni-penghuni neraka,) sebagai pernyataan dan ejekan ("Sesungguhnya kami telah memperoleh apa yang telah Tuhan kami menjanjikannya kepada kami) berupa pahala (dengan sebenarnya. Maka apakah kamu telah memperoleh apa yang telah dijanjikan) kepadamu (oleh Tuhanmu) berupa azab (dengan sebenarnya?" Mereka, penduduk neraka, menjawab, "Betul." Kemudian seorang penyeru, malaikat, mengumumkan) menyerukan pengumuman (di antara mereka) yaitu di antara kedua golongan itu. Malaikat itu mengumandangkan kepada mereka ("Kutukan Allah ditimpakan kepada orang-orang yang lalim).
{ الذين يَصُدُّونَ } الناس { عَن سَبِيلِ الله } دينه { وَيَبْغُونَهَا } أي يطلبون السبيل { عِوَجَاً } معوجة { وَهُم بالأخرة كافرون } .
045. (Yaitu orang-orang yang menghalangi) manusia (dari jalan Allah) dari tuntunan agama-Nya (dan menginginkan agar jalan itu) maksudnya mereka menghendaki agar jalan Allah itu (bengkok) tidak lurus (dan mereka ingkar terhadap kehidupan akhirat).
{ وَبَيْنَهُمَا } أي أصحاب الجنة والنار { حِجَابٌ } حاجز ، قيل هو سور الأعراف { وَعَلَى الأعراف } وهو سور الجنة { رِجَالٌ } استوت حسناتهم وسيئاتهم كما في الحديث { يَعْرِفُونَ كُلاًّ } من أهل الجنة والنار { بسيماهم } بعلامتهم وهي بياض الوجوه للمؤمنين وسوادها للكافرين لرؤيتهم لهم ، إذ موضعهم عال { وَنَادَوْاْ أصحاب الجنة أَن سلام عَلَيْكُمْ } قال تعالى { لَمْ يَدْخُلُوهَا } أي أصحابُ الأعراف الجنة { وَهُمْ يَطْمَعُونَ } في دخولها ، قال الحسن : لم يطمعهم إلا لكرامةٍ يريدها بهم . وروى الحاكم عن حذيفة قال : ( بينما هم كذلك إذ طلع عليهم ربك فقال : قوموا ادخلوا الجنة فقد غفرت لكم ) .
046. (Dan di antara keduanya) yaitu antara para penghuni surga dan para penghuni neraka (ada batas) penghalang; menurut suatu pendapat batas itu berupa tembok vang diberi nama Al-A'raaf (di atas Al-A`raaf itu) yakni nama tembok surga (ada orang-orang) yang amat tampan dan amat buruk rupanya, rupa mereka sama, artinya yang cantik sama cantiknya dan yang buruk sama pula buruknya, sebagaimana yang dijelaskan oleh hadis (yang mengenal masing-masing dari kedua golongan itu) penduduk surga dan neraka (dengan tanda-tanda mereka) ciri-ciri khas mereka, yakni berbadan putih bagi orang-orang yang beriman dan berbadan hitam bagi orang-orang kafir, oleh sebab orang-orang yang di atas Al-A`raaf itu dapat langsung melihat kedua golongan itu mengingat mereka berada di tempat yang tinggi. (Dan mereka menyeru penduduk surga, 'Mudah-mudahan Allah melimpahkan kesejahteraan atas kamu.') Allah swt. berfirman, ('Mereka belum lagi memasukinya) yakni para penghuni Al-A'raaf itu ke surga (sedangkan mereka ingin segera')" memasukinya. Hasan mengatakan, "Mereka tidak terdorong oleh rasa keinginan yang sangat melainkan karena memang Allah telah menghendakinya untuk mereka." Dan Imam Hakim telah meriwayatkan dari Hudzaifah yang telah mengatakan, "Tatkala calon penghuni surga itu dalam keadaan demikian berada di Al-A'raaf, kemudian Tuhanmu muncul di hadapan mereka seraya berfirman, 'Masuklah kamu sekalian ke dalam surga, sesungguhnya Aku telah mengampuni kamu.'"
{ وَإِذَا صُرِفَتْ أبصارهم } أي أصحاب الأعراف { تِلْقَآءَ } جهة { أصحاب النار قَالُواْ رَبَّنَا لاَ تَجْعَلْنَا } في النار { مَعَ القوم الظالمين } .
047. (Dan apabila pandangan mereka dialihkan) yakni Ashhaabul A`raaf itu (ke arah) ke sebelah (penghuni neraka, mereka berkata, "Ya Tuhan kami! Janganlah Engkau tempatkan kami) di dalam neraka (bersama-sama orang-orang yang lalim itu").
{ ونادى أصحاب الأعراف رِجَالاً } من أصحاب النار { يَعْرِفُونَهُمْ بسيماهم قَالُواْ مَا أغنى عَنكُمْ } من النار { جَمْعُكُمْ } المال أو كثرتكم { وَمَا كُنتُمْ تَسْتَكْبِرُونَ } أي واستكباركم عن الإِيمان ، ويقولون لهم مشيرين إلى ضعفاء المسلمين :
048. (Dan orang-orang yang di atas Al-A`raaf memanggil beberapa orang pemuka-pemuka) penduduk neraka (yang mereka mengenalnya dengan tanda-tandanya dengan mengatakan, "Tidaklah memberi manfaat kepadamu) dapat menyelamatkanmu dari neraka (apa yang kamu kumpulkan) yakni harta benda atau banyaknya bilangan kamu (dan apa yang selalu kamu sombongkan itu.") yaitu kepongahanmu tidak mau beriman, kemudian orang-orang yang di atas Al-A`raaf bertanya kepada penghuni neraka seraya memberi isyarat kepada orang-orang Islam yang lemah.
{ أهؤلاءآء الذين أَقْسَمْتُمْ لاَ يَنَالُهُمُ الله بِرَحْمَةٍ } قد قيل لهم { ادخلوا الجنة لاَ خَوْفٌ عَلَيْكُمْ وَلا أَنتُمْ تَحْزَنُونَ } وقرىء «أُدْخِلوا» بالبناء للمفعول ، و «دَخَلُوا» فجملة النفي حال أي مقولاً لهم ذلك .
049. ("Itukah orang-orang yang telah kamu bersumpah bahwa mereka tidak akan mendapat rahmat Allah?") akan tetapi telah dikatakan kepada orang-orang Islam yang lemah itu ("Masuklah ke dalam surga, tidak ada kekhawatiran terhadapmu dan tidak pula kamu bersedih hati") menurut suatu qiraat dibaca dengan bina maf'ul yakni udkhiluu dan dukhiluu, jumlah nafi menjadi hal yakni perkataan tersebut ditujukan kepada mereka.
{ ونادى أصحاب النار أصحاب الجنة أَنْ أَفِيضُواْ عَلَيْنَا مِنَ المآء أَوْ مِمَّا رَزَقَكُمُ الله } من الطعام { قَالُواْ إِنَّ الله حَرَّمَهُمَا } منعهما { عَلَى الكافرين } .
050. (Dan penghuni neraka menyeru kepada penghuni surga, "Limpahkanlah kepada kami sedikit air atau apa yang telah direzekikan Allah kepadamu.") yaitu makanan (Mereka, para penghuni surga, menjawab, "Sesungguhnya Allah telah mengharamkan keduanya) telah melarang makanan dan minuman itu (atas orang-orang kafir).
{ الذين اتخذوا دِينَهُمْ لَهْوًا وَلَعِبًا وَغَرَّتْهُمُ الحياة الدنيا فاليوم ننساهم } نتركهم في النار { كَمَا نَسُواْ لِقَاءَ يَوْمِهِمْ هذا } بتركهم العمل له { وَمَا كَانُواْ بئاياتنا يَجْحَدُونَ } أي وكما جحدوا .
051. (Yaitu orang-orang yang menjadikan agama mereka sebagai main-mainan dan senda-gurau, dan kehidupan dunia telah menipu mereka." Maka pada hari ini, hari kiamat, Kami melupakan mereka) Kami membiarkan mereka di dalam neraka (sebagaimana mereka melupakan pertemuan mereka dengan hari ini) di mana mereka mengabaikan beramal baik untuk menghadapinya (dan sebagaimana mereka selalu mengingkari ayat-ayat Kami) sebagaimana mereka telah berlaku ingkar terhadapnya.
{ وَلَقَدْ جئناهم } أي أهل مكة { بكتاب } قرآن { فصلناه } بيَّنّاه بالأخبار والوعد والوعيد { على عِلْمٍ } حال : أي عالمين بما فصِّل فيه { هُدًى } حال من ( الهاء ) { وَرَحْمَةً لِّقَوْمٍ يُؤْمِنُونَ } به .
052. (Dan sesungguhnya Kami telah mendatangkan kepada mereka) para penduduk Mekah (sebuah Kitab) yakni Alquran (yang Kami telah menjelaskannya) telah Kami terangkan melalui berita-beritanya, janji-janjinya dan ancaman-ancamannya (atas dasar pengetahuan Kami) menjadi hal, yakni Kami mengetahui tentang apa yang terincikan di dalamnya (menjadi petunjuk) menjadi hal bagi dhamir ha (dan rahmat bagi orang-orang yang beriman) kepadanya.
{ هَلْ يَنظُرُونَ } ما ينتظرون { إِلاَّ تَأْوِيلَهُ } عاقبة ما فيه { يَوْمَ يَأْتِى تَأْوِيلُهُ } هو يوم القيامة { يَقُولُ الذين نَسُوهُ مِن قَبْلُ } تركوا الإِيمان به : { قَدْ جَاءَتْ رُسُلُ رَبِّنَا بالحق فَهَل لَّنَا مِن شُفَعَآءَ فَيَشْفَعُواْ لَنَآ أَوْ } هل { نُرَدُّ } إلى الدنيا { فَنَعْمَلَ غَيْرَ الذى كُنَّا نَعْمَلُ } نوحِّد الله ونترك الشرك؟ فيقال لهم : لا . قال تعالى { قَدْ خَسِرُواْ أَنفُسَهُمْ } إذ صاروا إلى الهلاك { وَضَلَّ } ذهب { عَنْهُمْ مَّا كَانُواْ يَفْتَرُونَ } من دعوى الشريك .
053. (Tiadalah mereka menunggu-nunggu) mereka tidak menunggu (kecuali terlaksananya kebenaran Alquran itu) akibat dari apa yang ada di dalamnya. (Pada hari datangnya kebenaran pemberitaan Alquran itu) yaitu hari kiamat (berkatalah orang-orang yang melupakannya sebelum itu,) mereka tidak mau beriman kepada Alquran ("Sesungguhnya telah datang rasul-rasul Tuhan kami membawa yang hak, maka adakah bagi kami pemberi syafaat yang akan memberi syafaat kepada kami atau) dapatkah (kami dikembalikan) ke dunia (sehingga dapat beramal yang lain dari yang pernah kami amalkan?") kami akan mentauhidkan Allah dan meninggalkan kemusyrikan. Kemudian dikatakan kepada mereka, "Tidak dapat." Allah swt. berfirman, (Sungguh mereka telah merugikan diri mereka sendiri) sebab mereka menjadi binasa (dan lenyaplah) maksudnya hilanglah (dari mereka tuhan-tuhan yang mereka ada-adakan) sebagai sekutu Allah yang mereka buat-buat sendiri.
{ إِنَّ رَبَّكُمُ الله الذى خَلَقَ السموات والأرض فِي سِتَّةِ أَيَّامٍ } من أيام الدنيا ، أي في قدرها لأنه لم يكن ثَمَّ شمس ، ولو شاء خلقهن في لمحة ، والعدول عنه لتعليم خلقه التثبت { ثُمَّ استوى عَلَى العرش } هو في اللغة : سرير المَلِك ، استواء يليق به { يُغْشِى اليل النهار } مخففاً ومشدداً : أي يغطي كلاًّ منهما الآخر { يَطْلُبُهُ } يطلب كل منهما الآخر طلباً { حَثِيثًا } سريعاً { والشمس والقمر والنجوم } بالنصب عطفاً على ( السموات ) ، والرفعِ مبتدأ خبره { مسخرات } مذلَّلات { بِأَمْرِهِ } بقدرته { أَلاَ لَهُ الخلق } جميعاً { والأمر } كله { تَبَارَكَ } تعاظم { الله رَبُّ } مالك { العالمين } .
054. (Sesungguhnya Tuhan kamu ialah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam masa) menurut ukuran hari dunia atau yang sepadan dengannya, sebab pada zaman itu masih belum ada matahari. Akan tetapi jika Allah menghendakinya niscaya Ia dapat menciptakannya dalam sekejap mata, adapun penyebutan hal ini dimaksud guna mengajari makhluk-Nya agar tekun dan sabar dalam mengerjakan sesuatu (lalu Dia bersemayam di atas Arsy) Arsy menurut istilah bahasa artinya singgasana raja, yang dimaksud dengan bersemayam ialah yang sesuai dengan kebesaran Allah dan kesucian-Nya (Dia menutupkan malam kepada siang) bisa dibaca takhfif yakni yughsyii dan dibaca tasydid, yakni yughasysyii, artinya: keduanya itu saling menutupi yang lain silih-berganti (yang mengikutinya) masing-masing di antara keduanya itu mengikuti yang lainnya (dengan cepat) secara cepat (dan diciptakan-Nya pula matahari, bulan dan bintang-bintang) dengan dibaca nashab diathafkan kepada as-samaawaat, dan dibaca rafa` sebagai mubtada sedangkan khabarnya ialah (masing-masing tunduk) patuh (kepada perintah-Nya) kepada kekuasaan-Nya (ingatlah, menciptakan itu hanya hak Allah) semuanya (dan memerintah) kesemuanya adalah hak-Nya pula (Maha Suci) Maha Besar (Allah, Tuhan) Pemelihara (semesta alam).
{ ادعوا رَبَّكُمْ تَضَرُّعًا } حال تذللاً { وَخُفْيَةً } سرًّا { إِنَّهُ لاَ يُحِبُّ المعتدين } في الدعاء بالتشدّق ورفع الصوت .
055. (Berdoalah kepada Tuhanmu dengan berendah diri) menjadi hal, yakni merendahkan diri (dan dengan suara yang lembut) secara berbisik-bisik (Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas) di dalam berdoa. Seperti banyak berbicara dengan suara yang keras.
{ وَلاَ تُفْسِدُواْ فِى الأرض } بالشرك والمعاصي { بَعْدَ إصلاحها } ببعث الرسل { وادعوه خَوْفًا } من عقابه { وَطَمَعًا } في رحمته { إِنَّ رَحْمَتَ الله قَرِيبٌ مِّنَ المحسنين } المطيعين ، وتذكير «قريب» المُخْبَرِ به عن «رحمة» لإِضافتها إلى الله .
056. (Dan janganlah kamu membuat kerusakan di muka bumi) dengan melakukan kemusyrikan dan perbuatan-perbuatan maksiat (sesudah Allah memperbaikinya) dengan cara mengutus rasul-rasul (dan berdoalah kepada-Nya dengan rasa takut) terhadap siksaan-Nya (dan dengan penuh harap) terhadap rahmat-Nya. (Sesungguhnya rahmat Allah amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik) yakni orang-orang yang taat. Lafal qariib berbentuk mudzakkar padahal menjadi khabar lafal rahmah yang muannats, hal ini karena lafal rahmah dimudhafkan kepada lafal Allah.
{ وَهُوَ الذى يُرْسِلُ الرياح بُشْرًاَ بَيْنَ يَدَىْ رَحْمَتِهِ } أي متفرّقة قدّام المطر ، وفي قراءة بسكون الشين تخفيفاً . وفي أخرى بسكونها وفتح النون مصدراً ، وفي أخرى بسكونها وضم الموحدة بدل النون : أي بُشراً ، ومفرد الأولى : ( نَشُور ) ( كرسول ) ، والآخرة ( بَشير ) { حَتَّى إِذَآ أَقَلَّتْ } حملت الرياح { سَحَابًا ثِقَالاً } بالمطر { سقناه } أي السحاب ، وفيه التفات عن الغيبة { لِبَلَدٍ مَّيِّتٍ } لا نبات به : أي لإِحيائها { فَأَنزَلْنَا بِهِ } بالبلد { المآء فَأَخْرَجْنَا بِهِ } بالماء { مِن كُلّ الثمرات كذلك } الإِخراج { نُخْرِجُ الموتى } من قبورهم بالإِحياء { لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُونَ } فتؤمنون .
057. (Dan Dialah yang meniupkan angin sebagai pembawa berita gembira sebelum kedatangan rahmat-Nya) yakni terpencar-pencar sebelum datangnya hujan. Menurut suatu qiraat dibaca dengan takhfif, yaitu syin disukunkan; dan menurut qiraat lainnya dengan disukunkan syinnya kemudian memakai nun yang difatahkan sebagai mashdar. Menurut qiraat lainnya lagi dengan disukunkan syinnya kemudian didamahkan huruf sebelumnya sebagai pengganti dari nun, yakni mubsyiran. Bentuk tunggal (dari yang pertama ialah nusyuurun seperti lafal rasuulun, sedangkan bentuk tunggal yang kedua ialah basyiirun (sehingga apabila angin itu membawa) maksudnya meniupkan (mendung yang tebal) yaitu hujan (Kami halau mendung itu) mega yang mengandung air hujan itu. Di dalam lafal ini terkandung makna iltifat `anil ghaibiyyah (ke suatu daerah yang tandus) daerah yang tidak ada tetumbuhannya guna menyuburkannya (lalu Kami turunkan di daerah itu) di kawasan tersebut (hujan, maka Kami keluarkan dengan sebab hujan itu berbagai macam buah-buahan. Seperti itulah) cara pengeluaran itulah (Kami membangkitkan orang-orang yang telah mati) dari kuburan mereka dengan menghidupkan mereka kembali (mudah-mudahan kamu mengambil pelajaran) kemudian kamu mau beriman.
{ والبلد الطيب } العذب التراب { يَخْرُجُ نَبَاتُهُ } حسناً { بِإِذْنِ رَبِّهِ } هذا مثل للمؤمن يسمع الموعظة فينتفع بها { والذى خَبُثَ } ترابه { لاَ يَخْرُجُ } نباته { إِلاَّ نَكِدًا } عسراً بمشقة ، وهذا مَثَل للكافر { كذلك } كما بيَّنا ما ذكر { نُصَرِّفُ } نبيِّن { الأيات لِقَوْمٍ يَشْكُرُونَ } الله فيؤمنون .
058. (Dan tanah yang baik) yang subur tanahnya (tanaman-tanamannya tumbuh subur) tumbuh dengan baik (dengan seizin Tuhannya) hal ini merupakan perumpamaan bagi orang mukmin yang mau mendengar petuah/nasihat kemudian ia mengambil manfaat dari nasihat itu (dan tanah yang tidak subur) jelek tanahnya (tidaklah mengeluarkan) tanamannya (kecuali tumbuh merana) sulit dan susah tumbuhnya. Hal ini merupakan perumpamaan bagi orang yang kafir. (Demikianlah) seperti apa yang telah Kami jelaskan (Kami menjelaskan) menerangkan (ayat-ayat Kami kepada orang-orang yang bersyukur) terhadap Allah, kemudian mereka mau beriman kepada-Nya.
{ لَقَدْ } جواب قسم محذوف { أَرْسَلْنَا نُوحًا إلى قَوْمِهِ فَقَالَ ياقوم اعبدوا الله مَا لَكُم مِّنْ إله غَيْرُهُ } بالجرّ صفة ل ( إله ) ، والرفع بدل من محله { إِنِّى أَخَافُ عَلَيْكُمْ } إن عبدتم غيره { عَذَابَ يَوْمٍ عَظِيمٍ } هو يوم القيامة .
059. (Sesungguhnya) merupakan jawab dari qasam/sumpah yang mahdzuf/tidak disebutkan. (Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya lalu ia berkata, "Wahai kaumku, sembahlah Allah, sekali-kali tak ada Tuhan bagimu selain-Nya.") dengan dibaca jar sebagai sifat dari lafal ilaahun, dan dibaca rafa' sebagai badal dari lafal ilaahun (Sesungguhnya aku takut kamu) jika kamu menyembah selain Allah (akan ditimpa azab yang besar) yakni azab pada hari kiamat.
{ قَالَ الملأ } الأشراف { مِن قَوْمِهِ إِنَّا لنراك فِي ضلال مُّبِينٍ } بيِّن .
060. (Pemuka-pemuka) orang-orang terhormat (dari kaumnya berkata, "Sesungguhnya kami memandang kamu berada dalam kesesatan yang nyata.") yang jelas.
No comments:
Post a Comment